Assalamu'alaikum Ww Ok Da Andrinof dan adidunsanak....kito skip masalah penggunaan Bandara existing untuak hobbies atau Sekolah Penerbangan...
Dalam proporsi ambo bukan sebagai orang wisata, dan ... dalam maliek dari thread ditutuiknyo jalur Padang - Singapura iko...selain masalah okupasi penumpang yang minim, potensi lain yang bisa mambuek jalur penerbangan iko tetap hiduik adolah kargo..... Di dunia penerbangan hal iko memang banyak nan kurang meliriknyo.... dalam bisiak-bisiak di forum penggemar penerbangan Indonesia (lapau sabalah) sempat dibahas baa kok Etihad sangajo menggunakan Boeing 777 untuak ka Cengkareng sedangkan okupasi penumpangnyo di segmen TKI, namun dibaliak itu ruponyo ruang bawah alias kargo dari pesawat tsb cenderung panuah taruih diisi barang2 export, di jalur regional keadaan sarupo adolah Airasia route SIngapura - Balikpapan...., dima isi kargo nyo sebagian besar adolah barang-barang servisan peralatan perusahaan minyak. Potensi iko nan alun kito gunakan .... bisakan awak maisi bagian bawah pesawat A-320 ..(dalam konteks iko Mandala - PDG-SIN) dengan komoditas export andalan Sumatera Barat ? Misalnya awak bisa rutin export Lobster Segar dari Mentawai dll max 2 tonsehari... lah jadi tu untuak maidukkan baliak jalur penerbangan itu tanpa subsidi pemerintah.... Nan tabayang dek ambo salain lobster adolah ikan laut - Tuna dll, dan sayuran segar... Potensi kargo sarupo iko indak ideal dipasangkan dengan Rencana Garuda Indonesia yang akan deploying pesawat Bombardier CRJ-1000 baru-nya untuak lajur tsb.....Garuda Indonesia lah ado pembicaraan minta subsidi dari Pemda dan Pemkab2 di SUmbar jikok akan membuka Route PDG-SIN.karena jika dengan pesawat jenis iko volume dan berat kargo nya hanya separo dari A-320. Sarimih dari ambo Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak Pada 31 Maret 2013 09.39, Andrinof A Chaniago <[email protected]> menulis: > Kenapa tidak tuntaskan masalah dihentikannya penerbangan Mandala Padang - > Singapore dulu? Selalu menjalar jauh kemana-mana tetapi untuk sesuatu yang > meraba-raba? > > Menurut saya, tanpa wisata maksiat, jumlah wisman ke Sumbar itu berpotensi > dinaikan dari cuma sekitar 100 ribu per tahun menjadi 500 ribu orang. > Lama-lama mungkin sekali bisa dinaikkan menjadi satu setengah juta. > Hitungan sederhananya, hanya dengan mengambil 2,5% wisman yang mau > berkunjung ke Malaysia dan Singapore. Ingat saja, jumlah total wisman ke > kedua negara ini sekarang per tahun sudah hampir 40 juta orang. Sedangkan > KL dan Singapore itu tidak sampai 1 jam penerbangan dari Padang. Karena > itu, sekitar separuh atau lebih, wisman ke Sumbar paling mungkin datang > lewat Singapore. > Berapa potensi kenaikan PDRB dengan kenaikan jumlah wisman antara 500 ribu > hingga 1,5 juta itu? Kurang lebih Rp 1,5 triliun! > Potensi daerah-daerah destinasi wisata di Sumbar jelas: khas, alami dan > kaya dengan kondisi alami eksotik. Masalahnya tinggal di manajemen > pemerintahan. > Terima kasih. > > Andrinof > > > > > 2013/3/31 <[email protected]> > > >> >> Sanak sapalanta nan dimuliakan >> >> Sabananyo sanangnyo >> >> Pemda setempat, panggia sajo Sekolah Penerbangan utk mambuek sakolahnyo >> di daerah tsb. Tantu mrk akan mambuek sagalonyo nan bakaitan jo Penerbangan >> di daerah tsb. >> >> Soal trayek penerbangan lah kaji manurun tu mah. >> >> Iko bocoran nan ambo dapek dari mantan Bupati Dhamasraya >> >> Sangenek, >> >> >> >> Wassalam, >> anwardjambak 44+, >> mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), >> >> "Maminteh Sabalun Hanyuik....!!! >> >> Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau . Sayangi Danau Maninjau - -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
