Ambo pun adoh mancari tau tentang urang minang ko jo urang kampar, salah
satu adoh ambo dapek an dari batanyo ka buya mas'ud abidin.

ko kato buya :


(1). Mengenai Kampar (Kuok, Salo, Bangkinang Siabu, Aie Tirih, Kampar) atau
disabuikl an juo 5 Koto (Limo Koto) adolah bagian dari Darek Luhak Limo
Puluah Koto ...

(2). Tigobaleh Koto diantaro nyo disebut Tigo Baleh Koto Kampar (yang
meliputi Mahat, Subalieng -- sampai berbatasan denngan Pasir Panyirayan ---
serta Muaro Mahek sampai ka Tanjuang Jajaran --- yang berbatasan dengan
Silayang Pasaman dan Muaro Soma Pinarik Sibuhuan Tapanuli Selatan -- serta
Rantau Berangin) itu, semuanya adalah Minangkabau --- dalam dua sebutan ;
a. Minangkabau ulayatnya yang dicancang latieh atau ditaruko oleh nenek
moyang orang Minangkabau dari Limopuluah Koto, dan ...

b. Ke daerah itu kemudian anak cucu orang Minangkabau dari Luhak Limo
Puluah Koto umumnya merantau dan berdiam berketurunan di daerah sana
(Kampar Kiri dan Kanan) itu ...
Bukti nyata sampai sekarang Pekanbaru itu di isi oleh hampir 60 perseratus
bersuku Minangkabau, dan sayangnya sekarang ini berangsur angsur tetapi
pasti akan dikalahkan oleh etnis Cina, karena orang Siak Sri Inderapura dan
Riau Kepulauan merasa lebih dekat dengan Cina daripada dengan budaya
Minangkabau (ini sesungguhnya kepentingan penguasaan lahan sahaja) ....

Maka tidak dapat dimungkiri bahwa adat istiadat mereka sampai kini bersuku
ke suku ibunya dan bersako ke mamak atau menganut kekerabatan sosial
menurut istilah sosiologi matrilineal ....

Sekarang hanya dikarenakan pembagian dan kepentingan politik pemerintahan
sahaja, makanya wilayah Kampar itu kini masuk kedalam Provinsi Riau, seakan
menjauh dari Priovinsi Sumatera Barat ...

Namun perbedaan wilayah ini tidak dapat mengubah kesatuan adat istiadatnya,
sebab orang Kampar masih bersuku dan bersako serta punya penghulu ninik
mamak sebagaimana lazimnya ada di Minangkabau sampai sekarang ...

Bahwa daerah Riau adalah daerah Rantau sebenarnya sampai ke Temasek
(sekarang Singapura) dari rantaunya Datuak Bandaro (Dato Bendahara) ...
makanya sebagai bukti dapatlah diunut diteliti keberadaan adat istiadat
Minangkabau di daerah sana itu bahjkan sampai ke Raub Kuantan Pahang ...

Hanya saja karena kepentingan penjajahan (Belanda dan Inggris) yang
mengganti Temasek dengan Bengkulu (pada masa Stanford Rafless jua makanya
bekas bekas adat istiadat itu makin punah ....

Kepentingan penjajahan (kolonialisma) dan perdagangan (materialisma) dan
juga pemahaman kesejagatan (sekularisma dan pluralisma) jua yang memisahkan
adat istiadat itu ...

Namun kalau kita mau menyadari bahwa kepentingan etnis Cina bermain juga di
sana ... sama halnya dengan penghapusan budaya dan wangsa melayu dari sisi
adat, agama, anutan dan bahasanya ....


sangenek info dari ambo sabagai panukuak, tapi masalah mangaku jo indak itu
lah manjadi hak seseorang, baduto jo indak merupakan pilihan juo..

pacayo jo indak juo manjadi hak wak pulo,.. adoh juo kok nan anak kampar ko
nan binguang, nyo ragu pulo ba a sejarah nan sabananyo..

kalau pandangan jo analisa ambo memang urang ko merupakan bagian dari
minangkabau..

mohon maaf kalau adoh nan salah,

wassalam,




*st. eF Al Zain Sikumbang
*
*Kuala Lumpur
*


Pada 11 April 2013 16.30, wannofri samry <[email protected]> menulis:

> Ass ww, kalau ancaliak bahaso tu dan pengalaman dengn kawan2 dari Kampar
> tu bahasonyo samo jo dialek luhak 50 Koto, Kalau merujuk penelitian Kato,
> mako ndak ado alasan untuak mengaluakan urang Kampar sarto sarato
> hinggoToluak Kuantan dari Minangkabau. Ia kataKato Minangkabau. Satu
> Noveldituis dek diasporan Kamparko di Malaysia berjudul Aude Kampar,
> kuliknyo rumah adat Minangkabau.Hanya otonomi daerah dansistem politik
> mambuek urang di Riau ko ndak amuah dikatokan Minangaabu, namun sejarah dan
> Kultur ndak bisa dialiah bagitu sajo.
>
> WNS
>
> ----- Original Message -----
> From: "[email protected]" <[email protected]>
> To: Rantaunet <[email protected]>; Nofend St. Mudo <
> [email protected]>; Evy Djamaludin <[email protected]>; Ryan Firdaus <
> [email protected]>
> Cc: Fashridjal M. Noor <[email protected]>
> Sent: Thursday, April 11, 2013 2:15 PM
> Subject: [R@ntau-Net] OOT RANTAU KAMPAR KIRI CULTURE CENTER: KAMUS BAHASA
> OCU KAMPAR KIRI (Language Dictionary ocu Kampar Kiri)
>
> Sanak2 yth
> Ambo bukan urang OCU doh. Tapi dek sadang di-sabuik2 ttg OCU di palanta
> 'ko ambo lewakan referensi:
>
>
> http://rantaukamparkiriculturecenter.blogspot.com/2012/05/kamus-bahasa-ocu-kampar-kiri-language.html?m=1
>
> Semoga bermanfaat
> Salam
> Fashridjal M. Noor Sidin
> L65Bdg
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>   --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke