Assalamualaikum w.a. para sanak sa palanta,

Saya kurang begitu pasti apa mencari jawaban terhadap masalah perdukunan dan ramalan serta makhluk ghaib ini masih termasuk cakupan ABS SBK atau tidak. Namun karena dua netters RN kelas berat ini mengangkat masalah ini dari segi adat Minangkabau dan agama Islam, nampaknya masalah-masalah ini perlu kita beri tempat untuk kita bahas nanti. Nomor registrasi DIM 17 (?).

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+11, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Thu, 2/21/08, datuk_endang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: datuk_endang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Perdukunan dan Ramalan di Masyarakat Minang
To: [email protected]
Date: Thursday, February 21, 2008, 9:23 AM

Sanak Ridha ysh,
Mudah-mudahan sanak dapat menemukan nash-nash yang tepat untuk
memahami perkara ghaib ini.

Untuk pertanyaan sanak, posisi dukun tidak ada disebutkan dalam
tungku nan tigo sajarangan tali tigo sapilin, termasuk dalam struktur
masyarakat apapun. Namun setiap masyarakat dituntun untuk
berekspektasi padi masak, jaguang maupeh, nagari aman kampuang
santoso, mamak awak disambah urang pulo.

Wassalam,
-datuk endang

--- In [EMAIL PROTECTED], "Ahmad Ridha"
<[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
> 2008/2/21 datuk_endang <[EMAIL PROTECTED]>:
>
> > Saya pikir konteksnya jelas, karena sanak menyebutkan sebelumnya
> > tentang 'ghaib', bukan ramal-meramal dan 'percaya'
pada benda.
> > Seperti misalnya jin, setan, dll itu bukan makhluk ghaib, karena
> > beberapa orang ada yang dapat melihat dan merasakan, atau dengan
ilmu pengetahuan saat ini sudah dapat dideteksi keberadaannya. Sesuatu
> > yang dapat dipahami maka hal itu bukan ghaib lagi.
> >
>
> Wah, saya baru tahu kalau jin sudah bukan perkara ghaib lagi, Mak
> Datuk Endang. Malaikat dan jin memiliki kemampuan untuk menampakkan
> diri mereka kepada manusia namun itu bukan berarti mereka bukan lagi
> makhluk ghaib.
>
> > Bila suatu ketika masa depan itu dapat dilihat dengan ilmu
> > pengetahuan, maka masa depan itu sudah bukan ghaib lagi. Demikian
> > juga masa lampau.
> >
>
> Lagi-lagi perlu diperjelas "dilihat dengan ilmu pengetahuan."
Kan jelas konteks yang saya bicarakan adalah yang seperti astrologi,
Mas.
>
> Jadi bagaimanakah posisi dukun dan peramal dalam adat Minangkabau?
>
> --
> Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)



      
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke