Pemerkosa & Pembunuh Santriwati Sempat Tipu Korban di Facebook
Rabu, 01 Mei 2013 07:48 wibWahyu Sikumbang - Sindo TV 
(Ilustrasi, thestraitstimes)

 
BUKITTINGGI - Berdasrkan hasil pengembangan penyidikan, Polresta 
Bukittinggi, Sumatera Barat, mengungkap fakta baru terkait kasus 
penculikan, pembunuhan, perampokan, dan pemerkosaan, yang dialami seorang 
santriwati asal Kabupaten Agam, Sumbar.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Eko Nugrohadi, mengatakan, pelaku, Wid, warga 
Jorong Dalam Koto, Kenagarian Pakan Sianyan, Kabupaten Agam, Sumbar, 
ternyata sebelumnya sudah berhubungan dengan korban, RN (16), melalui situs 
jejaring sosial Facebook. Namun, di Facebook, Wid menyamar sebagai 
perempuan bernama Rani.

“Mereka suka Facebook-an. Tersangka menyamar sebagai wanita bernama Rani. 
Di Facebook, teman-teman Rani mengatakan bahwa Rani sebenarnya laki-laki 
bernama Wid,” terang Eko.

Pelaku yang juga sopir angkot itu pun mengajak RN untuk bertemu di Pasar 
Padang Luar pada 20 Maret 2013. Saat bertemu muka, RN kaget karena 
mendapati orang yang ditemuinya bukan perempuan. Untuk menenangkan RN, Wid 
berdalih bahwa Rani yang di Facebook tersebut adalah adiknya. Wid mengaku 
disuruh Rani menjemput korban untuk diantar ke rumah.

Di angkot tersebut, RN diculik dan dibawa ke suatu tempat. Pelaku mengambil 
telefon genggam dan perhiasan yang dikenakan korban serta memerkosanya. 
Setelah itu, Wid membunuh dan mengubur korban di area persawahan.

Jasad korban baru dievakuasi pada Senin, 29 April 2013 malam setelah 
terkubur selama 40 hari sejak dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Hingga pagi ini, jenazah korban masih disemayamkan di ruang jenazah RSUD 
Ahmad Mukhtar, Bukittinggi. Polisi akan melakukan autopsi untuk mengungkap 
penyebab kematian korban.

Wid masih diperiksa intensif di Mapolresta Bukittinggi untuk mengetahui 
apakah ada motif lain di balik kasus ini.

Dia terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan 
ancaman hukuman penjara seumur hidup.
(Wahyu Sikumbang/Sindo TV/ton)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke