Setuju, mungkin kawan rantaunet nan bamukim di Padang, bisa bantu mangupuekan 
pitih ko, 5 juta ambo raso bisa capek takumpue, hayoooo sanak sadonyo mohon 
anggapannyo,

wass, 
dan




________________________________
 Dari: Dedi Suryadi <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Senin, 6 Mei 2013 3:51
Judul: Re: [R@ntau-Net] Bocah 8 Tahun Butuh Biaya Beli Lensa Mata
 


Assalamu'alaykum,

Mamak dan dunsanak sadonyo,
Iyo ibo kito mambaco berita ko..

anggota milis RN ko kalau ambo perhatikan, banyak nan keluarga cukuik atau 
malah diateh cukuik.. 
Ambo raso kalau kito di RN ko manyumbang agak saketek surang, walaupun hanyo 5 
ribu, 10 ribu atau ado nan sanggup 50 ribu, 100 ribu dsbnyo, pasti cukuik untuk 
mambantu anak kampuang kito tu supayo bisa pulo melihat keindahan bumi ciptaan 
ALLAH ko..

Ba-a mamak-mamak jo dunsanak-dunsanak kasadonyo...?
Ambo yakin pasti ado anggota RN ko nan di Padang atau di Agam nan bisa untuak 
panyampai donasi ko..

Ambo mulai dari ambo, walau ndak banyak, ambo ingin manyumbang 50 ribu.
Sia nan bisa mamacik atau mangumpuakan pitihnyo yo...?
Kok dapek sanak rang dapua RN handaknyo..


Ditampek karajo ambo, kini kami sadang mamprogram "Dana Sosial Peduli" yang 
sadang dalam tahap pematangan, dengan rencana sumbangan 5 ribu per orang per 
bulan, Insya Allah, dengan anggota organisasi 700 orang, iko bisa baguno 
mambantu untuak anggota nan mambutuahkan. Tapi program ko untuak internal 
ditampek karajo sajo...

Apo di RN ko lah ado divisi dana peduli sosial mode ko untuak urang kampuang 
dari perantau-perantau kito disiko...?
Ambo raso iko salah satu tindakan konkrit nan biso kito pabuek untuak 
dunsanak-dunsanak kito nan kurang baruntuang..

Kalau alun, mungkin rancak untuk diwacanakan...
Ndak usah gadang, misalnyo cukuik 10 ribu per orang perbulan (kok ado nan 
labiah rasaki tantu bisa labiah)  namun kontinyu, pasti bisa banyak mambantu 
adiak-adiak, kamanakan-kamanakan, dan dunsanak-dunsanak  nan mambutuhkan di 
kampuang, atau pun anggota milis RN ko...(utamonyo untuak dunsanak indak mampu 
nan sabana membutuhkan..)

Mohon maaf jiko ambo terlalu lancang untuk mengemukakan iko...
Ambo tunggu tanggapan mamak-mamak dan dunsanak sadonyo....

Dedi, 35 tahun
Batam
Lahia dan gadang di Padang
rangtuo dari Lansano Pariaman
Suku amak tanjuang, suku apak chaniago


Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________

                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang 
Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi 
(Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The 
Others" (Hadith by Bukhari)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan 
Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Pada 4 Mei 2013 06.31, Sjamsir Sjarif <[email protected]> menulis:

Semoga dapat bantuan segera. Dari Padang Ekspres kita baca:
>
>Bocah 8 Tahun Butuh Biaya Beli Lensa Mata 
> Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Selasa, 30/04/2013  11:48 WIB • REDAKSI • 
> 61 klik
>Agam, Padek—Sungguh mem­prihatinkan nasib Dino, 8. Bocah asal Jorong Muaro 
>Putuih Nagari 
Ti­ku Limo kecamatan Tanjung Mu­tiara Agam itu mengalami ke­butaan sejak lahir. 
Ironisnya, orang­tua Dino tak punya biaya un­tuk operasi mata.
> 
>Menurut ayah Dino, Indra, 
semenjak lahir anaknya itu tidak bisa melihat. Karena keterbatasan, Dino tidak 
dibawa untuk berobat mata ke rumah sakit. “Kami pasrah saja untuk merawat Dino 
dengan keterbatasan tidak dapat melihat,” tutur Indra.
> 
> Ketika Dino berusia satu tahun ada keinginan Indra membawa Dino ke rumh 
>sakit, lagi-lagi masa­lah 
biaya yang menjadi ken­dala bagi ba­lita itu menjalani operasi mata. 
In­dra hanya berprofesi sebagai bu­ruh tani dengan penghasilan  Rp 50 
ri­bu perhari, itu pun tidak tetap tiap ha­ri. “Saya tidak punya 
apa-apa. saya buruh tani yang penghasilan se­hari cukup buat makan 
saja,” ujarnya.
> 
>Tahun bertambah, usia Dino kini genap 8 tahun, namun bocah itu tidak dapat 
>bermain layaknya balita 
normal lainnya. Kala teman yang lain bermain sambil berteriak-teriak 
gembira, Dino hanya terdiam sambil tersenyum menumpang kegembiraan 
temannya lewat suara yang dirangkap telinganya.
> 
>Sang ayah dan ibunya Dino 
mengaku pasrah atas keadaan anak­nya. Mau apa lagi, biaya besar yang 
dibutuhkan untuk memu­lih­kan mata sang anak tak kunjung di­punyai.
> 
>Ia mengharapkan adanya ban­tuan dari pemerintah  maupun ulu­ran tangan 
>dermawan agar da­pat meringankan penderitaan buah hatinya. “Saya hanya bisa 
>ber­harap ada bantuan dari 
peme­rintah atau dermawan. Selain itu saya hanya bisa  pasrah atas 
kesembuhan anak saya ini. Saat ini saya ada dibantu wali nagari untuk 
mendapatkan pe­ngobatan mata anak saya dari Di­nas Kesehatan Agam. Biaya 
ope­rasi me­mang ditanggung na­mun untuk mem­beli lensa mata anak saya 
dan biaya hidup selama anak saya di­rawat Mj Djamil Padang kami ti­dak 
punya uang. Kami sangat ber­harap pak wali nagari bisa men­dapatkan 
biaya tersebut yang sekitar Rp 5 juta,” imbuh Indra sambil me­na­ngis 
tak kuasa melihat pende­ri­taan sang anaknya.
> 
>Terpisah Wali Nagari Nagari 
Tiku Limo Jorong Bagindo Ros­man mengatakan, pihaknya me­nga­kui ada 
salah satu warganya yang saat ini sangat membutuhkan biaya untuk membeli lensa 
masa anaknya.
> 
>Menurut Bagindo Rosman, awalnya kasus ini ditemukan oleh tim kesehatan Agam 
>yang sengaja da­tang ke 
nagari itu untuk mendata jum­lah warga yang mengalami ke­butaan dan akan 
disalurkan un­tuk program operasi katarak.
> 
>“Lalu ditemukanlah Dino terse­but, setelah dilakukan peme­riksaan oleh tim 
>kesehatan,” katanya. (y) maka dokter memutuskan Dino bisa ditolong operasinya 
>di Rumah Sakit M 
Djamil Padang. Saat ini saya upayakan untuk mencari tambahan biaya 
tersebut untuk keperluan Dino sebab kini saya sudah mendapatkan batuan 
sekitar Rp 1 juta dan kini masih kurang Rp 4 juta lagi,”katanya.(y)
>[ Red/Administrator ]
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
>Google.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
> 
> 
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke