Tarimo kasih Pak Saaf atas tawaran TOR perbandingan urang Batak jo urang
awak,
saat iko kebetulan fokus riset ambo terkait penelitian Prof. Usman Pelly
tentang perbedaan urang Minang (Muhammadiyah) dan Mandailing (Al Washliyah)
di Medan adalah terkait keberadaan Hamka (belum dipanggil Buya) sebagai
Pemred "Pedoman Masyarakat" di kota ini selama sembilan tahun (1936-1945).
Hamka sebagai tokoh muda Muhammadiyah waktu itu bisa menjadi penjembatan
yang baik antara kedua organisasi, sementara secara umum kedua organisasi
ini pada waktu itu sudah mendapat stereotipe masing-masing sebagai
"kelompok orang Minang" dan "kelompok orang Mandailing". Sehingga ketika di
Sipirok yang berdiri cabang Muhammadiyah, ketika sekelompok perantau Minang
di sana (yang juga para pengurus Muhammadiyah) pindah ke tempat lain,
otomatis "pindah" pula Muhammadiyah. Kenapa tidak ada warga lain yang
menjadi pengurus Muhammadiyah? "Karena itu perkumpulan orang Minang," ujar
Prof. Usman Pelly menjelaskan betapa sampai begitu runcingnya tipifikasi
itu.

Hari ko ambo akan lacak jejak-jejak Hamka di kawasan bekas rumahnya di
Jalan Japaris (kini Jl. Rahmatsyah).

Wassalam,

ANB




Pada 22 Mei 2013 21.19, Dr. Saafroedin Bahar. <
[email protected]> menulis:

> Bung Akmal, babarapo tahun nan lalu ado rencana ambo utk maadokan studi
> banding ttg urang Batak jo urang awak, tamasuak tantang pangaruah perbedaan
> sistem kekerabatan, patrilineal jo matrilineal. Alah ambo buek Term of
> Reference-nyo, tapi indak sempat ambo karajokan. Kok bung Akmal baminat,
> ambo cari dulu file ambo, bisa ambo kirimkan sekedar dokumentasi.
> Wassalam,
> SB.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke