Assalamu'alaikum wr.wb.

Dari Wikipedia : http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo

Grup Lippo
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 Langsung ke: navigasi<http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo#mw-navigation>,
cari <http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo#p-search>

*Grup Lippo* adalah sebuah perusahaan besar di Indonesia yang didirikan
oleh Mochtar Riady <http://id.wikipedia.org/wiki/Mochtar_Riady>. Grup ini
memulai usaha dengan *Bank Lippo* yang kini telah berganti nama dan berubah
posisi sahamnya menjadi Bank CIMB
Niaga<http://id.wikipedia.org/wiki/Bank_CIMB_Niaga>.
Perusahaan ini kemudian mengembangkan diri di usaha properti yang kemudian
berkembang di Indonesia, Cina dan beberapa negara lainnya. Selain di usaha
properti juga melakukan pengembangan bisnis eceran, telekomunikasi, dan
berbagai jenis usaha
lainnya.[1]<http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo#cite_note-corp-1>
Sejarah

Didirikan oleh Dr. Mochtar
Riady<http://id.wikipedia.org/wiki/Mochtar_Riady>pada tahun 1950an.
Kemudian berkembang menjadi perusahaan pribadi dan
publik di Cina <http://id.wikipedia.org/wiki/Cina>, Hong
Kong<http://id.wikipedia.org/wiki/Hong_Kong>dan
Makau <http://id.wikipedia.org/wiki/Makau>, Indonesia,
Filipina<http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina>,
Singapura <http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura> dan Korea
Selatan<http://id.wikipedia.org/wiki/Korea_Selatan>dengan total aset
senilai
US$ <http://id.wikipedia.org/wiki/Dolar_Amerika>11 miliar. Juga terdaftar
di berbagai bursa saham di Hong Kong, Indonesia dan Singapura dengan
setidaknya 15 jenis
perusahaan.[1]<http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo#cite_note-corp-1>
Jenis usaha dan grup perusahaan

Bergerak di bidang properti meliputi kota satelit, perumahan, kondominium,
perkantoran kelas A, pusat industri, pusat belanja, hotel, golf dan rumah
sakit. Selain di Indonesia juga memiliki properti sejenis di China dan
Singapura.

Di bisnis eceran menguasai beberapa usaha seperti Matahari Putra
Prima<http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari_Putra_Prima>meliputi
Foodmart, Matahari Dept. Store dan Hypermart serta eceran di
produk kesehatan dan kecantikan.

Memiliki usaha di bidang telekomunikasi, teknologi informasi dan TV kabel.
Jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, dan lainnya dengan fokus di Asia.
[1] <http://id.wikipedia.org/wiki/Grup_Lippo#cite_note-corp-1>

Grup Lippo kini memiliki usaha di mancanegara dengan grup perusahaan di
Indonesia diantaranya:

   - Rumah Sakit Siloam <http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_Sakit_Siloam>,
   sebuah jaringan rumah sakit di Indonesia
   - Lippo Karawaci <http://id.wikipedia.org/wiki/Lippo_Karawaci>
   - Matahari Putra Prima<http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari_Putra_Prima>
   - First Media <http://id.wikipedia.org/wiki/First_Media>
   - BeritaSatu Media
Holdings<http://id.wikipedia.org/wiki/BeritaSatu_Media_Holdings>
   - Bank Nationalnobu <http://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Nationalnobu>

Dari Web Ciputra  :
http://www.ciputraentrepreneurship.com/perusahaan-a-merek/nasional/perusahaan/23350-grup-lippo-menjelma-jadi-kerajaan-bisnis-di-indonesia.html

Pendiri Grup Lippo ini fokus di beberapa bidang usaha seperti
properti<http://www.ciputraentrepreneurship.com/component/weblinks/201-propertinet/26-properti.html>,
ritel, media dan
rumah<http://www.ciputraentrepreneurship.com/component/weblinks/201-propertinet/27-rumah.html>sakit.
Mochtar Riady meneruskan usahanya ke anak-anaknya yakni James Riady
dan Stephen Riady. Stephen sendiri kini tengah berjuang untuk membeli
Singapore Fraser and Neave (F&N) sebuah perusahan minuman terbesar di
Singapura.

Mochtar Riady berada di peringkat ke-11 dari 40 orang terkaya se-Indonesia
dengan harta kekayaan yang mencapai US$ 2,2 miliar atau Rp 20,9 triliun.

Mochtar Riady yang lahir di Malang, Jawa Timur 12 Mei 1929 adalah pendiri
Grup Lippo, sebuah grup yang memiliki lebih dari 50 anak perusahaan. Jumlah
seluruh karyawannya diperkirakan lebih dari 50 ribu orang. Aktivitas
perusahaannya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hadir di kawasan Asia
Pasifik, terutama di Hong Kong, Guang Zhou, Fujian, dan Shanghai.

Sejarah Grup Lippo bermula ketika Mochtar Riady yang memiliki nama
Tionghoa, Lie Mo Tie membeli sebagian saham di Bank Perniagaan Indonesia
milik Haji Hasyim Ning pada 1981. Waktu dibeli, aset bank milik keluarga
Hasyim telah merosot menjadi hanya sekitar Rp 16,3 miliar. Mochtar sendiri
pada waktu itu tengah menduduki posisi penting di Bank Central Asia, bank
yang didirikan oleh keluarga Liem Sioe Liong. Ia bergabung dengan BCA pada
1975 dengan meninggalkan Bank Panin.

Di BCA Mochtar mendapatkan share sebesar 17,5 persen saham dan menjadi
orang kepercayaan Liem Sioe Liong. Aset BCA ketika Mochtar bergabung hanya
Rp 12,8 miliar. Mochtar baru keluar dari BCA pada akhir 1990 dan ketika itu
aset bank tersebut sudah di atas Rp 5 triliun.

Bergabung dengan Hasyim Ning membuat ia bersemangat. Pada 1987, setelah ia
bergabung, aset Bank Perniagaan Indonesia melonjak naik lebih dari 1.500
persen menjadi Rp 257,73 miliar. Hal ini membuat kagum kalangan perbankan
nasional. Ia pun dijuluki sebagai The Magic Man of Bank Marketing. Dua
tahun kemudian, pada 1989, bank ini melakukan merger dengan Bank Umum Asia
dan semenjak saat itu lahirlah Lippobank. Inilah cikal bakal Grup Lippo.
Saat ini Group Lippo memiliki lima cabang bisnis yakni :

Jasa keuangan : perbankan, reksadana, asuransi, manajemen asset,sekuritas
properti<http://www.ciputraentrepreneurship.com/component/weblinks/201-propertinet/26-properti.html>dan
urban development : kota satelit terpadu, perumahan, kondominium,
pusat
hiburan dan perbelanjaan, perkantoran dan kawasan industri.

Pembangunan infrastruktur seperti pembangkit tenaga listrik, produksi gas,
distribusi, pembangunan jalan raya, pembangunan sarana air bersih, dan
prasarana komunikasi.

Bidang industri yang meliputi industri komponen elektronik, komponen
otomotif, industri semen, porselen, batu bara dan gas bumi. Melalui Lippo
Industries, grup ini juga aktif memproduksi komponen elektonik seperti
kulkas dan AC merk Mitsubishi. Sedangkan komponen otomotif perusahaan yang
dipimpin Mochtar ini sukses memproduksi kabel persneling.

Bidang industri yang meliputi industri komponen elektronik, komponen
otomotif, industri semen, porselen, batu bara dan gas bumi. Melalui Lippo
Industries, grup ini juga aktif memproduksi komponen elektronik seperti
kulkas dan AC merk Mitsubishi. Sedangkan komponen otomotif perusahaan yang
dipimpin Mochtar ini sukses memproduksi kabel persneling. (bn)


Kalau mamang sapakaik urang Minang nan kontra jo investasi Lippo di Padang,
tantu sapakaik pulo untuak indak jadi konsumen anak usaho group Lippo nan
lain.. misal mamiliah balanjo kebutuhan sahari-hari ka kadai pribumi muslim
daripado balanjo ka Matahari Dept. Store, Hypermart, Foodmart dll.


Hormat saya

Muhammad Syahreza

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke