Sent from my iPad
On Jun 4, 2013, at 2:13 PM, "sjamsir_sjarif" <[email protected]> wrote: > Dari Antara Ssumbar: > Wali Kota Padangpanjang Lepas Pebalap TdS Etape-3 > http://www.antarasumbar.com/berita/padang-panjang/d/5/292824/wali-kota-padangpanjang-lepas-pebalap-tds-etape-iii.html > > -- MakNgah > --- In [email protected], Sjamsir Sjarif <sjamsirsjarif@...> wrote: >> >> Dari Suara Pembaruan kita baca: >> >> Etape 3, Lintasan Terberat di TdS 2013 >> Selasa, 4 Juni 2013 | 10:38 >> [image: Balap sepede Tour de Singkarak [antara]] Balap sepede Tour de >> Singkarak [antara] >> >> Berita Terkait >> >> - Iran Tersingkir, Pembalap Australia Juarai Etape >> 2<http://www.suarapembaruan.com/home/iran-tersingkir-pembalap-australia-juarai-etape-2/36503> >> >> [PADANG PANJANG] Setelah menyelesaikan dua etape awal, Tour de Singkarak >> (TdS) 2013 melanjutkan perjalanannya ke Etape 3 dengan rute Padang >> Panjang-Batusangkar pada Selasa (4/6) hari ini. >> >> Etape kali ini dinilai akan menjadi trek yang paling berat di TdS 2013 kali >> ini. Pasalnya, para pembalap harus menempuh jarak sejauh 208 Km dalam waktu >> lima sampai enam jam perjalanan. >> >> Tidak hanya itu, trek pada etape terpanjang ini juga akan dihiasi oleh >> empat tanjakan (King of Mountain/KOM) dengan kategori 1 sampai 3. >> >> KOM pertama dengan kategori 3 terletak di KM 114 dengan ketinggian 474 >> meter. KOM kedua (kategori 1) setinggi 1.154 m. >> >> Sementara, KOM ketiga (2) dengan ketinggian 1.217 m, dan KOM keempat (2) >> setinggi 1.217. >> >> "Etape hari ini sangat berat. Tapi, kami punya banyak climbers. Kami >> berusaha tetap berada di rombongan besar dan semoga bisa mempertahankan 3 >> jersey," ujar pebalap Tabriz Petrochemical Team, Hossein Askhari, yang >> berhasil mempertahankan yellow jersey sebagai tanda pimpinan lomba. >> >> Sebanyak 110 pebalap akan memulai etape ini dari depan Bank BRI di Jalan >> Jendral Sudirman, Padang Panjang. Start akan dimulai sekitar pukul 10.00 >> WIB dan diperkirakan akan finis di Batusangkar pada pukul 15.00-16.00 WIB. >> [H-16] >> Sumber: >> http://www.suarapembaruan.com/home/etape-3-lintasan-terberat-di-tds-2013/36526 >> >> -- MakNgah >> Sjamsir Sjarif >> >> On Monday, June 3, 2013 6:37:22 PM UTC-7, Nofend St. Mudo wrote: >>> >>> Tanggal 04 June 2013 >>> >>> SOLOK – Kekhawatiran warga dan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap isu >>> pergantian nama Tour de Singkarak (TdS) terjawab sudah. Nama iven itu tak >>> akan diganti. TdS yang telah berlangsung lima kali, menurut Wakil Menteri >>> Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar di Singkarak, Senin (3/6), >>> tidak mungkin diganti namanya karena sejarah cukup tinggi dengan Danau >>> Singkarak. >>> <http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2013/06/TdS-Stage-3.jpg> >>> >>> TDS 2013 Stage 3 >>> >>> "Sama seperti nama saya. Masa nama saya diganti jadi Jon Sapta. Orang tua >>> saya akan marah, " kata Sapta. >>> Dia menghargai historis TdS karena telah memiliki nilai jual di dunia >>> internasional. Diakuinya, memang banyak wacana untuk menukar nama Tour de >>> Singkarak, bahkan daerah lain menginginkan iven balap sepeda itu >>> dipindahkan. >>> Tetapi, itu tidak mungkin, karena Tour de Singkarak telah memiliki nama. >>> TdS, tetap Tour de Singkarak. "Kita menjual nama iven ini sesuai dengan >>> keindahan alam yang dimilikinya," kata Sapta Nirwandar. >>> >>> Disebutkan, alasan penyelenggaraan TdS juga relevan dengan nuansa >>> pariwisata danau yang indah. Panorama alam yang dimiliki Solok dan Sumatra >>> Barat, kata dia, menunjang pelaksanaan TdS itu sendiri. >>> Sapta setuju dengan usulan Bupati Syamsu Rahim, jika Riau ingin >>> melanjutkan iven balap sepeda tersebut ke daerahnya. "Silahkan saja asal >>> namanya tetap Tour de Singkarak, " ucap Syamsu Rahim. >>> Bupati Solok menekankan, tiap tahun etape TdS terus bertambah. Itu >>> menunjukkan dukungan daerah di Sumbar cukup tinggi. "Sebelumnya TdS >>> diselenggarakan tujuh kabupaten dan kota. Sekarang sudah menjadi 17. Ini >>> kemajuan besar," kata Syamsu Rahim. >>> Syamsu Rahim juga menagih pelaksanaan TdS di Kabupaten Solok semakin >>> diperluas. Paling tidak untuk pelaksanaan pembukaan dan penyerahan hadiah >>> pada finish satu etape, Solok diberi porsi yang lebih dominan. "Kalau >>> syaratnya harus menyediakan hotel berbintang, Kabupaten Solok memang belum >>> bisa. Tetapi setidaknya, dari aspek pariwista, kita akan menyediakan >>> penginapan yang representatif dengan memakai rumah-rumah penduduk," kata >>> Syamsu Rahim seraya memastikan, jalur TdS juga bisa diarahkan ke nagari >>> Sulit Air yang menyimpan banyak potensi budaya dan kepariwisataan. >>> Berat >>> Stage II dengan rute Payakumbuh-Singkarak dianggap berat oleh peserta TdS. >>> Kemarin, dua pebalab asal Australia dari tim Budget Forklifts (BFL), Jacob >>> Kauffmann dan Karl Evans merajai etape yang mereka sebut sangat menantang. >>> "Ini stage yang sangat keras, tetapi besok (hari ini-red) jauh lebih >>> keras. Kita akan mempersiapkan diri," kata Jacob Kauffmann dalam sesi tanya >>> jawab dengan wartawan. >>> Sementara raja jalanan dari Iran, Hossen Askari yang sehari sebelumnya >>> menjuarai stage Bukitinggi-Pasaman, mengaku melepas etape karena hari ini >>> merupakan jalur terpanjang dan sangat berat. >>> "Kita akan berjuang," sebut pebalab dari Iran tersebut yang memastikan >>> etape III antara Padang Panjang, Kelok 44 dan Batusangkar merupakan etape >>> terberat dari rangkaian TdS tahun ini. >>> Denyut ekonomi terhenti >>> Tour de Singkarak benar-benar dinantikan masyarakat di Agam. Di Pasar Baso >>> Agam denyut ekonomi nyaris berhenti, dua jam menjelang pembalap melewati >>> pasar Baso, aktifitas sudah berhenti sementara. >>> Pedagang, pembeli bahkan kuli angkut telah berjejer disepanjang jalan. >>> Menurut Caih, salah seorang pedagang di Baso, tingkat belanja masyarakat >>> seperti biasa, namun mereka lebih pagi datang ke Pasar Baso. >>> Sedangkan Murni, salah seorang pembeli mengaku tidak masalah kalau harus >>> menunggu angkutan agak lama. >>> Aktifitas ekonomi di Pasar Batu Sangkar juga terhenti sejenak. Hampir >>> sepanjang jalan yang melewati pasar dipenuhi masyarakat. Lorong-lorong >>> pasar terlihat sepi, karena baik pedagang dan calon pembeli berkumpul >>> ditepi jalan. >>> Zaqi, salah seorang pedagang kue mengaku jualannya laris manis, karena >>> pengunjung TdS memborong kue nya untuk penganjal perut. >>> Antusias masyarakat di Batu Sangkar terlihat lebih meriah daripada di >>> Payakumbuh. >>> Siswa dari SD hingga SMP berjejer ditepi jalan mengibarkan bendera merah >>> putih dan bendera dari negara lain. >>> Rela macet demi Indonesia >>> Meski aktifitas jalan diblokir aparat, masyarakat terlihat enjoy karena >>> mereka rela aktifitas terganggu demi melihat pembalap international >>> melintas didaerah mereka. >>> Sepanjang jalur etape II, beberapa perempatan jalan diblokir petugas sejak >>> pukul 09.00 WIB. >>> Menurut Alhadi pengguna jalan di Bukittinggi-Payakumbuh, dia tidak >>> mempermasalahkan jalan yang diblokir, karena dia senang ada hiburan untuk >>> masyarakat sekitar. >>> "Apalah arti macet selama 2 jam dibanding dengan kepuasan masyarakat akan >>> hiburan dan promosi wilayah kita" kata Alhadi. >>> Salah seorang sopir angkutan mengaku mereka rela tidak bisa beroperasi >>> selama beberapa jam. Namun kalau bisa, sopir angkutan massal minta panitia >>> memberikan informasi dan melibatkan mereka dalam mempromosikan TdS. >>> "Kalau bisa satu minggu menjelang TdS, sopir angkutan diberi baju TdS dan >>> digunakan saat narik, kan masyarakat banyak tahu" katanya. (503/601) >>> >>> http://hariansinggalang.co.id/nama-tour-de-singkarak-tak-diganti/ >>> >>> -- >>> * >>> * >>> *Wassalam >>> >>> * >>> *Nofend St. Mudo >>> 36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan >>> Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
