Berita iko pasti masih berhubungan juo jo urang awak terutama nan berprofesi 
"manggaleh", salangkah di depan Cina..

VIVAnews
 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku kesulitan menertibkan 
pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sejumlah ruas jalan Jakarta.
 Parkir liar dan PKL yang berdagang di badan jalan itu dianggap sebagai 
salah satu biang kemacetan. Keberadaan mereka membuat kondisi jalan 
menyempit sehingga laju kendaraan jadi tersendat.

Wakil Gubernur 
DKI Jakarta, Basuki T Purnama, menduga ada oknum yang bermain di 
belakang mereka, khususnya di titik-titik lokasi pasar. Guna mengatasi 
itu Pemprov DKI menggandeng jajaran TNI dan Polri.
Untuk menertibkan PKL dan
 parkir liar, Pemprov DKI membuat tim yang terdiri dari Polisi Militer 
(PM), Garnisun, polisi, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. "Kami tegas. 
Melawan saat penertiban akan ditangkap, sekalian dengan beking mereka," 
kata Ahok, sapaan Basuki di Jakarta Rabu malam.

Berita selengkapnya

http://fokus.news.viva.co.id/news/read/418796-penertiban-pedagang-kaki-lima-dimulai--perlu-pakai-garnisun-


Iyo santiang  pulo ahok ko yo.

Wassalam,
Ramadhanil
Palu 49 thn


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke