Mungkin belajar dr pengalaman wakatu memindahkan warga di Waduk Pluit, beda 
karakter ughang Solo jo ughang Jakarta, Ughang Solo injih...injih.. Penurut, 
kalau di Jakarta dr berbagai suku, inyo mangarengkang se, susah diatur jadi 
lain lubuak lain ikannyo, lain ladang lain belalangnyo, dek itu indak bisa dgn 
cara yg samo bantuak di Solo, tentunya alah dikaji bana sikon dan peta 
permasalahannyo, makanya keluar pernyataan Ahok batuak itu
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 7 Jun 2013 01:20:42 
To: Rantaunet<[email protected]>; Ramadhanil 
pitopang<[email protected]>; Andiko<[email protected]>; Andrinof 
chaniago<[email protected]>; Evy Djamaludin<[email protected]>; Zubir 
Amin<[email protected]>; Syaff<[email protected]>; Syafrinal 
Syarien<[email protected]>; Syafruddin Syaiyar<[email protected]>; Akmal 
Nasery BASRAL<[email protected]>; Ajo Mardin<[email protected]>; Syamsir 
Syarif<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Penertiban Pedagang kaki Lima..Pasti banyak Pulo
 Urang Awak nan Kanai

Sanak-sanak sa palanta yth.

Menjelang pilkada DKI Jakarta 2012 yll  banyak nan mandukuang Jokowi-Ahok 
dengan harapan gadang bahaso mereka akan peduli terhadap pedagang2 kecil orang 
Minang yg banyak jumlahnya di DKI Jakarta. Mereka menyimpulkan bahwa selama 
pemerintahannya Foke tidak memperlihatkan kepedulian terhadap urang2 awak itu.

Harapan itu mungkin berdasarkan fakta bhw waktu jadi walikota Solo Jokowi telah 
sukses memindahkan PKL ke lokasi lain dg cara damai setelah bernegoasiasi 
selama 7 bulan. Acara pindah itu telah dirayakan besar2an dengan pawai/arak2an.

Tapi mereka lupa bhw Solo hanya kota kecil dibanding metropolitan DKI Jakarta 
dan jumlah PKL di Solo relatif sedikit.

Yang mungkin akan terjadi batulak belakang dg harapan urang2 awak itu dengan 
adanya pernyataan kareh Ahok :                                       "Untuk 
menertibkan PKL dan parkir liar, Pemprov DKI membuat tim yang terdiri dari 
Polisi Militer (PM), Garnisun, polisi, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. "Kami 
tegas. Melawan saat penertiban akan ditangkap, sekalian dengan beking mereka," 
kata Ahok, sapaan Basuki di Jakarta Rabu malam."

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna.

Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Ramadhanil pitopang <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 7 Jun 2013 03:06:01 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Penertiban Pedagang kaki Lima..Pasti banyak Pulo Urang
 Awak nan Kanai


Berita iko pasti masih berhubungan juo jo urang awak terutama nan berprofesi 
"manggaleh", salangkah di depan Cina..

VIVAnews
 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku kesulitan menertibkan 
pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sejumlah ruas jalan Jakarta.
 Parkir liar dan PKL yang berdagang di badan jalan itu dianggap sebagai 
salah satu biang kemacetan. Keberadaan mereka membuat kondisi jalan 
menyempit sehingga laju kendaraan jadi tersendat.

Wakil Gubernur 
DKI Jakarta, Basuki T Purnama, menduga ada oknum yang bermain di 
belakang mereka, khususnya di titik-titik lokasi pasar. Guna mengatasi 
itu Pemprov DKI menggandeng jajaran TNI dan Polri.
Untuk menertibkan PKL dan
 parkir liar, Pemprov DKI membuat tim yang terdiri dari Polisi Militer 
(PM), Garnisun, polisi, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. "Kami tegas. 
Melawan saat penertiban akan ditangkap, sekalian dengan beking mereka," 
kata Ahok, sapaan Basuki di Jakarta Rabu malam.

Berita selengkapnya

http://fokus.news.viva.co.id/news/read/418796-penertiban-pedagang-kaki-lima-dimulai--perlu-pakai-garnisun-


Iyo santiang  pulo ahok ko yo.

Wassalam,
Ramadhanil
Palu 49 thn


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke