Aha ha....
Sanakmbo Dedi mampakatokan kurenah Parpol di nagari ko?
Aha ha..... Partai Si Oneng pro "wong cilik'?
Kecek sia?
Kecek wanyo, kale?

Aha ha....,
Masih ado juo urang di nagari ko nan picayo ka panyakik Parpol sarupo nan
didendangkan Bob Tutupoli (1968)? ....*memang lidah tak bertulang.....tak
terbatas kata-kata.......tinggi gunung seribu janji...., lain di muluik
lain di hati.....*

Aha ha...
Tolong sampaikan "luko kami sampai hari kiamaik"  urang (Shipping)
Pertamina Juli 2004 dek sari bake Si Oneng nantun, Sanak Dedi. Katokan ka
inyo, bahaso partainyo sampai hati ---mamakak-an talingo--- manjua duo
tanker raksasa (VLCC 260.000 DWT) nan alah salasai dibuek di galangan
Hyundai Korea Selatan.

Padohal DirUt kami kutiko tu Baihaki Hakim (salah satu putra terbaik
Minangkabau asa Sijunjuang) alah marancang dan maliek dari sagalo suduik,
bahaso mampunyoi tanker raksasa buek nagari ko adolah SANGAIK MAUNTUANGKAN
BANA.
Kini ko, satiok hari nagari Dedi (dan nagari ambo juo tantunyo), musti
manyewo VLCC saharago Rp 400.000.000,- sahari (USD 40.000/day). Kalau awak
punyo sandiri VLCC, salamo 25 tahun ka muko (2004 - 2029) Republik
Indonesia indak paralu lai menyeo kapa tanker raksasa (ka Si Yahudi
kanciang....===>mm) untuak mambaok minyak dari Arab ka Kilang minyak di
Cilacap.

Cubo Dedi etoang, bara kepeang awak (devisa negara RI) diisok dek konpirasi
"kartel tanker  dunia" satiok hari untuak manyewo kapa-kapa nan tadinyo
awak alah buek, tapi...., satalah dijua ka Si Bule, kini awak sewo baliak
jo harago bak katonyo..!!!!

Sayang.... bangso Sanak Dedi (tantu bangso ambo pulo) sangaik capek lupo.
Rato-rato awak, apo lai kalau paruik alah kanyang, lupo kasadonyo...!!!.

Soal BBM, manaikan BBM ---kutiko Parpol Si Oneng bakuaso cuma 3,5 tahun dek
sari--- lai sato pulo wae manaiakan BBM 2 X. Ambo ulang : *duo
kali......... !!!!*

Jadi...., karano Sanak Dedi baru kamancibo manjadi aktivis sejati (?)
akhie-akhia ko, ambo bapasan, ijan talalu mampadewakan anggota Dewan n.t.h
nan bakantua di Senayang tu, apo lai maangkek talua bahaso Parpol Si Oneng
partai rayaik badarai.
Kecek sia?

Untuak panungkek kaji, cibolah sigi puterek turun naiaknyo BBM di nagari
Dedi (dan nagari ambo juo tantunyo) samanjak nagari hamparan zamrud di
khatulistiwa ko mamasuaki orde baru doeloe, sarupo di bawah ko :

Kenaikan Harga BBM Sejak 1980

TahunHarga PremiumHarga SolarMasa Pemerintahan1980Rp 150Rp 52,5 Soeharto1991Rp
550Rp 300 Soeharto1993Rp 700Rp 380 Soeharto1998Rp 1.200Rp 600 Soeharto2000Rp
1.150Rp 600 Gus Dur2001Rp 1.450 Rp 900 Gus Dur2002Rp 1.550Rp 1.150 Megawati
2003Rp 1.810Rp 1.890 MegawatiMaret 2005 Rp 2.400Rp 2.100 SBYOktober 2005 Rp
4.500Rp 4.300 SBY2008Rp 6.000Rp 5.500 SBY2009-2012Rp 4.500Rp 4.500 SBY Sumber
: *Kementerian ESDM*

Nah, senganko dulu "harimau ompoang pertamina" maingek maso lalunyo yo,
Ded. He he he....
Salam........................................,
*mm****
(Staf Litbang & RenUs Pkp Pertamina 2001-2006)
Sekjen SPFKPPA Pertamina 2005-2011
Kabidkom FSPPB Pertamina 2008-2011


Pada 20 Juni 2013 20.35, Dedi Suryadi <[email protected]> menulis:

> salah satu pejuang buruh yang sangat konsisten!
> Reike 'Oneng" Dyah Pitaloka.
>
> selalu ajha " PRO RAKYAT KECIL!! "
>
> silahkan menyimak...
>
>
> Malam sebelum persetujuan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di
> sidang paripurna DPR hari ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia
> Perjuangan (PDIP), Rieke Diah Pitaloka , menuliskan surat terbuka
> untuk para koleganya di Senayan.
>
> Dalam surat elektronik yang diterima merdeka.com, Senin (17/6), Rieke
> tampak mencoba menyadarkan para rekan-rekannya, utamanya yang berbeda
> partai, tentang fungsi mereka sebagai wakil rakyat kalau tetap
> mendukung kenaikan harga BBM.
>
> "Saya punya daerah pemilihan, saudara-saudara anggota Dewan yang lain
> pun punya daerah pemilihan. Silakan cek apakah rakyat memang setuju
> BBM naik? Silakan cek apakah dengan kenaikan BBM dan BLT yang
> disalurkan para pemilih kita hidupnya jadi sejahtera?" kata Rieke.
>
> Di akhir suratnya, Rieke mempersilakan para anggota DPR merenung
> tentang apa yang akan diputuskannya dalam sidang paripurna APBN-P 2013
> hari ini.
>
> "Selamat merenung, merenungkan dan putuskan apakah besok KITA akan
> memposisikan diri sebagai WAKIL RAKYAT atau PENIPU RAKYAT!" tegas
> Rieke.
>
> Berikut isi lengkap surat terbuka Rieke:
>
> SURAT TERBUKA KEPADA DPR RI
>
> Kepada: YANG TERHORMAT Teman-teman politisi DPR RI
>
> Ada apa dengan kita? Apa yang membuat bersikukuh menyepakati
> pencabutan subsidi BBM dan mengalihkannya ke BALSEM (Bantuan Langsung
> Semaput). Apakah kita lupa bahwa kita anggota DEWAN PERWAKILAN RAKYAT?
> KITA DIPILIH RAKYAT.
>
> Bukankah kita sama-sama disumpah dengan gunakan kitab suci kita
> masing-masing, atas nama Tuhan untuk dengarkan suara rakyat dan
> memperjuangkannya. Kita ada di ruangan yang sama, kita dilantik
> sama-sama dalam upacara kenegaraan ucapkan sumpah jabatan kita.
> Upacara yang disaksikan Rakyat di seluruh Tanah Air, yang dibiayai
> oleh uang mereka pula. Sudahkah kita dengarkan suara rakyat?
>
> Saya punya daerah pemilihan, saudara-saudara anggota Dewan yang lain
> pun punya daerah pemilihan. Silakan cek apakah rakyat memang setuju
> BBM naik? Silakan cek apakah dengan kenaikan BBM dan BLT yang
> disalurkan para pemilih kita hidupnya jadi sejahtera? Dengan BLT
> apakah kesehatan, pendidikan dan ekonomi RAKYAT Yang JADIKAN KITA
> WAKIL RAKYAT hidupnya jadi lebih terjamin?
>
> Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat, tanggal 11 Juni 2013
> BPK menyampaikan laporan keuangan di Sidang Paripurna. Saya ada di
> sana. Apakah kalian hadir? Kita sama-sama mendengar alangkah hebatnya
> indikasi "perampokan uang rakyat" tahun 2012. Termasuk ratusan triliun
> keuntungan dari sektor hulu yang entah ke mana mengalirnya karena
> digunakan tanpa melalui mekanisme pembahasan APBN.
>
> Kita sama-sama mendengar "raibnya" puluhan Triliun bansos, tak jelas
> pertanggungjawabannya. Tidakkah ada keinginan kita yang punya tugas
> "budgeting" untuk bongkar tuntas laporan tersebut. Tidakkah kita
> tergelitik untuk mempertanyakan kenapa bisa terjadi Dewan Perwakilan
> Rakyat TIDAK TAHU sekitar 38 Triliun UANG RAKYAT DIBAYARKAN UNTUK
> KEANGGOTAAN INDONESIA di IMF?
>
> Perlukah keanggotaan itu untuk rakyat. Dengan uang sebanyak itu berapa
> beasiswa bagi siswa miskin bisa disalurkan. Berapa sekolah bisa
> diperbaiki. Dengan uang sebanyak itu 240 juta rakyat bisa jadi
> penerima Jamkesmas.
>
> Ada apa dengan kita? Silakan tanya diri kita masing-masing betulkah
> keuangan negara bermasalah gara-gara subsidi BBM? Pernahkah kita
> bertanya, berapa uang rakyat per hari, per minggu, per bulan, per
> tahun yang terkumpul dari membeli BBM di SPBU-SPBU?
>
> Mengapa seolah-olah rakyat hanya jadi beban. Opini yang terus
> dikembangkan seolah-olah rakyat gerogoti APBN untuk hal-hal yang tidak
> perlu. Bukankah sebagai wakil rakyat kita juga tahu: RAKYAT BELI BBM,
> TAK ADA BBM GRATIS. Sekali-kali sepertinya harus disampaikan kepada
> rakyat berapa sesungguhnya keuntungan dari penjualan BBM (termasuk
> yang dibeli rakyat).
>
> Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat, ada apa dengan kita?
> Kalau pun butuh tambahan dana untuk program-program yang kalian sebut
> kerakyatan, kita juga sama-sama tahu ada solusi lain mencari sumber
> pendanaan, (SAL, SBN, Penghematan dan realokasi anggaran di
> kementerian dan lembaga).
>
> Kita juga sama-sama tahu, kalau BBM Naik, ongkos transportasi naik,
> biaya produksi naik, harga-harga pasti naik, sementara PENGHASILAN
> RAKYAT TIDAK NAIK. Itu yang pasti terjadi di daerah pemilihan saya.
> Bagaimana dengan di daerah pemilihan anggota dewan lain?
> (Jangan-jangan hanya terjadi di daerah pemilihan saya)
>
> Anggota dewan yang terhormat, kita semua tahu, besok (hari ini) 17
> Juni 2013 adalah Paripurna persetujuan APBN-P 2013. Kalau kita ikut
> maunya pemerintah SUBSIDI BBM hanya 6 T berarti KITA SETUJU HARGA BBM
> NAIK. Kalau kita alokasikan SUBSIDI BBM 48 T artinya KITA TIDAK SETUJU
> HARGA BBM NAIK.
>
> Malam ini kita punya waktu merenung bersama, betulkah keinginan
> sebagian besar dari kita KURANGI SUBSIDI BBM BETUL-BETUL KARENA
> PERTIMBANGAN UTK MENYELAMATKAN EKONOMI RAKYAT ataukah karena ada dari
> KITA JADI BAGIAN DARI KONSPIRASI SISTEMATIS AKAL-AKALAN KELABUI RAKYAT
> UNTUK SELAMATKAN EKONOMI DIRI SENDIRI YG BUTUH DANA UNTUK PEMENANGAN
> 2014?
>
> Selamat Merenung, merenungkan dan putuskan apakah besok KITA akan
> memposisikan diri sebagai WAKIL RAKYAT atau PENIPU RAKYAT!
>
> Tol Cikampek KM 53, 16 Juni 2013
>
> Salam Juang
>
>
> http://www.merdeka.com/politik/surat-terbuka-rieke-kita-wakil-rakyat-atau-penipu-rakyat.html
>
> *Salam dan Terima Kasih,*
> *Dedi Suryadi*
>
>
>
> _____________________________________________________________________________
>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
> Berani Bertindak Dan   *****
>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
>
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for
> The Others" (Hadith by Bukhari)
>
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
> ".....*****
>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke