Aslm wr wb. Utk mak reflus, ambo tertarik membahas point 3 tentang pembinaan 
UMKM rang awak.

Sebagai salah satu pelaku usaha UMKM yg telah jadi binaan Dinas Perindustrian 
dan Perdagangan Agam dan Sumbar, kesulitan soal permodalan alun  jadi masalah 
utama walau masuak skala prioritas.

Masalah pelaku UMKM di ranah ko, yg taraso dek ambo adalah kesulitan 
"memasarkan produk" yang dihasilkan tentu sajo dengan harago yang ma untuangkan.

Sebagai ilustrasi, ambo mamproduksi karupuak ubi dengan merk dagang "RIMA". 
Punyo sertifikat halal dari MUI Sumbar dan izin produksi PRT dari Disperindag 
Sumbar. 

Kalau lai singgah ka Christine Hakim, Sherly, Silungkang (dakek RTH imam 
bonjol)  atau Mahkota, yang merupakan pusat oleh2 khas Minang di kota Padang, 
produk ambo tu lai tapajang di salah satu bagian di etalase mereka... Rutin 
sakali saminggu ambo mamasuak barang ka mereka sakaruang goni (isi 100 pcs)

Samantaro, ambo ndak bisa manjua ka tangah balai, karano harago jual indak 
rancak, bahkan mambuek sumangaik patah.. Harago dipijak dek toke nan ado... 

Ambo malatak an ka mereka dgn harago pokok Rp4 ribu sabungkuih dgn barek 1 ons. 
Di Sherly dijua Rp6 ribu samantaro di tigo tampek nan lain, labiah dari itu. 
Katiko dijua ka tangah balai, elok se ditawar Rp1.800 sampai Rp2.500 paliang 
maha dek toke... 

Iko realitas yang dihadoik mayoritas pelaku UMKM di ranah ko.. Dek urang awak 
tasabuik "samo urang panggaleh," baa kok sinergisitas yang dibangun tu adolah 
jaringan bisnis.. 

Iko labiah pas dengan analogi, indak mambari ikan tapi ma agiah an kail.

Ciek lai nan paralu di ingek, kok mambayia iyo kontan. Tarimo barang, uang 
dibaok pulang dek pelaku UMKM. 
Ijan sinergisitas takah toko Mahkota pulo yang ka dipakai. Alah 2 kali barang 
masuak, yang pertamu sajo nan di bayar.. katiko pasanan nan katigo masuak baru 
dilunasi nan ka duo, baitu sataruih nyo. Iko samo se mambunuah UMKM. 

Imran mangindo kayo, 37, asa Baso, Agam 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Reflusmen Ramli <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 22 Jun 2013 22:06:35 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: [email protected]<[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: OOT : Membangun Nagari : Potensi Dana Triliuyunan

WNS 
Dalam ide ini, pengelolaannya dilakukan secara profesional dimana pegawainya 
dapat gaji yang sangat memadai. 

Membayar zakat yang disisihkan setiap bulan mudah dilakukan. Untuk pegawai yang 
gajinya dibayarkan melalui rekening Bank, tinggal memberikan Standing 
Instruction kepada Bank agar zakat gajinya di debet dari rekeningnya untuk 
ditransfer ke Rekening Yayasan.

Tarimo kasih telah mendukung ide ini.
Salam.

Reflus.

Sent from my iPad

On 22 Jun 2013, at 17:53, wannofri samry <[email protected]> wrote:

> Salam, 
> Ide yang sangat baik Pak Reflus, sangat rasional. Tinggal mengumpulkan 
> orangnya yang mau dan mekanismenya,  aya pikir setipa zakat disisihkan tiap 
> awal bulan sebanyak Rp.5000-10000 sudah luar biasa.
> 
> Salam,
> WNS.Luhak Limopuluah Koto
> 
> 
> -- 
> .
> 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke