Kato 'dipantak labah'/lawah ko kasa di Piaman. Pakai istilah 'disangek....'. Kalau ka mangaluakan kato2 yang bernada kesal juo, pakai kato ANTAK. "Diantak madu Konco Jepe ko mah! Lah batumbuang waden mananti e di Simpang Bayua ko, indak juo mancogok wee doh! Lah kapiradan ikua den!" Salam, Suryadi
________________________________ Dari: Sjamsir Sjarif <[email protected]> Kepada: [email protected] Cc: [email protected] Dikirim: Selasa, 25 Juni 2013 4:38 Judul: Re: Re: Bls: Re: [R@ntau-Net] OOT?==>Antaro Palampuang Si Jupe Jo Kanciang Si m.m. Nama Nan Kurang ba-ABS-SBK? Kato "pantak lawah" memang lai tadanga di kampuang lain saroman di Ampek Angkek Bukittinggi dan panggunaannyo memang dalam konteks nan samo, Biasonyo tadanga dari ucapan urang padusi, alun panah ambo mandanga waktu ketek ucapan tu dipakai urang laki-laki. -- MakNgah -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
