Iko lah nagari awak, setiap urang bebas mangecek biapun itu jauah dari
kompetensi no. Ko ulama lah jadi ahli minyak pulo, kecek si anu, pandapek si
anu.

Kalau kecek si anu tu salah tantu ulama gadang awak ko lah sato salah pulo,
kalau itu fitnah tantu lah sato pulo.

Aqua se kini lah labiah dari 2000 rupiah saliter, apo bbm ko mambuek no samo
jo manyauak aia aqua tu.

Ko ado pulo berita dari urang nan paliang acok manulak naiak no BBM (Kwik
Kian Gie), tapi kini lah mulo realistis nampak no.

 

Tan Ameh (54+)

 

 

Senin, 24/06/2013 03:02 WIB 

Kwik Kian Gie Nilai Kenaikan Harga BBM Wajar 

Ray - detikNews

Description: http://openx.detik.com/images/1x1.gif

 

Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Kwik Kian Gie mendukung
kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi. Kwik beralasan,
selain harga BBM saat ini terlalu murah, naiknya harga BBM tersebut
memungkinkan Indonesia memiliki surplus lebih tinggi untuk membiayai
pembangunan.

"Harga BBM sebesar Rp 4.500 itu terlalu murah. Masa BBM lebih murah dari
harga satu botol air mineral atau satu botol bir?" kata Kwik melalui siaran
pers yang diterima detikcom, Minggu (23/6/2013).

Kwik mengatakan, berdasarkan Pasal 33 UUD 1945, ada tiga faktor yang menjadi
pertimbangan untuk menaikkan harga BBM. Pertama, kepantasan atau kepatutan.
Kedua, daya beli masyarakat. Ketiga, nilai strategis. Menurutnya, jika
dilihat dari segi daya beli masyarakat, harga Rp 6.500 per liter masih
tergolong wajar.

"Saya yakin harga itu masih bisa dijangkau." katanya.

Pemerintah pada Jumat (21/6) lalu telah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM
bersubsidi, dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter untuk premium.
Sedangkan untuk solar dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 per liter.

Untuk mengurangi dampak kenaikan BBM tersebut, pemerintah menyalurkan
Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem) sebesar Rp 150 ribu perbulan
kepada warga miskin di seluruh Indonesia. Pembagian Balsem dilakukan secara
berkala selama 4 bulan sejak penyesuaian harga BBM. Balsem tersebut
menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 6 triliun yang pembagiannya
berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan pembagian
Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLSM) kali ini jauh lebih baik dibanding
bantuan yang diberikan sebelum-sebelumnya. Dia juga mengatakan pemerintah
sudah menyiapkan mekanisme mengantisipasi melonjaknya harga bahan makan di
pasaran.

"Memang wajar jika memasuki Ramadan komoditas tertentu, seperti cabai,
mengalami kenaikan. Tetapi kita jamin, jika sudah di luar kewajaran, kita
siap intervensi. Caranya dengan memberdayakan berbagai elemen BUMN, misalnya
operasi pasar, pasar murah, dan lain-lain. Kita siapkan 3 juta ton beras,"
katanya.


Simak aneka berita penting dan menarik hari ini di "Reportase Sore",
pkl.16.30 Wib hanya di TRANS TV

(jor/rna)

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Dedi Suryadi
Sent: Tuesday, June 25, 2013 23:53
To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT: Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin, MA menyatakan
bahwa kebijakan menaikkan harga BBM adalah sebuah kezaliman

 

Mak Ajo Duta jo Pak Suryadi di Balando,



Kalau dibandiangkan jo pendapatan urang sinan, dibandiang jo harago bensin
di siko jo penghasilan urang siko, mungkin ndak sabara dek urang sinan doh
ndak Mak / Pak...?




Salam dan Terima Kasih,

Dedi Suryadi

 

Description: Image removed by sender.

 

____________________________________________________________________________
_

                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
----------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------
----------------------------

         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)

----------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------

****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan
Mengasihimu...".....*****

                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

 

Pada 25 Juni 2013 18.49, ajo duta <[email protected]> menulis:

Di Amrik lk $1/liter




On Tuesday, June 25, 2013, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote:
> Pak Dedi, ambo indak lo paham urusan minyak ko jadi paralu info nan jaleh
sumbernyo supayo ado pertanggungjawabannyo. Ibo awak kok timbul konflik di
masyarakat dek opini-opini sajo.
>
> ---
> Ahmad Ridha
>
> On Jun 25, 2013 11:24 PM, "Dedi Suryadi" <[email protected]> wrote:
>>
>> Pak Ahmad Ridha,
>>
>> Kalau di lihat di web numbeo tu, nampaknyo tu hargo eceran..
>> samantaro yang diartikel tu, adolah hargo per metrik ton nyo...mungkin
sajauh tu bana haragonyo beda ndak..?
>>
>> Salam dan Terima Kasih,
>> Dedi Suryadi
>>
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>  
>  
>

-- 

Wassalaamu'alaikum

Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),

1947, suku Mandahiliang,

Gasan Gadang, Pariaman.

Virginia-USA

------------------------------------------------------------

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


<<image001.gif>>

<<image003.jpg>>

Kirim email ke