Assalamu'alaikum Pak Saaf, untuk menambah-nambah dim,
usulan saya dua: pertama, soal penelantaran aset/harta pusako di ranah. di satu sisi, mungkin dimaksudkan untuk menghindari konflik, namun penelantaran itu pun bukan langkah yang rancak dan bisa jadi masuk kategori "tidak pandai bersyukur". karena bagai buah simalakama, tentu perlu terobosan dalam hal ini. kedua, soal aplikasi warisan pendidikan surau di masa kini, khususnya pendidikan tingkat dasar, mengingat surau mungkin salah satu warisan terbesar ranah yang semakin ditinggalkan. itu saja, semoga berkenan wassalam erwin z (hampir 36) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
