Assalamualaikum ww Sanak di Ranytaunet n a h Memang hampir di semua kelurahan di DKI Jakarta terjadi perubahan. Bagaimana persisnya tergantung inisiatif lurah masing masing. Tidak pelak lagi ini adalah pengaruh Jokowi/Ahok yang sering 'blusukan' ke unit2 kerja dibawahnya. Lurah yang tidak mau berubah meningkatkan pelayanan , jabatannya akan dilelang. Akibatnya lurah berlomba berinisiatip membangun citra dan memperbaiki tidak hanya pelayanan kepada warga tapi juga mental pegawainya. Sudah banyak sekarang pegawai di kelurahan keurahan yang tdk mau lagi terima duit. Di kelurahan kediaman saya juga demikian. Mereka sudah punya standar waktu untuk setiap pelayanan. Jadi pengaruh Jokowi sudah terasa menetes kebawah, Jokowi jadi contoh bagi aparatnya sampai ke tingkat terbawah. Jokowi yang krempeng itu , orangnya suka senyum tapi tidak segan segan memecat dan mengganti pegawainya yang tidak becus. Mudah2an pemimpin lainnya mau belajar dari Jokowi.
Wassalam Dunil Zaid , 70, Kampung Ujuang Pandan Parak Karambia, Padang. 2013/6/29 Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]> > Bukan main. Saya percaya pelayanan yang baik itu juga terjadi di semua > kelurahan, pak Jacky. Nyata benar bedanya bila pemimpinnya merakyat. > > Wassalam, > SB. > > Sent from my iPad > > On Jun 28, 2013, at 6:22 AM, Jacky Mardono Tjokrodiredjo < > [email protected]> wrote: > > Saya teruskan kisah orang yang sekampung dengan saya yang ada urusan > disalah satu Kelurahan di DKI. > Kalau kisah ini benar semoga diikuti oleh daerah lain. > > WASS > Jacky Mardono > > > ------------------------------ > ** > > > > http://jakarta.kompasiana.com/layanan-publik/2013/06/25/kaget-pelayanan-kelurahan-dki-sudah-berubah-571806.html > Kaget, Pelayanan Kelurahan DKI sudah Berubah > Oleh: Dwi M <http://m.kompasiana.com/dwim> | 24 June 2013 | 22:34 WIB > Terakhir kali saya mengurus administrasi di kantor kelurahan, kira-kira > sudah lewat satu tahun lalu. Waktu itu ada panggilan untuk mengambil e-KTP. > Rasanya malas sekali meninggalkan pekerjaan untuk berdesak-desakan, dan > berpanas-panasan di kantor kelurahan. Banyak waktu terbuang sia-sia untuk > menunggu dokumen yang sedang dikerjakan oleh staff kelurahan di wilayah > Jakarta Timur ini. Kalau tidak terpaksa sekali sih, saya memilih untuk > tidak pernah datang ke tempat yang namanya kantor kelurahan. > Tapi siang ini saya harus kembali ke kantor kelurahan Cililitan dengan > terpaksa. Masalahnya, anak saya yang bersekolah di SMP Depok akan > melanjutkan ke SMA Negeri Depok. Dan ada kebutuhan melegalisir Kartu > Keluarga untuk pendaftaran di sekolah nanti. Ya sudah, tekad sudah > dibulatkan untuk mengantri lagi berdesakan dan berpanas-panasan di kantor > kelurahan. Namanya juga sayang anak. > Saya memarkir mobil di parkiran kantor kelurahan Cililitan yang relatif > sepi. Pintu tertutup semua, hanya ada satu orang sedang duduk di luar di > bangku teras. Pikiran saya yang negatif sudah langsung menghakimi, “Ini > pasti staff kelurahan sudah kabur makan siang semua, urusan bakalan jadi > lama deh”. Orang yang duduk di luar tadi tadi, mempersilakan saya masuk ke > pintu itu. Maka saya buka pintu dan masuk ke dalam. > Begitu masuk, saya langsung terpana. Di dalamnya suasana dingin ber-AC. > Saya sempat bingung. Ini kantor kelurahan, atau Bank Swasta sih ?. Ada 4 > petugas kelurahan berbaju resmi duduk di belakang meja seperti meja > Customer Service bank, semuanya wanita. Yang paling ujung kiri, bekerja > dengan laptop. Ada seorang staff kelurahan yang tersenyum pada saya, dan > kursi di depannya kosong. Langsung saya duduk disitu. Saya sungguh masih > bingung. Mana loket tempat mengurus surat-surat seperti biasa ?. Mana > tukang ketik yang biasa sibuk ketak-ketik seperti kelurahan pada umumnya ?. > Ada sekitar 4 orang tamu duduk di ruang tunggu, tapi tidak mirip orang > mengantri. > Ibu yang tersenyum tadi langsung melayani saya. Foto Copy Kartu Keluarga > saya langsung dicap dan ditulis-tulis, dan dimasukkan buku registrasi. Kami > mengobrol ngalor-ngidul, dia bertanya kenapa anak saya tidak sekolah di DKI > Jakarta saya, kan bagus ? Lalu anak saya apakah tinggal dengan nenek-nya di > Depok ?, dan sebagainya. Prosesnya cuma 3 menit. Yang luarbiasa, tiba-tiba > ada seseorang yang mungkin Lurah Cililitan duduk di samping saya dan > menandatangani fotocopy Kartu Keluarga saya. Beres. Total waktu cuma 4 > menit. Semua lembar tadi diserahkan kepada saya yang masih kaget. > Lho, ini beneran sudah selesai ?. Dari rumah tadi saya sudah siapkan waktu > sekitar 3 jam untuk mengurus legalisir Kartu Keluarga ini, tapi sekarang > cuma dilayani 4 menit saja di tempat yang dingin dan mirip kantor Bank > Swasta ini. > Lalu saya salaman dengan ibu tadi sambil memberi salam tempel 2 lembaran > rupiah. Saya memberi uang ini bukan untuk menyogok, sebab pekerjaan sudah > selesai. Tapi lebih kepada kepuasan dan terima kasih. Ibu itu mengatakan, > “Wah bapak saya beri kupon ya pak. Sebab bapak sudah memberikan uang kepada > saya”. Saya heran, kupon apaan ?. Dia menyobek 2 lembar kupon. Ternyata itu > adalah kupon amal untuk sebuah panti asuhan. Ternyata uang saya akan > dihibahkan lagi untuk anak-anak yatim yang tertulis di kupon itu. Saya jadi > tambah kagum lagi dengan kantor kelurahan ini. Hati yang tadinya kesal > karena berpikir akan antri lama di kantor kelurahan, sudah diubah menjadi > kepuasan yang tak terhingga atas pelayanan kantor kelurahan Cililitan ini > yang tidak lebih dari 5 menit. > Sepanjang perjalanan pulang, di dalam diri saya tumbuh yang namanya sebuah > harapan. Tadinya saya sudah apatis melihat negara dan bangsa Indonesia. > Tidak mungkin mental bobrok pejabat dari atas sampai bawah bisa diubah. > Namun sejak gubernur yang baru memimpin Jakarta, perlahan-lahan Jakarta > berubah melayani warganya. Hati saya rasanya puas dan gembira sekali. > Harapan baru tumbuh untuk Jakarta yang baru, dan juga nanti menyongsong > Indonesia baru. > Lewat blog Kompasiana ini saya menitipkan terima kasih untuk pak Jokowi, > pak Ahok dan juga pak Lurah Cililitan beserta staf-stafnya. Saya yakin di > kelurahan lain di DKI Jakarta juga sudah berubah baik seperti Kelurahan > Cililitan. Berubah untuk melayani warga Jakarta. > Sekarang, datang ke kantor Kelurahan sama mengasyikkan seperti datang ke > kantor cabang bank Swasta. Selamat datang Jakarta baru. > > > __._,_.___ > Reply via web > post<http://groups.yahoo.com/group/banyumas/post;_ylc=X3oDMTJxMGhkYnE5BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDYyOTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzkzOTQ2BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTM3MjQyMjE1Mg--?act=reply&messageNum=93946> > Reply > to sender > <[email protected]?subject=Re%3A%20Bls%3A%20%5Bbanyumasan%5D%20Share%20Berita%20Bagus> > Reply > to group > <[email protected]?subject=Re%3A%20Bls%3A%20%5Bbanyumasan%5D%20Share%20Berita%20Bagus> > Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/banyumas/post;_ylc=X3oDMTJldmJ1ZWNmBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDYyOTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTM3MjQyMjE1Mg--> > Messages > in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/banyumas/message/93944;_ylc=X3oDMTM2dTVkcXNkBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDYyOTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzkzOTQ2BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTM3MjQyMjE1MgR0cGNJZAM5Mzk0NA-->(2) > Recent Activity: > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/banyumas;_ylc=X3oDMTJlbnBmcjEwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDYyOTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTM3MjQyMjE1Mg--> > --------------------------------- > http://www.flickr.com/photos/banyumas > Foto kegiatan milis http://photos.groups.yahoo.com/group/banyumas/lst > Untuk keluar dari milis ini, kirim email kosong ke : > [email protected] > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkZGNsZzdvBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzEwMDYyOTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMzcyNDIyMTUy> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=Change%20Delivery%20Format:%20Traditional>, > Daily > Digest<[email protected]?subject=Email%20Delivery:%20Digest>• > Unsubscribe <[email protected]?subject=Unsubscribe> • Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> • Send us Feedback > <[email protected]?subject=Feedback%20on%20the%20redesigned%20individual%20mail%20v1> > . > > __,_._,___ > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
