السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sanak-sanak di palanta yth.
Berikuik berita nan menggembirakan untuak dibaco sadang awak manunaikan ibadah 
puaso.
Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg


RABU, 10 JULI 2013 | 07:22 WIB

Pemain Muslim Mengubah Liga Inggris
TEMPO.CO, London - Selebrasi gol Demba Ba memang unik. Ketimbang bersorak 
jejingkrakan, penyerang Chelsea itu bersujud syukur di lapangan hijau. Bintang 
asal Senegal itu melakukannya sejak Februari 2012, saat membela Newcastle 
United. Di klub lamanya itu, dia malah bisa sujud berjemaah bareng rekan 
senegaranya, Papiss Cisse.

Selain Ba dan Cisse, saat ini terdapat 38 pemain muslim lain di Liga Primer 
Inggris, termasuk Edin Dzeko dan Yaya Toure di Manchester City serta Nicolas 
Anelka di West Bromwich Albion. Jumlah pemain muslim melonjak jauh ketimbang 
saat pertama liga bergulir, pada 1992. Waktu itu cuma ada Nayim di Tottenham 
Hotspur yang beragama Islam. Penyebabnya adalah meningkatnya jangkauan pencari 
bakat, dari kawasan elite di Paris sampai desa terpencil di Afrika Barat.

Sudah pasti 40 muslim itu membawa perubahan di Liga Inggris. Mereka, meski 
tidak semuanya, menuntut klubnya untuk membantu mereka menunaikan syariat 
Islam. Dari makanan halal dan minuman non-alkohol, jeda latihan untuk salat, 
sampai pemisahan tempat sewaktu mandi. 

Tindakan mereka juga membuat Liga Inggris berubah. Pada Mei 2012, Yaya Toure 
menolak penghargaan man of the match di laga City melawan Newcastle dan 
menyerahkan botol sampanye--simbol gelar tersebut--kepada rekannya, Joleon 
Lescott. "Saya tidak minum ini karena saya muslim, kamu saja yang simpan," kata 
bintang 30 tahun asal Pantai Gading itu. Sejak itu, panitia liga menghapus 
botol sebagai lambang man of the match¬ dan menggantinya dengan piala mungil.

Pada bulan Ramadan--yang tahun ini berakhir pada 7 Agustus, 10 hari sebelum 
liga bergulir-- tuntutan tersebut bertambah. Periode tanpa makan dan minum 
sampai 18 jam membuat klub khawatir pemain muslim tidak akan optimal selama 90 
menit di lapangan. Kebanyakan klub meminta pemainnya tidak berpuasa. Abou Diaby 
sempat mendapat permintaan serupa itu di Arsenal. "Tapi mereka paham Ramadan 
merupakan masa istimewa bagiku, jadi mereka memberi izin," ujar gelandang 27 
tahun ini.

Ba segendang sepenarian. "Setiap kali manajer menggerutu soal puasa, saya 
selalu bilang, 'Kalau performaku tetap bagus, mainkan aku. Kalau jelek, 
turunkan aku ke bangku cadangan. Sederhana saja’," kata pria 28 tahun itu. 

Banyaknya pemain muslim yang taat seperti Ba membuat klub dan pelatih Liga 
Inggris mau tak mau harus menyesuaikan diri. Newcastle, misalnya, yang memiliki 
tujuh pemain muslim, baru saja menyediakan ruang khusus untuk beribadah para 
pemainnya sebelum berlaga. “Kami menjaga pemain kami, juga latar belakang 
agamanya,” ucap Alan Pardew, pelatih klub itu. “Agama memiliki arti penting 
bagi sejumlah pemain kami.” 

BBC | MIRROR| REZA MAULANA


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke