Sato lo sangenek, Dari kalaih 5 SD sampai klas 1 SMA (taun 68 – 74) dulu dikampuang daerah Banuhampu, dek urang gaek diagiah dek urang gaek mangelola sapetak sawah. Dek sawah ko lai agak gadang bisa ba macam2 nan di tanam, lobak sawi, kacang panjang, lado, tomaik, antimun dll.
Duo kali saminggu subuah sangaik ambo bagurabak mambaok asia parak cako tu ka “pasar tradisional” alias Pakan Padang Lua nan ari pakan no tiok ari Kamih jo ari Minggu. Mulo2 tantu di kawani dulu dek rang gaek, diajai no baa caro mamantau arago, ago maago ju urang nan ka mambali biaso no pedagang pengumpul nan kadibao no ka Pakanbaru. Lah bara kali di kawani sudah tu paja ketek ko lah bisa surang bagurabak jo maadok I pambali2 tu. Laku asia parak tajua, lah wakatu no pulo malapeh salero makan katupek, pical dll. Wakatu itu Pakan Padang Lua alun sarami kini bana li. Dari kalaih 5 SD tu lah ndak pernah lai mintak balanjo ka urang gaek, apo lai kudian ditambah pulo jo mamaliaro ayam jo itiak, puluhan talua pulo asia no tiok ari. Wassalam Tan Ameh (54+) From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Zaid Dunil Sent: Friday, July 12, 2013 10:55 To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Cerita Ke Pasar (Pagi) Tradisional Sanak Jepe ,... Ambo iyo sajak ketek ketek ala jadi karajo ambo babalanjo ka pasa untuak keperluan hari2. Kini ala kapalo tujuah, masih hobby ka pasa tradisional tu. Bedanyo kini ambo kapasa tu nan paliang acok mambali bumbu bumbu untuak masakan ikan hasil ambo papeh. Jadi di freezer harus selalu ado bumbu untuk masakan Toco (Toco , lado mudo karitiang , lado kutu hijau ,bawang merah , bawang putiah , patai , rimbang, asam jao , langkueh , daun jeruk, daun salam, karupuak jangek tawar, Baitu juo bumbu untuak pangek padeh, (Bumbu asam padeh nan ala jadi , sambuang /kincuang, asam kandih , daun kunyik). Kalau alah lamo indak mamapeh berati indak ado ikan gurameh di Freezer, tapasolo bali ikan sekalian. (Ikan kue , atau gambolo , atau gambolo aceh/tude) itu ikan lauik nan lamak di ambo untuak buek toco atau di buek pangek padeh. Kalau alah taragak pulang ka Padang , pulanglah dulu . Paralu tu , pulang tu obat rindu Wassalam Dunil , 70. 2013/7/11 <[email protected]> Ingat Ikan Mungkuih, ingat lokan, ingat puyu, ingat ke pasar tradisional, ini sedikit cerita ringannya, selamat membaca dunsanak palanta RN, sambil menikmati kolak habis taraweh *** Cerita Ke Pasar (Pagi) Tradisional Saya termasuk yg punya hobby juga setiap akhir pekan ke pasar pagi (tradisional), ketika bekerja dan berdomisili di Padang lebih 3,5 tahun (2001-2004) pasar pagi favorit saya adalah pasar tabiang (simpang jalan ke lubuk minturun) dan pasar pagi Lubuak buayo(hari minggu pasarnya). Yang menarik hati itu adalah berburu ikan air tawar lubuak minturun yang bernama ikan mungkuih dan satu ℓągȋ̊ ikan rawa liar. (tabek), ikan puyu (betok),kedua ikan ini memang jarang didapat saat ini , ikan mungkuih tergantung musim juga jika musim kemarau dan air sungai cukup jernih cukup banyak didapat oleh masyarakat tapi kalau musim hujan yang membuat air sungai keruh ikan mungkuih hilang bertebaran entah kemana di sungai itu.Kalau ikan puyu nasib2an juga dalam jumlah yang terbatas dijual oleh pedagang di pasar. Kedua ikan ini menurut saya rasanya sangat khas, unik dan gurih cukup digoreng balado merah atau balado hijau saja, tapi ikan mungkuih bisa juga dibuat palai (pepes) ala urang darek , maksudnya tanpa parutan kelapa tapi dengan cabe giling yang halus seperti pasta yang menyelimuti ikan mungkuih dengan segala bumbu lalu dibungkus daun pisang bisa dikukus setelah itu di bakar sampai kering atau cukup disantap setelah dikukus dengan balutan cabe yang sedikit basah...mantapp pedas hentakannya rokenrol banget seperti lagu lawas the beatles yang berjudul "twist and shout"..wahhh bikin lidah bergoyang tak terkendali..menggelinjang (twisting) euyyy..kemon..kemon baibeh pokok ke :-) Biasanya sebelum pulang dari pasar pagi tersebut istri saya kala itu pasti bilang "jangan lupa timun kuriak dan petai lubuk Minturun yang boneh dan manis2" Ehhh kalo yang dua ini mah gak perlu diingetin, sudah otomatis saja saya akan berburu dan membeli timun kuriak dan petai sangat pas buat diulam dengan menu pepes atau puyu balado ijau atau palai. Satu ℓągȋ̊ incaran saya lokan manggrove (parak nipah) yang banyak dijual one-one di lubuak buayo sudah dibersihkan dan direbus dijual dalam takaran gelas berkaki belimbing, kalau yang paling nikmat banget di sate tapi sebelumnya disinggang dulu dengan bumbu gulai santan pekat lalu setelah matang ditusuk dengan lidi dan dibakar sambil dipacak-pacakan pati bumbu yang tersedia.. Ya ampun pengen banget euyyy...kangen aku ingin pulang ke Padang Salam-Jepe Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
