Dunsanak sa Palanta n.a.h.,

Aneh bana rasonyo dek ambo, kalau komentar Kepala Pusat Kurikulum dan
Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Ramon
Mohandas, HANYA sebatas “Kami akui, hukuman buat penerbit nakal masih
lemah”.  Padahal carito-carito berbau pornografi yg masuak dalam buku
pelajaran anak sakolah ko alah acok tajadi. Dima latak tangguang jawab
pemerintah ?. Tapi, dugaan ambo, secara umum, banyak dari pejabat ko nan
indak peduli dengan masa depan bangsa ini.

Ado pulo ciek lai, kenyataan yg seperti "dimaklumi" oleh pejabat tsb :
" “Jadi penerbit langsung ke sekolah-sekolah terus mengiming-imingi
sejumlah kompensasi,” ucap Ramon. Mestinya, ucap dia, para guru
memperhatikan konten isi dulu sebelum sepakat untuk menggunakan."

Jadi, ternyata kalau disekolah sekolah ada buku lain selain buku BOS,
dimana murid murid seperti "dipaksa" untuk membelinya, itu ada iming iming
nya dari penerbit.

Iyo bana cilako.....

Marindo Palar
Laki2 - 52 thn
Suku: Tanjuang
Kampuang : Kuraitaji - Piaman
Domisili : Bogor


Pada 12 Juli 2013 06.49, <[email protected]> menulis:

> Sanak2 sapalanta yth.
> Marilah kito samo2 manjago spy nan tajadi di Bogor indak taulang baliak.
> Salam
> FMNS
> L65bdg
>
> KAMIS, 11 JULI 2013 | 06:53 WIB
>
>
> Muatan Porno di Buku SD, Sanksi ke Penerbit Lemah
> TEMPO.CO <http://tempo.co/>, Jakarta--Kementerian Pendidikan dan
> Kebudayaan mengakui jika pemerintah belum mampu memberikan sanksi tegas
> kepada penerbit buku pelajaran yang nakal. Menurut Kepala Pusat Kurikulum
> dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Ramon Mohandas
> inilah yang menyebabkan penerbit nakal tak jera memasukan materi yang tak
> sesuai dengan pelajaran.
>
> “Kami akui, hukuman buat penerbit nakal masih lemah,” kata Ramon ketika
> dihubungi Rabu, 10 Juli 2013. Pernyataan Ramon ini menanggapi keluhan
> beradarnya buku pelajaran bermuatan materi porno di mata pelajaran Bahasa
> Indonesia untuk Kelas VI yang digunakan oleh sejumlah SDN di Kota Bogor.
>
> Ramon menuturkan sudah melihat cerita yang dimaksud. Dia mengatakan buku
> tersebut bukan buku resmi yang diwajibkan melainkan buku pengayaan. Buku
> itu melewati proses penilaian layak atau tidak.
>
> “Jadi penerbit langsung ke sekolah-sekolah terus mengiming-imingi sejumlah
> kompensasi,” ucap Ramon. Mestinya, ucap dia, para guru memperhatikan konten
> isi dulu sebelum sepakat untuk menggunakan.
>
> Ramon mengatakan, ke depan perlu ada sanksi yang tegas untuk penerbit
> nakal agar menimbulkan efek jera. Menurut dia, DPR RI saat ini sedang
> menggodok Rancangan Undang Undang Perbukuan yang salah satu isinya tentang
> sanksi terhadap penerbit nakal.
>
> Untuk Kurikulum Pendidikan 2013, Ramon menuturkan semua buku berasal dari
> pusat. Sekolah boleh menyediakan buku pengaya asal isinya lebih baik
> dibanding buku induk. “Buku induk itu hanya standar minimum,” ucap Ramon.
> Buku pengayaan itu harus melewati penilaian di dinas pendidikan setempat.
>
> Sejumlah orang tua siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor mengeluhkan
> beradarnya buku pelajaran bermuatan materi porno dalam cerita berjudul
> "Anak Gembala dan Induk Srigala" di mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk
> Kelas VI yang digunakan oleh sejumlah SDN di Kota Bogor
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>


-- 
*


Terimakasih,
**Salam/Best Regards/**Freundliche Grüße
**Marindo Palar*
Laki-Laki 52 tahun
Suku: Tanjuang
Kampuang: Kuraitaji - Piaman
Domisili : Bogor

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke