Pak Zaid dan sanak2 sa palanta yth.
Tarimo kasih banyak infonya pak Zaid. Memang sukses kalimo urang itu patuik 
memberi sumangaik jo inspirasi ka rang mudo2 kito.
Semoga batambah banyak nan sukses
Salam
FMNS
L65bdg

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Zaid Dunil <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 21 Jul 2013 15:35:23 
To: Rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Untuk inspirasi bagi Rang Mudo ;

Sanak di palanta  n a h

Berikut ini sepotong cuplikan yg mungkin berguna sebagai pembanmgkit
semangat , setidaknya sebgai informasi.

*Bisnis.com*, JAKARTA - Kontroversi bisnis ustadz Yusuf Mansur menyita
perhatian publik dan menjadi trending news sejumlah media cetak ataupun
online dalam pekan ini.

Sang ustadz akhirnya minta maaf dan mengakui kesalahannya dalam mengelola
dana masyarakat yang dikumpulkannya hingga mencapai Rp42 miliar.

"Ane [saya] ngaku salah. Makanya ane mau perbaiki. Jika OJK [Otoritas Jasa
Keuangan] meminta izin, Senin besok [22/7/2013] pagi-pagi ane datang,"
katanya dalam wawancara dengan *TV One* malam ini, Jumat (19/7/2013).

Ustadz ini memang kontroversial lantaran mengumpulkan dana masyarakat tanpa
izin dari pemerintah. Jemaah yang mengikuti pengajiannya diajak
berinvestasi secara syariah.

Jelas isu ustadz Yusuf Mansur yang dikenal dengan jargon wisata hati itu
mewarnai suasana ibadan puasa Ramadan umat Muslim kali ini.

Nah, mumpung kita (kaum Muslimin) sedang melaksanakan penyucian jiwa dan
raga, ada baiknya kita menengok keberhasilan dan kesuksesan saudara kita
yang seiman. Mereka ini mampu menyelinap di antara dominasi orang terkaya
Indonesia <http://www.bisnis.com/25-orang-terkaya-indonesia-versi-forbes>,
yang notabene pengusaha non Muslim.

Mari kita jadikan renungan di Ramadan ini, bahwa ternyata saudara kita
sesama Muslim juga bisa menjadi pengusaha sukses dan masuk dalam daftar 40
orang terkaya Indonesia.

Mereka ini benar-benar menjadi pengusaha yang kaya dengan pundi-pundi
triliunan rupiah setelah melalui proses panjang dan berliku penuh dengan
rintangan dan tantangan.

Mereka kaya karena sudi menempuh jalan 'halal' menuju kesuksesan, bukan
jalan 'haram' menuju kekayaan dengan memutar-mutar dana masyarakat.

Siapa saja mereka? Paling tidak ada lima pengusaha yang bisa dijadikan
bahan renungan dan menjadi panutan:

1. Chairul Tanjung

Chairul yang menyebut dirinya si Anak Singkong ini adalah pemilik usaha CT
Corp. Chairul yang dalam sejumlah kesempatan sering menyebut dan dengan
rendah hati menyatakan keberhasilannya adalah buah dari *human investment* yang
dia tanam. Bukan semata dibangun dari lobi-lobi bisnis yang instant dan
singkat demi cepat kaya.

Chairul Tanjung (CT) berada di posisi kelima dengan kekayaan US$3,4 miliar,
sekitar Rp33 triliun. Dia kini sejajar dengan bos Indorama  Sri Prakash
Lohia. Sebelumnya, CT berada di posisi 11.

2. Achmad Hamami

Pengusaha alat berat Achmad Hamami kini berada di posisi 16, turun dari
posisi 10. Dia termasuk sebagai pengusaha sukses dengan kekayaan mencapai
US$1,7 miliar, sekitar Rp 17 triliun.

Achmad Hamami adalah seorang pengusaha sukses yang berasal dari lulusan
Angkatan Udara Belanda pada 1960. Dia emilih meninggalkan karir militernya
dan kemudian memulai bisnis kecil-kecilan dengan membuka kursus matematika
di rumahnya untuk anak-anak.

Pada 1970 dia mendirikan PT Trakindo Utama untuk alat berat, sebelumnya dia
hanya menjadi agen Caterpillar. Tidak hanya itu saja, seiring dengan
berjalannya waktu, dari usahanya dalam mengelola PT Trakindo akhirnya
mendirikan  sebuah anak perusahaan demi mendukung bisnis Trakindo tersebut.
Anak perusahaan tersebut bernama PT Sanggar Sarana Baja dan PT Chandra
Sakti Utama Leasing. Kedua perusahaan tersebut dibangun pada tahun 1977 dan
1995. Karena itulah kini beliau memiliki aset kekayaan senilai US$ 1,7
miliar.

3. Garibaldi Tohir

Pemilik perusahaan batu bara Adaro Indonesia Garibaldi Thohir menjadi salah
satu 40 orang terkaya Indonesia. Sama seperti Achmad Hamami, posisi dia
turun dari peringkat 18 menjadi 28. Lelaki yang akrab dipanggil Boy Thohir
itu tercatat memiliki kekayaan US$1,5 miliar, sekitar Rp15 triliun.

Karier sukses Garibaldi Thohir sendiri dimulai pada tahun 1992 ketika
bergabung dengan PT Allied Indocoal, perusahaan batu bara yang berbasis di
Sumatra Barat setelah menyelesaikan pendidikannya di Northrop University,
Amerika Serikat, dan meraih gelar MBA. Pada 1997 disebut sebagai loncatan
penting bagi kesuksesan Garibaldi Thohir karena pada tahun ini dan berhasil
mengambil alih PT WOM Finance, perusahaan kredit yang berafiliasi dengan
Honda Motor.

Garibaldi Thohir selanjuntnya membawa WOM Finance tersebut ke dalam daftar
perusahaan finance terbaik di Indonesia dan hingga hari ini dia masih
menjabat sebagai Komisaris perusahaan meskipun ia juga menduduki posisi
Presiden Direktur di Adaro Energy.

Kesuksesan Garibaldi Thohir dengan Adaro Energy sendiri berawal pada tahun
2005 ketika ia bersama temannya, Presiden Direktur PT Astra
InternationalTheodore P. Rachmat membeli 49% saham perusahaan batu bara
tersebut dan perlahan, Garibaldi Thohir mulai menduduki posisi penting di
Adaro Energy. Berbagai langkah sukses berhasil diraih Garibaldi Thohir
bersama dengan Adaro Energy seperti kebehasilannya menguasai 30% pasar batu
bara di Indonesia.

4. Aksa Mahmud

Pemilik kerajaan bisnis Bosowa Group ini bertengger sebagai salah satu
pengusaha sukses, berada di posisi 34 dari sebelumnya 35. Kekayaannya
mencapai US$820 juta.

Aksa Mahmud adalah seorang pengusaha yang berhasil mengelola perusahaannya
di Makasar bergerak di bidang semen. Dari sini dia mulai bekerja keras
dalam membangun usahanya untuk menggunakan sistem full mix. Akhirnya dia
berhasil menjadi penyalur ready mix yang paling besar di Indonesia Timur.

5. Sandiaga S. Uno

Kendati ini Sandiaga Uno terlempar dari 40 orang terkaya Indonesia, tetapi
pengusaha muda kelahiran pada 28 Juni 1969 bisa menjadi inspirasi kaum muda.

Pada 2011 dia berada di posisi 37 yang membangun usaha dari sering terkena
PHK dari perusahan tempat dia bekerja. Justru dari kejadian itu, Sandiaga
menemukan sebuah ide baru, yaitu dengan mendirikan sebuah perusahaan di
bidang keuangan, bernama PT Saratoga Advisor bersama rekannya. Pada 2011
kekayaan Sandiaga mencapai US$ 660 juta.



 Wassalam,

Dunil Zaid, 70 , Kampuang Ujuang Pandan Parak Karambia, Padang.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke