Sanak2 sa palanta yth.

Berikut perkembangan lanjutan penataan PKL di pasar Tanah Abang Jakarta.
Terlampir juga foto demo oleh PKL
Salam
FMNS
L65bdg

SELASA, 23 JULI 2013 | 19:58 WIB

Ribut PKL Tanah Abang, Anak Buah Jokowi Bertengkar  

TEMPO.CO, Jakarta - 

Sejak awal pekan ini Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu 
lintas di kawasan Pasar Tanah Abang. Tujuannya adalah mengurai kemacetan serta 
menggerus pedagang kaki lima yang dinilai menyebabkan kemacetan di sana.

Sayangnya Dinas Perhubungan merasa tidak mendapat dukungan maksimal dari 
instansi terkait untuk menyelesaikan proyek mereka. Sampai hari kedua 
penertiban, Selasa 23 Juli 2013, banyak pedagang kaki lima tetap berjualan di 
badan jalan, dan kemacetan tak terurai.

Selidik punya selidik, rupanya ada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol 
PP) yang membiarkan pedagang kaki lima kembali ke badan jalan. Saking 
frustrasinya, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono langsung menegur petugas 
Satpol PP itu di tengah jalan.  

"Kenapa PKL berdagang ini dibiarkan begitu saja? Ini seharusnya masuk ke 
pasar," kata Udar keras.  

Teguran Udar rupanya ditanggapi keras juga oleh petugas Satpol PP yang 
belakangan diketahui adalah Kasi Operasi Satpol PP DKI Jakarta, Darwis F. 
Silitonga. 

"Kalau kita dorong ke Blok G, belum layak. Karena di sana masih bisa jadi 
tempat buat anak-anak," ujar Darwis. 

Perdebatan sengit ini terjadi di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang. Udar sempat 
berujar ketus, "Bapak ini dengan saya beda pandangan. Saya sudah capek-capek 
buat jalur baru, kemarin pedagang sudah kita bersihkan. Tapi kenapa Bapak 
membiarkan mereka ke sini lagi." 

Tak hanya itu yang membuat Udar kesal. Dia menemukan Camat Tanah Abang, 
Hidayatulloh, juga memperbolehkan pedagang berjualan di jalan hingga Lebaran. 
Darwis mengaku akan menjaga para PKL untuk bisa berjualan hingga Lebaran. 
"Setelah Lebaran, pedagang bersih," kata Darwis.

Menghadapi koleganya, Udar terlihat kehilangan kesabaran. "Kalau kayak begitu, 
kita enggak punya prinsip. Seharusnya preventif dari awal," kata Udar kesal.

LINDA TRIANITA
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


<<attachment: 202109_275.jpg>>

Kirim email ke