Soal PKL dimulai dari pembiaran satu dua, kemudian nambah dan nambah lagi. Disamping ada yang menarik keuntungan. Ada pungutan dari preman dan dibagi bagi ke aparat. Semua itu mutual simbiosis. Saling memberi manfaat.....
*Mari sato "Program Bingkisan Lebaran RN Rp.100.000"* Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - Jakarta - Sterling, Virginia USA ------------------------------------------------------------ 2013/7/23 <[email protected]> > > Sanak2 sa palanta yth. > > Berikut perkembangan lanjutan penataan PKL di pasar Tanah Abang Jakarta. > Terlampir juga foto demo oleh PKL > Salam > FMNS > L65bdg > > SELASA, 23 JULI 2013 | 19:58 WIB > > Ribut PKL Tanah Abang, Anak Buah Jokowi Bertengkar > > TEMPO.CO, Jakarta - > > Sejak awal pekan ini Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa > lalu lintas di kawasan Pasar Tanah Abang. Tujuannya adalah mengurai > kemacetan serta menggerus pedagang kaki lima yang dinilai menyebabkan > kemacetan di sana. > > Sayangnya Dinas Perhubungan merasa tidak mendapat dukungan maksimal dari > instansi terkait untuk menyelesaikan proyek mereka. Sampai hari kedua > penertiban, Selasa 23 Juli 2013, banyak pedagang kaki lima tetap berjualan > di badan jalan, dan kemacetan tak terurai. > > Selidik punya selidik, rupanya ada petugas Satuan Polisi Pamong Praja > (Satpol PP) yang membiarkan pedagang kaki lima kembali ke badan jalan. > Saking frustrasinya, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono langsung > menegur petugas Satpol PP itu di tengah jalan. > > "Kenapa PKL berdagang ini dibiarkan begitu saja? Ini seharusnya masuk ke > pasar," kata Udar keras. > > Teguran Udar rupanya ditanggapi keras juga oleh petugas Satpol PP yang > belakangan diketahui adalah Kasi Operasi Satpol PP DKI Jakarta, Darwis F. > Silitonga. > > "Kalau kita dorong ke Blok G, belum layak. Karena di sana masih bisa jadi > tempat buat anak-anak," ujar Darwis. > > Perdebatan sengit ini terjadi di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang. Udar > sempat berujar ketus, "Bapak ini dengan saya beda pandangan. Saya sudah > capek-capek buat jalur baru, kemarin pedagang sudah kita bersihkan. Tapi > kenapa Bapak membiarkan mereka ke sini lagi." > > Tak hanya itu yang membuat Udar kesal. Dia menemukan Camat Tanah Abang, > Hidayatulloh, juga memperbolehkan pedagang berjualan di jalan hingga > Lebaran. Darwis mengaku akan menjaga para PKL untuk bisa berjualan hingga > Lebaran. "Setelah Lebaran, pedagang bersih," kata Darwis. > > Menghadapi koleganya, Udar terlihat kehilangan kesabaran. "Kalau kayak > begitu, kita enggak punya prinsip. Seharusnya preventif dari awal," kata > Udar kesal. > > LINDA TRIANITA > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
