Hehehe.. Mari kito lihat pendekatan sistem sederhana untuak Unand ko, input-proses-output. Beko lah Bisa disurvei kok, hal-hal bantuak iko. Dilist para 20 besar lulusan SMA-SMA di sumbar. Bara nan nan masuak ka unand. Kalau pun ado, ka jurusan-jurusan mano mereka banyak masuaknyo. Lalu kito caliak perekrutan dosen-dosen di Unand. Iyo lai sabana mantap prosesnyo. Lai indak KKN atau profesi turunan se manajdi dosen ko.
Satalah itu mari kito tengok baa proses pendidikan itu sendiri. Lai indak asa tapanuhi se jumlah tatap muko dosen jo mahasiswa. Atau malah dosen sibuk baproyek-proyek sen. Nan mahasiswa bak kecek mahasiswa se. Baru kudian outputnyo kito caliak basamo-samo. Iyo lai bisa basaiang jo perguruan tinggi laen. Kecek salah seorang alumni unand ka ambo, jurusan nan lai bisa basaiang di lua adolah kedokteran, akuntansi, farmasi. Ambo 2 tahun lalu sempat maambiak anak unand management. Untuak hardskill lai agak mantap kawan ko, cuma soft skill paralu ditingkatkan tarutamo bahaso inggirih jo caro berkomunikasi. Ambo sedih juo, kini ado gelombang promosi, inyo ndak masuak. Ambo alah cubo mengajukan ka boss ambo. Samantaro yo tapaso basaba bantuaknyo. Wassalam Mantari/29 ----- Original Message ---- From: Boby Lukman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, February 28, 2008 2:28:59 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Unand; BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ? (Bubarkan saja Unand) Assalamualaikum.... Pak Syaf, Uda Riri, Uda Zulidamel dan Mak Uncu di nagari urang nan ambo hormati sarato dunsanak lainnya... Ambo agak tacangang katiko mambaco tulisan Uda Zulidamel yang manyabuikkan agar awak (orang Minang) membuat perlawanan agar terhadap Bank Mandiri dengan menarik account kita disana dan memidahkan ke bank lain. Saya kurang setuju dengan itu, terlalu emosional hal itu kita lakukan. Saya justru setuju dengan usulan Pak Syaf, agar para petinggi kita seperti kakanda Patrialis Akbar, Irwan Prayitno dan anggota DPD Pak Mochtar Naim melakukan lobi kepada Bank mandiri untuk kembali memasukkan Unand dalam daftar universitas yang alumninya diizinkan mendaftar dalam tes penerimaan karyawan di bank tersebut. Meski saya tidak yakin hal itu akan dilakukan, karena pada saat ini urusan/kepentingan sendiri jauh lebih berat daripada urusan kampung (maaf untuk Uda Patrialis, Uda Irwan dan pak Mochtar) tapi tidak salah rasanya kita berharap pada mereka mereka ini. Unand seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ketika postingan ini dituliskan oleh sanak Ronal, memang tidak ada apa apanya. Kita hanya dinina bobokkan oleh sejarah bahwa Unand adalah univedrsitas tertua, saya termasuk orang yang tidak setuju sejarah selalu dijadikan sebagai alasan untuk menatap masa depan, sejarah biarlah untuk kta ketahui dan kita jadikan pelajaran. Apalagi hanya soal sebagai sebuah prestise sebagai universitas tertua. Kenyataan banyak kok anak anak Unand saat ini kalah bersaing dengan anak anak lain. Jangankan dalam soal kualitas lulusan, dalam daftar pilihan Universitas yang akan dimasuki selepas SMA saja Unand tidak masuk dalam daftar prioritas lulusan SMA kita... Mereka lebih suka kuliah di Trisakti Jakarta, Atmajaya, Binus atau parahyangan dan UII di Jogja daripada kuliah di Unand. pilihan pertama mereka bukan Unand. mari kita lihat. saya rasa Di Diknas ada data itu. Artinya apa..? memang sebuah kenyataan pahit saat ini bahwa Unand sudah tidak lagi jadi favorit bahkan oleh anak dalam Sumbar sendiri. Di Padang saja misalnya kawan kawan saya mengatakan bahwa Unand saat ini bersaing dengan UPI. Bahkan Bung Hatta saja sudah tertinggal jauh. Saya rasa kita perlu duduk bersama antara semua komponen masyarakat, Unand selaku tuan rumah, Gubernur, kepala dians pendidikan, masyarakat minang di perantauan dan lainnya untuk bersama sama mencari solusi untuk memikirkan ini. Saya kira Uda Zulidamel setuju dengan usul saya daripada menarik account di Bank Mandiri dan membuat bank itu bangrut karena penarikan dana dalam jumlah yang besar dari warga Minang. he he he.. Sekian dan banyak maaf........ Boby Lukman Piliang (sadang ngidam lapek pisang bagulo saka) Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
