Tarimo kasih Nofend untuak informasi iko. Ambo jo adiak-adiak rencanyo ka 
liburan di daerah danau iko sasudah lebaran.

Salam
 
Diah Sembiring



________________________________
 From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
To: RN - Palanta RantauNet <[email protected]> 
Sent: Sunday, 28 July 2013 9:54 AM
Subject: [R@ntau-Net] DANAU DI ATAS DAN DANAU DI BAWAH: Pesona Danau Kembar Nan 
Menawan
 


Ditulis oleh hirvan zued | Minggu, 28 Juli 2013 00:20

SUMATERA Barat provinsi yang kaya dengan danau. Ada lima danau di sini, Danau 
Maninjau, Danau Singkarak, Danau Diatas, Danau Dibawah, dan Danau Talang. 
Kecuali Danau Maninjau, empat danau lainnya terdapat di Kabupaten Solok.

Karena itu, Solok adalah kabupaten yang kaya dengan danau di Sumatera Barat. 
Bahkan, tiga danaunya, yaitu Danau Diatas, Danau Dibawah, dan Danau Talang 
terletak di sebuah kawasan yang disebut Kawasan Danau Kembar.

Disebut Kawasan Danau Kembar, karena dua danau, yaitu Danau Diatas dan Danau 
Dibawah terletak berdampingan yang jaraknya hanya sekitar 300 meter. Kawasan 
ini lebih dulu dikenal sebagai objek wisata karena terletak di pinggir jalan 
raya Padang-Muaralabuh-Kerinci. Sedangkan Danau Talang berada sekitar 4,5 km 
dari kedua danau ini. Lokasinya yang berada di pinggang Gunung Talang dan jauh 
dari jalan raya membuat danau ini juga pernah dikenal sebagai objek wisata. 
Sayang letusan Gunung Talang dalam tiga tahun terakhir membuat danau ini tak 
bisa dikunjungi, karena masih merupakan area terlarang ke sana.

Meski memiliki tiga danau vulkanik ini, Pemerintah Kabupaten Solok menamai 
kawasan yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya dan Kecamatan Lembah Gumanti 
ini sebagai Kawasan Wisata Danau Kembar.

Kawasan tersebut saat ini sedang dikembangkan sebagai objek wisata andalan. 
Tidak saja objek wisata andalan Solok, bahkan juga andalan Sumatera Barat.

Untuk mencapai kawasan ini sangat mudah. Dari Kota Padang kita bisa naik bus 
antarkota dalam provinsi menuju Alahan Panjang atau Muaralabuh dengan ongkos 
Rp10.000.

Jarak 60 km ditempuh selama 1,5 jam dengan jalan yang berkelok-kelok. Dalam 
perjalanan kita dapat melihat lokasi Pabrik PT Semen Padang yang merupakan 
pabrik semen tertua di Sumatera dan hamparan perkebunan teh PT Perkebunan 
Nusantara VI Kebun Danau Kembar. Jika perjalanan ditempuh dengan kendaraan 
pribadi, hanya sekitar 1 jam.

Pemandangan Sepanjang Jalan

Menjelang sampai di lokasi udara akan terasa dingin dan kita sudah dapat 
menyaksikan Danau Diatas di sebelah kanan dari jendela mobil. Jika dengan bus 
umum kita harus turun di Pasar Simpang. Di sini ada dua simpang, simpang di 
kanan dengan jalan menurun merupakan jalan ke Danau Diatas, di mana danaunya 
terlihat dengan jelas karena berada di bawah.

Sedangkan simpang lainnya yang berada di kiri merupakan jalan mendaki. Jalan 
ini menuju Danau Dibawah. Nama kedua danau yang kontradiktif dengan lokasinya 
ini, sering membuat pengunjung bertanya, kenapa danau yang terletak di atas 
bukit dinamakan Danau Dibawah, sedangkan yang berada di bawah bukit atau di 
bawah jalan dinamakan Danau Diatas.

Itu karena meski terletak di atas bukit, ketinggian permukaan air Danau Dibawah 
sama tingginya dengan dasar danau Danau Diatas.

Danau Diatas dengan luas 17,20 meter persegi, panjang 6,25 km dan lebar 2,75 
km, permukaan airnya berada pada ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut 
(m dpl). Danau ini cukup dangkal, dengan bagian terdalam hanya 44 meter.

Sedangkan permukaan air Danau Dibawah berada pada ketinggian 1.566 mdpl. 
Artinya, permukaan airnya sama tinggi dengan dasar air Danau Diatas. Namun, 
danau yang memiliki luas 16.90 meter persegi, panjang 5,62 km dan lebar 3,00 km 
ini sangat dalam, yaitu 886 meter.

Begitu turun dari bus di Simpang kita bisa naik ojek ke Danau Diatas atau Danau 
Dibawah. Tarifnya sama, yaitu Rp2.000. Biasanya pengunjung memilih pergi ke 
Danau Diatas lebih dulu dengan karcis masuk Rp1.500 untuk anak-anak dan Rp2.000 
untuk dewasa.

Di sini ada sejumlah kapal motor angkutan milik pengusaha lokal yang digunakan 
sebagai transportasi antar desa di sekitar danau. Kapal-kapal ini alat vital 
bagi petani sayur dan buah di seberang danau untuk membawa hasil pertaniannya 
ke Pasar Simpang. Dermaga kapal ini dikelola Angkutan Sungai, Danau, dan 
Perairan (ASDP).

Setiap saat kita bisa ikut naik kapal ini menuju salah satu desa untuk kemudian 
kembali dengan tarif pulang-pergi hanya Rp2.000. Kita bisa menyaksikan luasnya 
Danau Diatas dengan bukit-bukit kecil yang merupakan bagian Bukit Barisan yang 
mengelilinginya. Terlihat juga keramba ikan milik penduduk.

Pada Minggu atau hari libur biasanya salah satu kapal ini melayani rute wisata, 
yaitu keliling danau dengan tarif Rp5.000 per orang.

Tak jauh dari dermaga ada tempat yang sering dijadikan arena pemandian oleh 
pengunjung, terutama anak-anak. Di sekitar itu juga ada lapangan kecil di bawah 
rindang pohon pinus yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan oleh 
pengunjung.

Tak Bisa Keliling di Danau Dibawah

Berkeliling dengan kapal tidak bisa kita nikmati di Danau Dibawah. Danau ini 
dikelilingi sejumlah bukit yang besar dan air danau sangat jauh dari lokasi 
pemandangan yang dibangun pemerintah. Tak seperti di Danau Diatas, kita tidak 
bisa menyentuhkan tangan atau kaki ke dalam air. Hanya saja pemandangannya 
indah. Dari panorama ini kita juga bisa melihat Danau Diatas.

Di panorama Danau Diatas ini ada warung-warung kecil yang berjualan markisa dan 
terung belanda sebagai buah-buahan khas daerah ini. Juga ada yang menjual aneka 
bunga gunung di dalam pot kecil hingga besar. Satu pot harganya Rp5.000 hingga 
Rp15.000.

Ada juga yang menjual bunga kering sari gunung untuk hiasan. Bunga kering ini 
dikeringkan dari sejenis bunga rumput yang tumbuh di rawa di sekitar danau. 
Bunga rumput ini hanya muncul sekali setahun di Danau Diatas. Cara mengolahnya 
diambil dan dijemur, sehingga keluar sari bunganya. Seikat harganya Rp5.000 
sampai Rp15.000.

Usai melihat kedua danau ini, sebenarnya kita bisa pergi ke Danau Talang yang 
terletak di atas bukit. Kita bisa menyewa ojek dengan tarif Rp10.000 
pulang-pergi. Danau Talang luasnya 1,30 km per segi dengan panjang 1,5 km dan 
lebar 88 m. Di Danau Talang udara terasa lebih dingin dan suasananya sunyi.

Sayang, karena danau ini terletak dekat kawah Gunung Talang yang sedang aktif 
dan sering meletus, kawasan ini sedang tertutup buat pengunjung. Selain itu, 
pemandangan terakhir danau ini sudah tertutup abu letusan Talang.

Kawasan Danau Kembar juga terkenal penghasil sayur-mayur seperti wortel, kubis, 
dan kol bermutu tinggi. Selain itu juga penghasil buah markisa dan terong 
belanda. Sedikitnya setiap tahun sekitar 45 ribu wisatawan domestik berkunjung 
ke tempat ini. Namun kunjung wisatawan asing hanya sekitar 500 orang per tahun.

Pemerintah Kabupaten Solok saat ini sedang berupaya mengembangkan kawasan ini 
menjadi objek wisata yang menarik. Pemerintah Kabupaten Solok sudah membangun 
resort pinggir danau di Lembah Gumanti, yaitu salah satu sisi terindah Danau 
Diatas.

Di sini ada convention hall berkapasitas 800 orang disewakan untuk berbagai 
acara dengan tarif per hari Rp200 ribu. Sedangkan fasilitas penginapan, dua 
vila besar tingkat dua dari semen dengan tiga kamar lengkap dengan ruang tamu 
dan dapur dengan tarif Rp250 ribu per malam.

Selain itu ada dua vila kecil dari kayu dengan satu kamar. Tarif satu vila per 
malam Rp125 ribu. Juga tersedia 10 cottage, yang tiap cottage tarifnya Rp100 
ribu per malam.

Pemkab Solok sedang mengembangkan kawasan wisata Danau Kembar yang memiliki 
tiga danau ini menjadi kawasan wisata agro di mana pengunjung bisa menikmati 
danau sambil menikmati pemandangan hamparan kebun sayur-mayur, buah-buahan, dan 
perkebunan teh.

Perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara VI sendiri yang hanya berjarak 
sekitar 15 km dari Danau Kembar juga menjadi lokasi agrowisata. Di sini 
tersedia guest house, lapangan tenis, lapangan bola, home stay, dan jalur jalan 
kaki di tengah hamparan kebun teh yang terletak di lereng Gunung Talang itu.

Sayang home stay sekarang tak lagi ada. Dua tahun lalu home stay masih nyaman 
dengan sewa semalam Rp150 ribu sudah termasuk makan pagi. Karena tak ada yang 
mengurus secara khusus di perusahaan, home stay ini terlantar. Meski begitu, 
lokasi perkebunan teh ini ini sangat cocok digunakan sebagai tempat liburan 
bersama keluarga. Bahkan hampir setiap akhir selalu ada pelajar atau pegawai 
instansi yang berkembah di sana. (h/Wisata Sumatra)

http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25205:danau-di-atas-dan-danau-di-bawah&catid=39:lancong&Itemid=191
-- 


Wassalam


Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke