Berita berita candoko, indak usahlah dimasuakkan ka RN rang dapua. Manggeletek ambo mambaconyo. Lamo2 RN ko alah macam "Pos Kota" sajo. Maoh, kalau ado sanak indak sapaham jo ambo.
* ----------------------------------------------------------------------------------------------- * *Mari sato "Program Bingkisan Lebaran RN Rp.100.000/paket"* *Transfer ke YPRN Norek 0221919932 Bank BNI '46 tr. code 009* Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - Jakarta - Sterling, Virginia USA ------------------------------------------------------------ 2013/7/30 Nofend St. Mudo <[email protected]> > Rabu, 31 Juli 2013 02:17 > > Setelah membunuh dua gadis yang dikenalnya lewat jejaring sosial facebook, > Wisnu Sadewa alias Brekele nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara > gantung diri. Kapolresta Bukittinggi belum berani menyimpulkan motif apa > di balik ini. > > BUKITTINGGI, HALUAN — Secara mengejutkan, tersangka pembunuhan berencana > melalui jejaring sosial Facebook, Wisnu Sadewa (31) atau yang akrab disapa > Brekele, ditemukan tewas gantung diri di dalam ruang tahanan Lembaga > Pemasyarakatan (LP) Biaro, Selasa (30/7). > > Diduga kuat Brekele mengakhiri hidupnya karena tertekan dan mengalami > stres tingkat tinggi. > > Dari keterangan Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Keperawatan > (Bimaswat) LP Biaro, Hendrizal F, awal tewasnya Brekele ditemukan oleh Deri > Sandra, seorang petugas kebersihan yang sedang dinas di Blok C, sekitar > pukul 07.30 WIB. > > Brekele ditemukan tewas dalam kondisi masih tergantung menghadap ke > belakang di pintu kamar mandi, dengan mengenakan baju koko dan bercelana > pendek tanpa menggunakan alas kaki. Pada lehernya terjerat dua utas tali > sepatu yang digabung menjadi satu, sementara pada ujung jari kaki sedikit > menyentuh lantai. Lidah Brekele tampak terjulur ke depan dan sedikit > tergigit oleh giginya yang rapat. > > “Brekele baru beberapa hari berada di LP Biaro. Ia masuk LP Biaro sekitar > pukul 11.00 WIB pada Jumat 26 Juli 2013 lalu. Di dalam LP, Brekele > ditempatkan di Blok C ruangan Masa Pengenalan Lingkungan atau Mapenaling. > Di ruangan itu ada tiga kamar, Brekele ada di kamar tengah sendirian, > dengan ukuran kamar sekitar dua kali empat meter,” terang Hendrizal. > > Hendrizal menjelaskan, terakhir petugas melihat Brekele pada Selasa (30/7) > dinihari sekitar pukul 01.00 WIB dalam keadaan sehat walafiat dan tidak ada > menampakkan gelagat aneh. Waktu itu petugas mengantarkan makanan dan > minuman untuk kebutuhan sahur para tahanan. Diduga Brekele gantung diri > antara pukul 01.10 WIB sampai pukul 07.00 WIB. > > Hendrizal juga menjelaskan, Selama empat hari di LP Biaro, Brekele tidak > menampakkan tingkah aneh dan cenderung agak pendiam. Juga tidak ada aksi > Brekele yang berusaha melakukan percobaan bunuh diri. Jadi wajar saja jika > petugas LP terkejut menemukan Brekele dalam keadaan tak bernyawa. > > Terkait tewasnya Brekele, Kejaksaan Negeri Bukitinggi akhirnya > menghentikan kasus pembunuhan itu. Menurut pengakuan Eva Susanti, salah > seorang jaksa yang rencananya menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam > kasus ini, berkas perkara pembunuhan berencana dengan tersangka Wisnu > Sadewa atau Brekele dinyatakan telah lengkap (P21) dan kasusnya telah > dilimpahkan dari kepolisian kepada kejaksaan. > > Meski dakwaan yang tebalnya lebih dari 500 halaman telah dipersiapkan, > namun belum ada ketetapan yang dilakukan kejaksaan terkait penetapan > jadwal sidang. Rencananya, kasus Brekele akan mulai di mejahijaukan setelah > lebaran 2013 ini. Namun sebelum itu terjadi, Brekele telah duluan dipanggil > Yang Maha Kuasa. > > Menyikapi masalah ini, Kapolresta Bukittinggi AKBP Eko Nugrohadi belum > bisa menyimpulkan apakah Brekele yang dulunya sopir angkutan perdesaan itu > murni bunuh diri atau tidak. Menurutnya, pihaknya sekarang sedang menunggu > hasil otopsi yang dilakukan di RSAM Achmad Mochtar Bukittinggi. Kapolres > juga belum berani menyimpulkan motif apa di balik kejadian ini. “Kami telah > melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Beberapa barang bukti juga telah > diamankan. Kami masih akan memeriksa beberapa orang saksi lagi terkait > tewasnya tersangka Brekele ini,” jelas Kapolres Eko. > > Brekele yang membunuh dua korban itu ditetapkan sebagai tersangka > pembunuhan berencana dan ditangkap petugas sekitar pukul 16.00 WIB pada > Senin 29 April 2013. Brekele telah membunuh Rusyda Nabila (16) panggilan > Bila, warga Sungai Puar Agam, pada 20 Maret 2013 lalu. Jenazah korban > ditemukan Senin 29 April 2013 sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Pakan > Sinayan Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. > > Tak hanya itu, petugas kepolisian juga menemukan jenazah korban lainnya > sekitar pukul 11.30 WIB pada hari Rabu 1 Mei 2013 di kawasan Lungguak Batu > Jorong Koto Gadang Kabupaten Agam. Jenazah itu adalah jasad Nefrida Yanti > (23), warga Kampung Caniago Tangah Jorong Balai Badak Nagari Batu Kambing > Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. > > Dalam melakukan aksinya, tersangka menggunakan jejaring sosial facebook. > Untuk membujuk agar bisa bertemu korban yang berjenis kelamin perempuan, > tersangka menggunakan nama palsu di facebook dengan nama perempuan, yang > didukung dengan foto perempuan. Tersangka juga selalu minta nomor hp > korbannya lalu diajak ketemuan untuk dibunuh, lalu dirampas harta bendanya. > > Kepada penyidik kepolisian, tersangka pembunuhan itu mengaku aksi > tunggalnya itu dilakukan untuk merampas seluruh harta yang dipakai > korbannya dengan cara apapun, termasuk dengan membunuhnya. Tersangka juga > mengaku sangat membutuhkan uang banyak untuk biaya istrinya yang sedang > hamil. > > Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal 340 jo 338 KUHP jo pasal 80 ayat > 3 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka > juga bisa terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup, karena telah > melakukan pembunuhan berencana. > > Dari hasil penyelidikan petugas kepolisian bersama sejumlah operator > seluler, diketahui ada empat orang lainnya yang telah berjanji untuk > bertemu dengan tersangka. Diduga kuat empat orang itu menjadi target > pembunuhan tersangka. Namun sebelum terjadi, rencana jahat itu telah > digagalkan Polresta Bukittinggi. (h/wan) > > > http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25288:brekele-tewas-gantung-diri&catid=2:sumatera-barat&Itemid=71 > > > > -- > * > * > *Wassalam > > * > *Nofend St. Mudo > 37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan > Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola > * > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
