Kahar serba salah ingin melepaskan tubuh Siti takut dia jatuh, tidak
dilepaskan dia yang merasa panas dingin dan jantung berdetak kencang tidak
karuan, semakin lama Siti semakin keras tangisnya dan tidak bisa berhenti,
tubuhnya bergoyang terus, dan Kahar akhirnya tidak tahan untuk tidak memeluk
Siti karena iba melihat keadaannya, Siti meletakan kepalanya bersandar di
bahu Kahar.

 

Sedangkan Aswin yang terkejut melihat keadaan Bundanya, berlari menubruk
kaki Siti sambil dengan mata berlinangan air mata, dia ikut-ikutan ingin
menangis melihat Bundanya seperti itu. 

 

”Bunda....., bunda....”  kata Aswin sambil menarik-narik celana panjang
ibunya.

 

”Bunda kenapa menangis, siapa yang jahat pada bunda, bilang pada Aswin,
bunda!” 

 

”Bunda, .... Bunda..., jangan menangis... Bunda,  kalau Aswin nakal membuat
Bunda sedih katakan Bunda, Aswin berjanji tidak nakal lagi dan selalu
mendengar perkataan Bunda.” terdengar suara Aswin mulai serak ikutan sedih
melihat bundanya menangis.

 

Mendengar suara Aswin yang hampir menangis itu, Siti berusaha sekuat tenaga
menahan isak tangis itu, setelah agak mereda baru dia sadar ternyata dia di
pelukan Kahar, dan langsung dia cepat merenggut dirinya dari dekapan Kahar,
terlihat pipinya semburat memerah karena menahan malu. Untuk mengalihkan
rasa malunya buru-buru dia jongkok dan melihat mata Aswin. 

 

”Aswin, bunda tidak apa-apa. Aswin, tidak suka melihat bunda menangis ?”

 

”Iya Bunda, Aswin tidak suka melihat Bunda menangis, dada Aswin terasa
sakit, Bunda. Kenapa Bunda menangis apakah karena Aswin nakal? Aswin
berjanji Bunda, untuk mendengarkan kata Bunda dan tidak buat Bunda menangis
lagi.” 

 

”Sayang, benarkah janji kamu itu?’

 

”Iya Bunda, Aswin berjanji mulai sekarang menurut kata Bunda.” 

 

”Kalau begitu kita kaitkan jari, dan Aswin tidak boleh langgar janji.” kata
Siti sambil mengulurkan jari kelingking kanannya ke arah Aswin, segera Aswin
mengeluarkan juga jari kelingkingnya untuk dikaitkan pada bundanya.

 

”Sekarang bisakah bunda mengatakan apa kenakalan Aswin, sehingga Bunda
menangis?” 

 

”Aswin,  tadi bunda ketakutan lihat kamu bermain dengan ular itu.”

 

”Memangnya kenapa bunda dengan teman-temanku itu?” 

 

”Sayang, kamu tahu ular itu sangat berbahaya dan bisa membunuh manusia ?”

 

”Aku tahu, kakek Inal sudah mengatakan padaku mengenai ini, tapi kakek Inal
juga sudah mengajari aku untuk menjadi tuan dari ular itu.” 

 

”Begitukah ?” sahut Siti terheran.

 

”Iya, kata kakek biarpun mereka temanku tapi aku harus tetap waspada dan
tidak boleh menyakiti mereka. Harus menyayangi dan merawat mereka dengan
baik.” 

Mereka menjadi tertarik untuk mengetahui bagaimana kakek Inal itu mengajari
Aswin untuk menguasai sepasang ular tersebut.

 

Karena merasa penasaran, Basri langsung bertanya kepada Aswin,”Bagaimana
caranya untuk menguasai ular tersebut, Nak ? Apakah kakek itu yang mengajari
kamu ?.” 

 

“Ayah, siapakah para paman ini ? “ kata Aswin dengan senyum di bibir.

 

Aswin, mari ayah perkenalkan kamu dengan teman-teman ayah, yang berdiri di
samping kanan kamu dengan ikat kepala biru namanya paman Masnan, di sebelah
kiri ayah ini Paman Basri dan di samping Bunda kamu namanya Paman Kahar,
cepat kamu beri hormat kepada teman-teman ayah ini.” 

Segera Aswin merangkapkan kedua tangannya dan membungkukkan badannya kepada
teman ayahnya.

 

“Salam kenal dan hormat kepada para paman, namaku Aswin, anak wali nagari
Batang Kapeh, Sutan Manenggang Bumi, usiaku 5 tahun.” 

 

“Salam kenal juga untuk kamu, anak pemberani.” Kata Masnan.

 

“O ya, teman-teman ini adik iparku namanya Siti Nurindah, dia tinggal di
sini bersama kami, Siti, ini teman-teman uda.” 

Siti lalu memberikan salam kepada mereka dengan merangkap kedua tangannya di
dada dan membungkukkan kepalanya sedikit sebagai tanda hormat, kemudian yang
lain membalasnya dengan sikap yang sama.

 

“Uda, adik iparmu ini, bukannya si Dewi Tangan Dingin, yang ahli obat-obatan
itu ?” kata Basri. 

 

“Hmmm... benar sekali, mata kamu jeli sekali Basri.”

 

”Siapa yang tidak kenal dengan Dewi Tangan Dingin, banyak sahabat-sahabat
kami pernah merasakan tangan dinginnya mengobati mereka, belum lagi bicara
mengenai kecantikannya, di dunia ini ada 5 perempuan cantik, iparmu salah
satunya.” sambung Masnan sambil tersenyum. 

 

Semakin merah merona wajah Siti mendengar pujian itu,  sambil menundukan
kepala karena malu dia menjawab, ”Ah..., uda Masnan bisa saja, mana mungkin
saya yang jelek ini termasuk 5 perempuan cantik dunia persilatan! Bisa jadi
tertawaan orang banyak nanti.”

 

Melihat Siti yang semakin tersipu dan menunduk malu, Bumi merasa kasihan
maka dia buru-buru mengalihkan pembicaraan kepada anaknya. 

 

“Nah Aswin, kamu jawab pertanyaan Paman Basri itu. Ayah juga mau tahu
bagaimana kamu bisa menguasai ular yang berbahaya itu.”

 

“Dengan siulan “ 

 

“Dengan siulan ???, maksud kamu ??”

 

“Iya, dengan siulan paman Basri.” 

 

”Masak, hanya dengan cara begitu saja?”

 

”Benar paman dengan cara itu, kakek Inal mengajari aku.” 

 

”Kamu bisa praktekkan untuk paman?”

 

"Tentu saja. Sekarang Aswin akan menyiulkannya.” 

 

Bersambung……………


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.1/1302 - Release Date: 27/02/2008
16:34
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke