Re : Mochtar Naim Center dan Titik Pertemuan 3 Luhak Pak Mochtar Naim nan ambo hormati dan para tetuo sarato bundo di palanta RN serta dunsanak sekalian yang berbahagia
Pertama saya mengucapkan banyak terima kasih atas respon positif dan memompa semangat ini dari Pak Mochtar Naim (disingkat MN). Sungguh Pak proyek ini "sesuatu banget", ini ide dan produk anak manusia maka TIDAK ADA YANG TIDAK BISA Seperti Bapak bilang ini "karajo basamo" saya pikir semua elemen anak "bangsa" ranah minang baik yang diranah dan di rantau akan mendukung penuh ide Bapak yang boneh ini. Lalu bagaimana saya pribadi, dengan mengucapkan Bismilahhirahmanirrohim dengan sepenuh hati siap mendukung baik secara moral apalagi materil..kalau dukungan dalam bentuk angka, saya akan katakan pada angka maksimal 100 % (sebab ada juga kadang2 yg euforia berkata dukung 1000%, bagi saya tentu itu berkelebihan pula rasanya) Ide Bapak yang bernas ini bisa jadi fenomenal jika terwujud, khusus bagi saya, sejak mulai pandai membaca sampai sekarang boleh dikatakan ini sebuah ide yang original dari seorang Bapak. Baik pak langkah awal kita dekati atau kita beri "tekanan" pada Gubernur secara hirarki organisasi struktural pemda tentu Gubernur bisa mengkordinasikannya dengan ketiga Bupati (Agam, Tanah Datar dan 50 Koto) , dalam hal ini memang saya tidak bisa apa-apa Pak, mungkin ada para tetuo kita disini terutama yang di Padang bersama-sama Bapak melangkah menjumpai Gubernur untuk tahap awal membicarakan ide dan gagasan ini serta memberikan pandangan yang cukup detail ke Gubernur Sumbar sekaligus seperti apa yang Bapak sampai di postingan Bapak di bawah ini untuk mengagendakan sebuah seminar melibatkan semua unsur elemen masyarakat terutama yang menyangkut "keminangkabauan" Maaf Pak saya bukan menggurui Bapak, lebih baik Bapak diusia tua dan telah pensiun dari segala aktivitas penyelenggara negara untuk fokus dan mencurahkan energi habis-habisan sampai ini terwujud tanpa memikirkan yang lain-lain dulu dalam arti segala keresahan yang bapak pikirkan jika ada yang masih "buruk dan perlu di benahi" negara NKRI ini. Nanti jika terwujud titik pertemuan 3 luhak dengan segala bangunan fisik, sarana dan prasana pendukung baik hard ware maupun sofe ware nya...maka dari sana titik tolak Bapak bersama tetuo bundo kanduang serta anak-anak muda ranah minang membahas, menganalisa dan mengkritisi hal-hal sekiranya dengan kajian yang dalam dan berimbang melihat semua sisi dan aspek dengan melibatkan segala disiplin ilmu pengatahuan sehingga bisa lebih terukur dan bisa dipertanggung jawabkan sekaligus sebuah "tekanan" buat otoritas serta pihak lain bagaimana memperbaiki sesuatu yang sekira masih buruk (lemah) untuk diperbaiki kearah yang lebih baik terutama lebih berpihak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak (badarai) Insha Allah..saya akhir September ke Padang (Ranah) dalam acara 30 tahun alumni 1983 SMA saya) yang bertempat di lembah harau , kebetulan teman "salapiak katiduran" saya dari SD sampai SMA adalah wakil Bupati 50 Koto, nah kalaulah saya boleh bermohon nanti saya jumpa teman itu akan mebawa "oleh-oleh" Oleh-olehnya apa Pak, mohon kiranya Bapak siapkan sebuah artikel singkat ide Bapak ini untuk memberikan gambaran umum , nanti saya print dan jilid rapi lalu secara lansung saya serahkan tulisan Bapak tsb serta menjelaskannya pada teman saya tersebut sesuai kemampuan dan kapasitas saya baik secara pribadi mungkin juga mewakili Bapak dan members palanta RN Titik pertemuan 3 Luhak adalah mencerminkan juga : - 3 untuk Luhak ranah (nagari) Minangkabau - 3 untuk warna bendera (marawa) kebesaran ranah minang , hitam, merah dan kuning - 3 untuk jumlah suku kata ABS - 3 untuk jumlah suku kata SBK - 3 untuk "land mark" ranah minang (gunung Singgalang, Merapi dan Sago Apalagi......silahkan ditambahkan jika ada hubungannya Terakhir 3 suku kata buat "Mochtar Naim Center" Terima kasih, selamat lebaran iedul fitri, mohon maaf lahir dan bathin. Wass-Jepe @Balikpapan , 48 thn "Jika ini hanya produk anak manusia maka tidak ada yang tidak bisa" Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Mochtar Naim <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 10 Aug 2013 07:18:54 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] " Mochtar Naim Center". Sdr ZulTan, Jepe, Pak Saf dkk di RN, Masalah Proyek Titik Pertemuan Luhak Nan Tigo nan ambo angkekkan dan usulkan tu adolah masalah awak basamo. Dimuloi dengan kesepakatan dari katigo Bupati terkait nan digampai dek Gubernur dan DPRD Prov Sumbar serta DPRD dari ketigo kabupaten bersangkutan. Tugas awak adolah mengusulkan ide2 dasar dari proyek tsb, kegunaannyo dan arti historis, sosial, kultural, ekonomi, pariwisata, dsb dari situs itu. Ado rancaknyo kalau masalah ko diangkekkan ka tingkek provinsi dengan maadokan seminar khusus mengenai iko. Bayangkan kalau di situs itu ado sarana dan prasarana dasar nan kito bangun, termasuk rumah gadang dan balai saruang tampek bamusyawarah sarato musajik nan dilengkapi dengan perpustakaan, medan nan bapaneh, tampek generasi mudo awak dari berbagai daerah di ranah dan rantau bakumpua-kumpua mandapekkan informasi dan pengajaran ttg budaya Minangkabau, lengkap dengan latihan basilek, bapasambahan, bapatatah-bapatitih, dsb, sahinggo mereka generasi baru tu mandapekkan nan hilang salamo ko.. Baa tu kawan2, MN ________________________________ From: ZulTan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, August 8, 2013 7:41 PM Subject: Re: [R@ntau-Net] " Mochtar Naim Center". Dinda Jepe NAH, Tampaknyo MNC ndak bisa dipakai lai dek lah ado nan punyo: Hary Tanoe. Mungkin Yayasan Mochtar Naim bisa jadi alternatif. Rancak juo diagiah akronim SANTANA. Atau bia terkesan global rancak juo dipakai Lembaga Mochtar Naim atau LEMON. Maa nan cocok mungkin tagantung visi. Salam, ZulTan, L, 52, PKU -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
