Sanak WNS, Mungkin bisa dibisikkan pula kepada para petinggi Unand agar mengikuti strategi UI dengan memberi nama jalan di dalam lingkungan kampus dengan nama-nama tokoh UI, sehingga para mahasiswa baru terbiasa dengan nama-nama pendahulu mereka yang sudah banyak memberikan kontribusi.
Saya tidak tahu apakah Unand sudah menerapkan hal ini (terakhir ke Unand awal 90-an). Tapi kalau bisa diwujudkan lebih cepat akan lebih baik, termasuk sebagai penghargaan kepada para tokoh Unand yang masih hidup seperti Prof. Mochtar Naim. Wassalam, ANB 45, Cibubur Pada Minggu, 11 Agustus 2013, wannofri samry menulis: > Ass ww, > Ikut menyabung gagasan Da Andrinof Ch. gagasan Da An itu sangat baik, > nanti saya ingin bisikkan juga kepada Dekan FISIP Unand. Tetapi sebenarnya > ada beberapa nama yang sempat menonjol pada masa Orde baru dri Unand > seperti Pof. Dr. Khaidir Anwar (Pakar Linguistik, ayah Dessy Anwar), Prof. > Hendra Esmara (Pakar Ekonomi), Prof. Herman Sihombing (Pakar Hukum), saya > pikir Bpk/Ibu yang suka mengikut seminar pada masa jaya beliau2 itu pernah > mengenalnya. Sebaiknya nama-nama beliau ini memang bisa diabadikan namanya > di Unand, baik sebagai Pusat kajian, nama gedung ata ruangbkoleksi di > perpustakaan. Nama Pak AA Navis, atas inisiatf kawn2 di di FIB Unand sudah > dijadikan nama ruang koleksi. Tetapi sebenarnya kami sebenarnya dulu pernah > berinisiatif menggagas untuk mengundang pakar/kolektor kita untuk membuka > koleksi di Perpustakaan Unand, dan amsing-masing-masing memakai nama beliau > teramsuk ilmuwan Minangkab dari Rantau. sayang sampai kini agak kurang > respon dari pihak pimpinan Unand. Pada hal banyak koleksi para pakar asal > Miangkaau ini bukunya tidak terawat. Dulu Prof Umar Junud (Kualalumpur) > pernah berniat menyumbang, kemudian patah arang karena tak ada sambutan. > > Wassalam, > WNS/46/Koto/Pdg > > > > > Sangat setuju, An. > Biarkan lah dia mekar, berbuah di tempat dia tumbuh .. > Mungkin sekian dekade lagi nama prof MN akan diakui sebagai salah seorang > ILMUWAN terbesar UNAND.. > tanpa maksud meng kultus individu kan prof MN.... memang besar tanpa perlu > di besar besar kan. > > > > E Dt Marajo nan Tuo > > ------------------------------ > *Dari:* Andrinof A Chaniago <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Dikirim:* Minggu, 11 Agustus 2013 7:26 > *Judul:* Re: [R@ntau-Net] " Mochtar Naim Center". > > Asslamualaikum Wr. Wb., > Mohon maaf lahir bathin untuak Angku, Anduang, Datuak, Bundo Kanduang, > Mamak, dan dunsanak kasadonyo. > Sato saketek untuk ide Mochtar Naim Center. Saketek sajo. > Sebaiknya, ide penting dan perlu ini, direalisasikan oleh FISIP UNAND > dalam bentuk research center di Fakultas untuk menjamin sustainablitynya > kelak. Kalau dibuat oleh pribadi, atau kelompok masyarakat dalam bentuk > swadaya, kemungkinan umurnya tidak panjang, atau bisa hidup Senin-Kamis. > FISIP Unand seharusnya punya research center di tingkat fakultas. Dan nama > yg paling prioritas untuk dipasangkan di research center itu adalah Mochtar > Naim. Belum ada ilmuwan sosial dari Unand yg karyanya paling banyak disebut > dan dikutip selain Pak MN. Karya Pak MN Merantau adalah rujukan utama > setiap ilmuwan sosial dari luar dalam mempelajari sosiologi mobilitas orang > Minang. Unand beruntung karya itu lahir dari ilmuwan dari Unand sendiri, > bukan dari kampus lain. > Demikian saran dari saya. > Salam, > > Andrinof A Chaniago > > > > 2013/8/10 <[email protected]> > > > Re : Mochtar Naim Center dan Titik Pertemuan 3 Luhak > > Pak Mochtar Naim nan ambo hormati dan para tetuo sarato bundo di palanta > RN serta dunsanak sekalian yang berbahagia > > Pertama saya mengucapkan banyak terima kasih atas respon positif dan > memompa semangat ini dari Pak Mochtar Naim (disingkat MN). > > Sungguh Pak proyek ini "sesuatu banget", ini ide dan produk anak manusia > maka TIDAK ADA YANG TIDAK BISA > > Seperti Bapak bilang ini "karajo basamo" saya pikir semua elemen anak > "bangsa" ranah minang baik yang diranah dan di rantau akan mendukung penuh > ide Bapak yang boneh ini. > > Lalu bagaimana saya pribadi, dengan mengucapkan Bismilahhirahmanirrohim > dengan sepenuh hati siap mendukung baik secara moral apalagi materil..kalau > dukungan dalam bentuk angka, saya akan katakan pada angka maksimal 100 % > (sebab ada juga kadang2 yg euforia berkata dukung 1000%, bagi saya tentu > itu berkelebihan pula rasanya) > > Ide Bapak yang bernas ini bisa jadi fenomenal jika terwujud, khusus bagi > saya, sejak mulai pandai membaca sampai sekarang boleh dikatakan ini sebuah > ide yang original dari seorang Bapak. > > Baik pak langkah awal kita dekati atau kita beri "tekanan" pada Gubernur > secara hirarki organisasi struktural pemda tentu Gubernur bisa > mengkordinasikannya dengan ketiga Bupati (Agam, Tanah Datar dan 50 Koto) , > dalam hal ini memang saya tidak bisa apa-apa Pak, mungkin ada para tetuo > kita disini terutama yang di Padang bersama-sama Bapak melangkah menjumpai > Gubernur untuk tahap awal membicarakan ide dan gagasan ini serta memberikan > pandangan yang cukup detail ke Gubernur Sumbar sekaligus seperti apa yang > Bapak sampai di postingan Bapak di bawah ini untuk mengagendakan sebuah > seminar melibatkan semua unsur elemen masyarakat terutama yang menyangkut > "keminangkabauan" > > Maaf Pak saya bukan menggurui Bapak, lebih baik Bapak diusia tua dan telah > pensiun dari segala aktivitas penyelenggara negara untuk fokus dan > mencurahkan energi habis- > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti > [email protected]<javascript:_e({}, 'cvml', > '[email protected]');>. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
