*TANYO PARTAMO :*

O ya, satiok mandanga namo Imam Syafi'i, ambo taringek pulo jo komentar
sanak tahun lalu bahwa saat menulis kitab "Fiqhun Nisa", Imam Syafii
menikahi ratusan pertanyaan. Ambo alah barulang-ulang mananyoan soal ko,
tapi sanak Anwar alun jawek pulo. Jadi salamo sanak Anwar alun manunjukkan
bukti soal ko, ambo anggap sanak masih MENUDUH DENGAN KEJI Imam Syafi'i (dan
kini sanak dengan berani menyelisihi pendapat para mufassirin soal "Al
Balad" yang sudah mutawatir berpendapat bahwa itu menunjuk pada Mekkah
Mukarromah, bukan negara lain, apalagi Indonesia. Bahkan tanpa penyesalan
sedikit pun sanak tak mengakui kesalahan posting itu, apalagi menyatakan
menariknya).

Bertobatlah, sanak Anwar. Sungguh Allah itu Maha Penerima Taubat. Jangan
anggap main-main jika sudah menyangkut ayat Qur'an.

Wassalam,
ANB


*TANYO KADUO :*



Posted By: Anon Tue Dec 25, 2012 10:51 pm  |

   -  * Options *
    -
      -
      -

       *
???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
*
Sanakmbo Anwar Djambak nan saakidah dan (insya Allah) sacito-cito, basarato
Dunsanak komunitas r@ntau-net di ateh dunia nan samoga (taruih) di-Rakhmati
Allah SWT.

Ambo urangnyo dalam sagalo macam partamuan, baiak itu formal atau kabatulan
(indak direncanakan) kadang acok bagarah atau 'mampagarahan urang lain'
(dibawah kontrol, tantunyo====>mm). Tapi........., kalau dalam soal agamo
ado urang nan bagarah atau mampagarahan nan sarupo mampamainkan ayaik-yaiak
nan ditarimo nabi Muhammad SAW dari langaik, antah kadipangaan ambo jadi
bapikia tujuah kali ka urang nantun. Apokoh wanyo lai samo jo ambo (dalam
manyikapi ugamo nan diturunkan inyiak / niniak moyangnyo, atau alah ditubo
pulo dek sakaranjang buruak ajaran JIL?

Karano itulah, jo hati barasiah, indak mukasuiak kamanyakiti urang lain,
malalui milis ko ambo kutibkan apo adonyo surek kaduo dari Al Quran nan
mambukak dan mangupak apo bana isi tangkurak awak sabagai urang Islam dalam
*manyikapi adu pandapaik* nan ---kaba-kabanyo--- dipadewakan oleh
urang-urang "santiang" (santiang di siko, ambo bari tando patiak).

Dan, maafkan ambo, karano *samanjak Sanak Anwar Djambak mampalewakan
malalui milis ko bulan nan lalu, bahaso Ronggowarsito, Sidharta Utama, Kong
Hu Tsu adolah nabi, sabananyo ambo indak basumangaik untuak mangomentari
kurenah Sanak di siko. *Apo lai,kari kapatang Sanak Akmal NB mamintak
supayo dipalewakan soal surek (19) Maryam 33-34, indak Sanak jawaok,
samakin mambuek ambo mampabanyak tando tanyo (?) di awal surel nan ambo
tulih saaik ko.

Salam.....................,*
mm****

*DENGAN LAMPIRAN DARI HALAMAN PERTAMA AL QUR'AN (SETELAH SURAT AL FATIAH)
BUAT DIRENUNGKAN OLEH SAUDARAKU YANG TERJANGKIT "PANYAKIK SANGENEK"* :

  �

*Dari Al Qur�an, surat ke 2 (AL BAQARAH) **�ayat 1 s/d 8:*

*Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang*

*TIGA GOLONGAN MANUSIA DALAM MENGHADAPI AL QURAAN*

*Golongan Mu'min*

*1. Alif laam miin[10]. *

[10]. Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari
surat-surat Al Quran seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim
shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan
pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat
mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang
menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang
berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian
para pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan
bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun
dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran
diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, maka
cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.


 �

*2. Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi
mereka yang bertaqwa[12],*

  [11]. Tuhan menamakan Al Quran dengan Al Kitab yang di sini berarti yang
ditulis, sebagai isyarat bahwa Al Quran diperintahkan untuk ditulis.

[12]. Takwa yaitu memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti
segala perintah-perintah-Nya; dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya;
tidak cukup diartikan dengan takut saja.

Dalam suatu riwayat dikemukakan, bahwa empat ayat pertama dari surat
al-Baqarah (S. 2: 2,3,4,5) membicarakan sifat-sifat dan perbuatan Kaum
Mukminin, dan dua ayat berikutnya (S. 2: 6,7) tentang kaum kafirin yang
menegaskan, bahwa hati, pendengaran dan penglihatan mereka tertutup -
diperingatkan atau tidak diperingatkan, mereka tetap tidak akan beriman -;
dan tiga belas ayat selanjutnya lagi (S.2: 8 s/d 20) menegaskan ciri-ciri,
sifat dan kelakuan kaum munafiqin.
(Diriwayatkan oleh al-Faryabi dan Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.)

�

�

*3. (yaitu) mereka yang beriman[13] kepada yang ghaib[14], yang mendirikan
shalat[15], dan menafkahkan sebahagian rezki[16] yang Kami anugerahkan
kepada mereka.* [image: Asbabun
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a002.htm#anz>

[13]. *Iman* ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan
dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang
dikehendaki oleh iman itu.

[14]. *Yang ghaib* ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya
kepada yang ghjaib yaitu, mengi'tikadkan adanya sesuatu *yang maujud* yang
tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan
kepada adanya, seperti: adanya Allah, Malaikat-Malaikat, Hari akhirat dan
sebagainya.

[15]. *Shalat* menurut bahasa 'Arab: doa. Menurut istilah syara' ialah
ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan
salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri
kepada Allah. Mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan
melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir
ataupun yang batin, seperti khusu', memperhatikan apa yang dibaca dan
sebagainya.

[16]. *Rezki*: segala yang dapat diambil manfaatnya. Menafkahkan sebagian
rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh
Tuhan kepada orang-orang yang disyari'atkan oleh agama memberinya, seperti
orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan
lain-lain.

�

�

�

*4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan
kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu[17], serta mereka
yakin akan adanya kehidupan) akhirat[18].* [image: Asbabun
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a002.htm#anz>

[17]. *Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum Muhammad s.a.w.* ialah
kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al Quran seperti: Taurat, Zabur, Injil
dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al Quran yang diturunkan kepada para
Rasul. Allah menurunkan Kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu
kepada Jibril a.s., lalu Jibril menyampaikannya kepada Rasul.

[18]. *Yakin* ialah kepercayaan yang kuat dengan tidak dicampuri keraguan
sedikitpun. Akhirat lawan dunia. Kehidupan akhirat ialah kehidupan sesudah
dunia berakhir. Yakin akan adanya kehidupan akhirat ialah benar-benar
percaya akan adanya kehidupan sesudah dunia berakhir.

*5. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan
merekalah orang-orang yang beruntung[19]. [image: Asbabun
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a002.htm#anz>
*

[19]. Ialah orang-orang yang mendapat apa-apa yang dimohonkannya kepada
Allah sesudah mengusahakannya.


   *Golongan Kafir***

*6. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri
peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan
beriman.* [image:
Asbabun 
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a006.htm#anz>

Dalam suatu riwayat dikemukakan, bahwa firman Allah "Innalladzina kafaru
sawa-un 'alaihim sampai walahum adzabun 'adhim" (S.2: 6,7) diturunkan
tentang kaum Yahudi Madinah, yang menjelaskan bahwa mereka itu walaupun
diperingatkan tetap tidak akan beriman.
*(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Ishaq, dari Muhammad bin Abi
'Ikrimah dari Sa'id bin Jubair yang bersumber dari Ibnu Abbas.)*

Dalam riwayat lain dikemukakan, bahwa dua ayat itu (S. 2: 6,7) diturunkan
di dalam peperangan al-Ahzab yang terjadi pada tahun ke 5 Hijriah yang
berupa serangan umum yang memperlihatkan kekuatan angkatan perang kaum
musyrikin menyerbu kota Madinah.
*(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ar-Rabi' dan Anas.)*

�

*7. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka[20], dan
penglihatan mereka ditutup[21]. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.* [image:
Asbabun 
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a006.htm#anz>

[20]. Yakni orang itu tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam
nasehatpun tidak akan berbekas padanya.

[21]. Maksudnya: mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al
Quran yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari
tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan
bumi dan pada diri mereka sendiri.

*�*

*Golongan munafik***

�

*8. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan
Hari kemudian[22]," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang
beriman.* [image: Asbabun
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a002.htm#anz>

[22]. *Hari kemudian* ialah: mulai dari waktu mahluk dikumpulkan di padang
mahsyar sampai waktu yang tak ada batasnya.

 *9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal
mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.* [image:
Asbabun 
nuzul]<mk:@MSITStore:C:%5CProgram%20Files%5CAl%20Quran%20Digital%5CAl%20Quran%20Digital.chm::/s002a002.htm#anz>



Pada 26 Desember 2012 05:46, <alhaqirwalfaqir@...<[email protected]>
> menulis:

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke