Mahar dalam bahaso Sumba adolah belis. Dulu wakatu sampek sibuek "hitungan
simulasi" belis nan saharuihnyo ambo serahkan, manuruik perhitungan adat
berdasarkan posisi ayah (dan kakek istri), antara 90-100 kerbau. Dan
seandainya ambo urang Sumba asli, hal ini harus dilakukan. Tapi dek karano
ambo non-Sumba, kewajiban adat itu indak harus dilakukan. Sehingga maharnyo
manuruik hukum Islam sajo: perlengkapan shalat, Quran dan uang serta
perhiasan yang sesuai dengan gaji seorang wartawan majalah berita.

Mungkin dalam sejarah Sumba, itulah barangkali untuk pertama kalinya ada
keturunan rajo Sumba nan amuah diajak hidup miskin oleh lelaki dari
seberang lautan, sambia mandanga lagu "Words" dari Bee Gees dinyanyikan
baulang-ulang:

It's only words, and words are all I have, to take your heart away. :)

Wass,

ANB


Pada Jumat, 23 Agustus 2013, Andiko Gmail menulis:

> Mamanda Akmal, buliah batanyo ciek ?. Lai ndak banyak tabayia "mahar"
> waktu itu, kawan ambo sorang anak rajo di pulau itu sampai kesulitan
> menikah, karena indak talok dek urang ma agiah maharnyo doh ?
>
> Salam
>
> andiko
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke