Pandapek ambo sasudah mambaco beritanyo, nan ditulak jokowi ko mobil murah versi toyota dan daihatsu nan alah mandapek ijin produksi, jadi bukan mobil produksi SMK nan paling banyak sabulan 100 buah, kalau program oto murah tooyota dan daihatsu proyeksi produksi nyo mulai 2000 unit sampai 6000 unit per bulan, itu barangkali khawatir jokowi kalau nan mambali urang nan tingga di jabodetabek iyo lah kabatambah macet jallan dek nyo On Sep 12, 2013 8:23 AM, "Tasrilmoeis" <[email protected]> wrote:
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
