Bapak, Ibu dan Adidunsanak di Palanta!

Thread iko ambo sampaikan hanyo untuak maliek sisi lain dari penolakan terhadap 
rencana investasi Lippo Group di Padang. Lippo Group ko, selain dimiliki JTR, 
juo ado urang awak nan jadi pemegang sahamnya, yaitu almarhum Pak Hasyim Ning 
nan kini diwakili istri beliau Ibu  Ida Hasyim Ning.

Dari tulisan Bung Ulya nan ambo copas kapatang, ambo baru tahu lo baraso 
Matahari tu salah satu pemegang sahamnyo adalah Lippo Group. Baitu pulo Bank 
CIMB Niaga, juga merupakan bagian dari Lippo Group.

CIMB Niaga Indonesia dipimpin oleh Pak Arwin Rasyid, putra Alm Bapak St. M.. 
Rasyid. CIMB Niaga ko --kalau ambo ndak salah-- adalah Bank yang akan mendanai 
proyek Padang Green City yang akan dibangun oleh Pak Basrizal Koto di Jl. 
Baypass.

Rencana investasi Lippo yang akan membangun superblok di Padang ditentang oleh 
Ormas Islam, termasuk melalui surat terbuka dari Bapak M,N.

Namun,  Walikota Padang Fauzi Bahar menganggap penolakan oleh ormas Islam dan 
sejumlah elemen masyarakat itu karena 'dikendalikan' oleh seorang pengusaha 
karena masalah persaingan bisnis. Saat memberi sambutan ringkas dalam pertemuan 
dengan Eselon I asal Minang di Hotel Mandarin Jakarta yang diprakarsai Menkeu 
Chatib Basri tgl 26 Juli lalu, Fauzi menyebut nama Basko. Beliau (Fauzi) tak 
menyebut nama Pak M N dan ormas lain yg menolak. 

Bila Siloam, Hotel dan Mall LIPPO berdiri di Khatib Sulaiman yg lokasinya 
memang strategis, tentu yg bakal 'redup' lebih dulu adalah Basko Mall dan Basko 
Hotel di Air Tawar yang cuma berjarak 600 meter dari lokasi superblok. Matahari 
yg selama ini berada di Basko Mall, pasti akan beralih ke Mall Lippo. Jadi, 
adanya persaingan bisnis ini dapat kita pahami.

Simalakamanya, bila Lippo menarik rencana investasinya dengan sebab adanya 
ketakutan oleh seorang pengusaha pribumi, besar kemungkinan Lippo juga akan 
memainkan 'kartunya' sebagai salah satu pemegang saham matahari dan CIMB Niaga. 
Info terbaru, Proyek Padang Green City konon tak berjalan sebagaimana mestinya.

Bila kondisi itu memang demikian, adakah di antara dunsanak di RN ini bisa 
membantu Pak Basko mengantisipasi siasat yg bakal dimainkan Lippo Group? Misal 
mencarikan Bank pengganti atau dana nganggur di luar negeri yang berasal dari 
kaum muslim. Dengan membantu Proyek Pak Basko, dunsanak juga bakal ikut 
membantu mengurangi angka pengangguran di Sumatra Barat. 

Salam

Syaf AL, 50, Bogor
Mantan anak buah Pak Basko
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke