Buya JB n.a.h.

1. Sesungguhnya ketika seorang hamba Allah sedang shalat, para jin
berdesakan mengerumuni hamba itu (QS 72:19)

2. Dan ketika seseorang membaca Qur'an juga ada sekumpulan jin yang
mendengarkan dengan seksama dan berkata "Kami mendengarkan bacaan yang
menakjubkan" (QS 72:1)

Bisa tidaknya manusia melihat makhluk yang berbeda dimensi ini juga atas
izin Allah semata, sehingga ketika satu ketika hal itu dialami (oleh
orang-orang tertentu), pastilah ada hikmah yang terkandung di dalamnya
karena Allah tak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia, bukan?

Yang penting bukan kita yang dengan sengaja memanggil-manggil mereka (jin,
iblis, setan) seperti praktik paranormal, dukun, dll, karena para jin
sendiri tahu bahwa itu tindakan sesat (QS 72: 6).

Wass,

ANB
45, Cibubur


Pada 30 September 2013 17.47, Zubir Amin <[email protected]> menulis:

> **
> Nakan Akmal n sanak palanta nn baik!
>
> Kalau posisi 1.1 tu dlm sumbayang bajamaah di Musajik or Mushollah,io
> jarang se x nn JB alami baik di alam pedesaan or kota,di Ina or di lua
> negeri.
>
> Posisi 1.1 tu or posisi 1 acok JB alami di rumah baik nn di Kampuang or di
> Bonjer.
> Terutama kalau sholat Maghrib diberanda rumah(dilua rumah induak),di
> Kampuang,Pariaman, pernah suatu waktu ketika sholat Maghrib posisi 1 je,
> rakaat pertama.ketika baca Al-Fatihah,'terasa' ada nn mengelus bahu kanan
> dgn halus se x.JB berhenti bacaan sejenak baca srt itu kemudian meneruskan
> sampai selesai.
>
> Selesai salam Maghrib 'ka-ki', tidak ada kelihatan 'jamaah' nn ikut
> sholat.Astaghfirullah.
> Dlm doa sesudah sholat itu,JB mengakhiri Doa itu,"wahai sdr nn ikut
> sholat",jangan engkau menampakkan diri,menganggu.menggodaku dlm setiap
> sholat semacam ini".
> JB lakukan doa semacam ini sesuai dgn nasehat Buya JB bhw diantara mahkluk
> jiin pun ada nn Islam n 'biasanya' mereka ikut sholat berjamaah dgn kita
> manusia ini.
>
> Jadi bagi nn ber 'nyali' agak gamang kalau sholat Maghrib or Subuh sendiri
> diberanda rumah or musholla nn jarang dipakai,tetaplah lakukan sholat itu
> dgn khusuak dan ndak usah terganggu kalau ada nn 'menepuk pundak' kita dgn
> halus dari belakang.
> Sampai sekarang pun JB selalu dlm Doa agar terhindar dari 'penampakan'
> makhluk2 halus-jiin n syaitan n sejenisnya- dimana saja JB
> berada.Alhamdulilah JB tidak mengalaminya.Insya Allah sampai akhir
> hayat,semoga Allah swt melindungi JB dari gangguan makhluk2 itu.Amin 3x.
>
> JB,DtRJ,74thn labiah,sk Mandahiliang,IVAngkek Padusunan,Pariaman Timur,
> kini di Bonjer,Jakbar.
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * Akmal Nasery Basral <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 30 Sep 2013 10:06:11 +0700
> *To: *[email protected]<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[R@ntau-Net] Re: Lohong 137 (Part II): Pengamatan Sementara
>
> Ajo Duta n.a.h.
> ambo paranah pulo mangalami posisi 1.1 tu atau labiah tapeknyo
> 1.1.1/2.1/2.
> Baa kok ado tambahan duo nan 1/2-1/2?
>
> Jadi saat itu, sekitar 3 tahun lalu, satu panitia tausiyah mengundang ambo
> (jo istri) ka Ponorogo. Kami diinapkan di sebuah hotel antik nan indak
> jauah bana dari alun-alun Ponorogo. Hotel itu seperti bangunan peninggalan
> Belanda. Langit-langit kamar tinggi sekali, dan perlengkapan kamar  dari
> tempat tidur, lemari pakaian, dst, kaca dinding, semua barang antik,
> sehingga berada di dalam kamar hotel seperti mundur 50 abad lebih. Masuak
> pertama kali sajo rasanya ada "sesuatu" yang sangat kuat.
>
> Lalu saat shalat Subuh, kami mencoba "musholla" kecil di bagian belakang
> hotel, karena ka musajik tadakek juo indak tahu. Nan disabuik "musholla"
> ini seperti panggung kayu setinggi paha yang bisa digunakan sekitar 10
> orang dewasa. Dan sekeliling "musholla" ini bertebaran banyak barang antik,
> kayu, logam, entah material apa lagi. Lalu shalatlah kami dalam formasi 1.1.
> Namun satalah itu ambo marasoan ado "penampakan samar-samar". Usai shalat,
> hal itu indak ambo ceritakan ka istri.
>
> Begitu acara selesai dan kami check-out, istri ambo batanyo apakah waktu
> shalat Subuh ambo maliek "penampakan". Takajuik pulo ambo dek karano istri
> berarti istri ambo alah tahu surang. Maka ambo tanyo, "lihat ada berapa?".
> Inyo manjawek, "dua ya?" keceknyo sambil mendeskripsikan apo nan
> dicaliaknyo. "Tapi samar-samar, nggak begitu jelas sekali," lanjuiknyo.
> Tanyato iyo samo jo nan ambo liek pulo.
>
> Nah, dek nan duo tu samar-samar sajo Ajo Duta, maka jadilah formasi
> 1.1.1/2.1/2 di ateh.
>
> Wass,
>
> ANB
> 45, Cibubur
>
>
>
> Pada Jumat, 27 September 2013, ajo duta menulis:
>
>> Nakan Akmal,
>>
>> Subuah ko Banduang posisi bukan 137 tapi 1.1. 1 imam dan 1 makmum.
>> Artinya kami subuah dibiliak sajo. Ajo imam, cik Uniang makmum.
>> Ditanyo ka resepsionis hotel musajik jauah.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke