lah manuruik alau jo patuik
Pada 29 Oktober 2013 08.11, Aryandi Ilyas <[email protected]> menulis: > REPUBLIKA.CO.ID, Oleh *Fernan Rahadi*/Editor Sepakbola ROL > > Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan (RD) akhirnya memutuskan mencoret nama > striker Syamsir Alam dari skuat yang akan berlaga di SEA Games Desember > nanti. Bukan berita mengejutkan. Justru akan jadi keputusan kontroversial > jika pelatih Arema Cronous itu bersikukuh mempertahankan penyerang yang > bermain di DC United itu. > > Dari sejumlah laga pemanasan tim Garuda Muda, pemain berusia 21 tahun itu > memang gagal membuktikan kualitasnya meskipun jadi satu-satunya pemain yang > bermain di luar negeri. Kelemahan yang paling terlihat adalah kegagalannya > mengkonversi satu gol pun dalam sejumlah laga persiapan Timnas U-23. > > Bagi seorang striker, menjadi mandul tentunya bukan pilihan, apalagi jika > yang diperkuat adalah sebuah tim nasional. Syamsir tentu menyadari betul > kekurangannya tersebut. > > Satu-satunya 'prestasi' barangkali saat ia berhasil melaksanakan tugas > sebagai eksekutor penalti pada laga semifinal Islamic Solidarity Games > (ISG) melawan Turki U-21 bulan September lalu. Pada laga yang dimenangkan > skuat RD itu sangat terlihat bahwa pergerakan pemain pinjaman dari CS Vise > tersebut, yang dipasang sebagai striker tunggal, sangat tidak efektif. > > Sudah bukan rahasia jika julukan 'pemain pesanan' kerap melekat di diri > Syamsir. Hal itu disebabkan Vise, klub yang memiliki pemuda asal Agam, > Sumatera Barat, itu, dimiliki oleh Nirwan Bakrie, bekas penyokong dana PSSI > kepengurusan sekarang. Syamsir selalu bersikeras bahwa julukan itu salah > dialamatkan kepadanya dan ia mencoba membuktikannya di atas lapangan. > > Namun yang terjadi di atas lapangan kerap tidak sesuai harapan Syamsir. Ia > selalu gagal menampilkan performa yang sempat mengangkat namanya pada > pagelaran Pra Piala Asia U-19 pada 2009 silam, saat ia bersama Alan Martha, > bomber Sriwijaya FC saat ini, menjadi pencetak gol terbanyak Timnas U-19. > > RD sudah mencobanya di berbagai pertandingan penting, termasuk saat > melawan klub Inggris Chelsea, pada laga ekshibisi bulan Agustus lalu. Namun > penampilan Syamsir selalu mengecewakan. Klimaksnya adalah saat RD > memutuskan mencoret nama Syamsir dari daftar 30 pemain Timnas U-23, Senin > (28/10) lalu. > > "Penyusutan pemain sudah dilakukan. Salah satu pemain yang keluar adalah > Syamsir Alam," kata RD. "Setelah membanding-bandingkan, pemain yang > tersisih itu memang kalah bersaing dengan pemain lain," tambahnya. > > Syamsir sejauh ini masih enggan menanggapi keputusan pelatihnya tersebut. > Lewat Twitter* @syamsiralam*, ia hanya menulis kalimat singkat usai > pengumuman dilakukan. "Jangan pernah sesali keputusan itu," tulis mantan > pemain Atletico Penarol itu. > > Keputusan RD kemarin seakan menjadi pembuktian lain bahwa kualitas Syamsir > saat ini memang tidak sebagus yang selama ini digembar-gemborkan media. Ini > adalah kegagalan kedua bagi Syamsir menembus skuat inti Timnas U-23. Pada > SEA Games 2011 lalu, nama Syamsir juga tersisih dari skuat final berisi 20 > pemain meskipun sempat disertakan pada sejumlah laga uji coba. > > Selama ini, berbagai media seolah terbuai dengan berbagai 'prestasi' > Syamsir memperkuat sejumlah klub luar negeri, mulai dari Atletico Penarol > (Uruguay), CS Vise (Belgia), hingga saat ini DC United (Amerika Serikat). > Bahkan seorang Bambang Pamungkas tanpa ragu mengatakan bahwa masa depan > Timnas Indonesia adalah eranya seorang Syamsir Alam. > > Faktanya, Syamsir justru lebih terkenal dari berita-berita luar lapangan > seperti menjadi bintang iklan sebuah produk minuman atau lewat > kicauan-kicauannya di twitter untuk menanggapi ejekan-ejekan para *haters* > -nya. > > Di level klub, meskipun menjadi pemain pertama yang bergabung di klub > Major League Soccer (MLS), ia bahkan tak pernah merasakan menjadi bagian > dari skuat DC United di luar laga persahabatan. Pelatih DC United, Ben > Olsen beranggapan Syamsir belum cukup layak bermain di tim utama tim > berjuluk *The Red and Black* tersebut. > > Kini, tergantung Syamsir bagaimana menyikapi pencoretan dari skuat Timnas > U-23 tersebut. Para penggemarnya tentu tidak berharap ia menjadi patah > arang. Tulisan ini pun tidak dimaksudkan untuk menghujat pemain yang pernah > mengikuti tes di klub Eredivisie Belanda, Vitesse Arnhem tersebut. > Sebaliknya, semua orang tentunya berharap Syamsir bangkit meskipun > terkadang harapan itu disampaikan melalui kata-kata yang menyakitkan. > > Sudah banyak contoh pemain muda yang gagal melanjutkan karier gemilangnya > setelah bersinar di usia yang sangat muda, sebut saja Rigan Agachi yang > sempat bermain di tim junior PSV Eindhoven, atau Kurniawan Dwi Yulianto > yang pernah bermain di klub Serie A Sampdoria, meskipun nama terakhir > kembali menemukan penampilan terbaiknya di penghujung karier sepak bolanya. > > Kita berharap tentunya karier Syamsir tidak mandek seperti dua nama di > atas. Para pecinta sepak bola di Tanah Air paham betul bahwa jebolan SSB > Depok itu memiliki kemampuan mumpuni untuk memperkuat timnas senior di masa > depan. Hanya saja saat ini kualitas itu belum terlihat. ** > *Good luck*, Syamsir Alam! > > > http://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/13/10/29/mveljt-akhir-karier-syamsir-alam > > Wassalammu'alaikum wr. wb > Aryandi, 40th+, ciledug, tangerang > *Tingkatkan Integritas Diri, Jalin Silahturrahim, Mari Bersinergi, Ayo > Jemput Rezeki, Bantu Anak Negeri** * > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
