dalam konteks rombongan presiden datang makan nasi kapau kanai 20 juta, ambo yo 
ndak sapaham dikecekan 

"Memalukan, maha, kanai pakuak dan lain2 sebuah stigma"

Ko yo agak barek berita nan tersebar kama2 di baco dek penduduk 
Indonesia..batambah tapuruak kampuang wak jadinyo

20 juta itu wajar sajo nyoh, alah diatur dari awal dek protokoler...karano 
satiok jam presiden dan rombongan berkunjung ka sumbar alah dibuek tata 
waktunya, jam sagiko dima, makan siang dima, lalok dima, makan malam dima dsb, 
artinyo rombongan presiden tu indak mendadak dang dut sajo pai makan nasi kapau.

Lain carito kalau berita masyarakat banyak pai makan wiskul ka bukik tinggi ado 
sarombongan taroklah 10 urang pai makan nasi kapau secara spontan mendatangi 
sebuah lapau nasi kapau, lalu pas salasai makan  mambayia harga jauh dari 
wajar, itu bisa dikatokan maha, kanai pakuak dan bisa diberitakan atau dikritik.

Payah memang berita sarupo ko..manuruik ambo, harusnya lebih positif semisal " 
rombongan presiden menikmati kuliner nasi kapau sebuah tradisi kuliner ranah 
minang yang khas dan unik serta bercita rasa"

Ini malah "mahal atau kanai pakuak" labiah di fokuskan kepada hal2 yg buruk 
hanya uang 20 juta dan itu wajar.


Wass-Jepe, L- 48 Thn, Rantau Balikpapan, Kutai  Barat Kaltim,

Powered by Buah2an ,Sayur2an, Ikan2an, Kacang2an dan Beras   Petani Bangsa 
Sendiri, Tahan Diri jangan konsumsi yang produk ImportĀ®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke