Bisa ndak Akmal menyilau langsuang Rizki ini.Dari pemantauan Akmal langsuang 
tu nanti akan diperoleh fakta 'kondisi' terkini dari Rizki.
   
   Kalau menurut Akmal,kondisi terkini anak itu sangat positif artinyo masih 
mempunyai IQ n otak nn cerdas,kenapa tdk kito 'pasamoan', bantu semacam proyek 
basamo rang RN spt nn sdh dilaksanakan oleh Bidang Pendidikan PKDP.   

    Atau kawula rang Kab Agam nn banyak memiliki 'ughang nn ba punyo'tarutamo 
nn ado duduak2 di Palanta ini,masak surang Muhammad Rizki Ramadhan, seorang 
anak nn sangat cerdas tidak bisa dibantu? Baa tu pak Bupati,mancogoklah di 
Palanta ini!
   Makasih infonyo Akmal.
    JB,DtRJ,74thn,kini sadang di Jember,Jatim.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 9 Nov 2013 08:17:35 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Bocah Minang Putus Sekolah Karena Terlalu Pintar

Anak Ini Putus Sekolah karena Terlalu Pintar
Kamis, 07 November 2013 19:26 wib
Wahyu Sikumbang - Sindo TV
[image: Rizki]Rizki

*AGAM*- Seorang anak laki-laki di Kabupaten Agam, Sumatera Barat putus
sekolah karena tingkat kecerdasannya melebihi anak-anak sebayanya.

Bocah bernama Muhammad Rizki Ramadan ini hanya diberi kesempatan mengenyam
bangku pendidikan di Sekolah Dasar selama enam bulan. Kecerdasan Rizki
memang di atas rata-rata anak seusianya. Di usianya yang ketujuh tahun, dia
sudah fasih berbahasa asing, seperti Inggris, Malaysia, India dan Mandarin.

Menurut ayahanda Rizki, Mayunis, bahasa-bahasa yang dikuasai putra
bungsunya itu dipelajari sendiri secara otodidak alias tanpa guru. “Dulu
sekolahnya TK di Simpang Balai, waktu kami tinggal di Cangkiang. Sewaktu di
TK aman sampai tamat. Tapi, waktu sekolah di SD Negeri Cangkiang itu hanya
6 bulan, arena dia tidak mau pelajaran diterangkan dua kali, kalau dua
kali, dia maunya keluar ruangan saja,” kata Mayunis, Kamis (7/11/2013).

Dikatakan Mayunis, Rizki akhirnya dikeluarkan dari sekolah karenamengganggu
proses belajar mengajar. “Guru-gurunya kewalahan dengan kecerdasannya yang
melebihi teman-teman sekelasnya,” katanya.

Lebih lanjut Mayunis mengungkapkan, kecerdasan Rizki sudah terlihat dari
sejak dia berbicara di usia dua tahun. “Dia belajar dari buku, TV, kalau
film dia tidak mau nonton, dia suka lihat berita, politik dan bola, dia
kelihatan seperti ini sewaktu kecil pas pandai bicara langsung pandai
membaca, lihat TV sekilas langsung dapat, dia pandai membaca begitu saja
tanpa belajar atau diajarkan,” tuturnya.

Saat ini Rizki ingin kembali bersekolah. Selain karena ingin bermain
bersama teman-teman sebayanya, Rizki juga merasa masih haus dengan
ilmu-ilmu yang dapat dipelajari di sekolah. Namun, pihak sekolah pernah
menyarankan agar Rizki berada di kelas dan sekolah dengan penanganan khusus.

Sayangnya, orangtua Rizki merasa pekerjaannya sebagai buruh tani dan ibu
rumah tangga tidak akan sanggup membiayai kelangsungan pendidikan anaknya.
“Saya tidak kuat jika harus memasukkan anak ke sekolah khusus apalagi untuk
membayar guru privat khusus yang didatangkan ke rumah,” katanya. *(Wahyu
Sikumbang/Sindo TV/ugo)*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke