Bukankah kita bisa kirim Rizki ke Prof Johannes yg yg biasa menangani anak2 menjadi juara metematika tingkat dunia, dan sekarang sdh membuka sekolah unggulan Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Maturidi Donsan <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 9 Nov 2013 08:58:10 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Bocah Minang Putus Sekolah Karena Terlalu Pintar Maturidi ke RN Ralat, kurang tando tanyo. Anak kito Muhammad Rizki Ramadan pernah masuk Kick Andy.? Maturidi (75) Asal Talang-Solok-Kutianyia Duri Riau Pada 9 November 2013 08.49, Maturidi Donsan <[email protected]> menulis: > Maturidi ke RN > > Ass.ww, > Sanak Akmal dan sanak di palanta n.a.h > > Anak kito Muhammad Rizki Ramadan pernah masuk Kick Andy. > > Ambo mausul: > > Cubo kito talusuri bana, kalau memang ado kahebatannya, kito di RN > mungkin ado nan tahu sekolah kusus untuk anak kito ko. Untuak anak ko > mungkin rancak kito di RN badoncek, ditampuang YPRN untuk pengaturannyo. > Mudah-mudahan kalau inyo kamudian ahli ka IPA antalai jadi Einstein nyo > Agam, kalau inyo ahli bahasa antahlai bisa pangganti alm.Pak Haji Agu > Salim atau pangganti alm. Pak ST Ahlisyahba. > Sakitu usul ambo mudah-mudahan jadi amal saleh bagi kito anggota RN amin. > > Wass, > > Maturidi (75) > Asal Talang-Solok-Kutianyia > Duri Riau > > > Pada 9 November 2013 08.17, Akmal Nasery Basral <[email protected]>menulis: > > Anak Ini Putus Sekolah karena Terlalu Pintar >> Kamis, 07 November 2013 19:26 wib >> Wahyu Sikumbang - Sindo TV >> [image: Rizki]Rizki >> >> *AGAM*- Seorang anak laki-laki di Kabupaten Agam, Sumatera Barat putus >> sekolah karena tingkat kecerdasannya melebihi anak-anak sebayanya. >> >> Bocah bernama Muhammad Rizki Ramadan ini hanya diberi kesempatan >> mengenyam bangku pendidikan di Sekolah Dasar selama enam bulan. Kecerdasan >> Rizki memang di atas rata-rata anak seusianya. Di usianya yang ketujuh >> tahun, dia sudah fasih berbahasa asing, seperti Inggris, Malaysia, India >> dan Mandarin. >> >> Menurut ayahanda Rizki, Mayunis, bahasa-bahasa yang dikuasai putra >> bungsunya itu dipelajari sendiri secara otodidak alias tanpa guru. “Dulu >> sekolahnya TK di Simpang Balai, waktu kami tinggal di Cangkiang. Sewaktu di >> TK aman sampai tamat. Tapi, waktu sekolah di SD Negeri Cangkiang itu hanya >> 6 bulan, arena dia tidak mau pelajaran diterangkan dua kali, kalau dua >> kali, dia maunya keluar ruangan saja,” kata Mayunis, Kamis (7/11/2013). >> >> Dikatakan Mayunis, Rizki akhirnya dikeluarkan dari sekolah >> karenamengganggu proses belajar mengajar. “Guru-gurunya kewalahan dengan >> kecerdasannya yang melebihi teman-teman sekelasnya,” katanya. >> >> Lebih lanjut Mayunis mengungkapkan, kecerdasan Rizki sudah terlihat dari >> sejak dia berbicara di usia dua tahun. “Dia belajar dari buku, TV, kalau >> film dia tidak mau nonton, dia suka lihat berita, politik dan bola, dia >> kelihatan seperti ini sewaktu kecil pas pandai bicara langsung pandai >> membaca, lihat TV sekilas langsung dapat, dia pandai membaca begitu saja >> tanpa belajar atau diajarkan,” tuturnya. >> >> Saat ini Rizki ingin kembali bersekolah. Selain karena ingin bermain >> bersama teman-teman sebayanya, Rizki juga merasa masih haus dengan >> ilmu-ilmu yang dapat dipelajari di sekolah. Namun, pihak sekolah pernah >> menyarankan agar Rizki berada di kelas dan sekolah dengan penanganan khusus. >> >> Sayangnya, orangtua Rizki merasa pekerjaannya sebagai buruh tani dan ibu >> rumah tangga tidak akan sanggup membiayai kelangsungan pendidikan anaknya. >> “Saya tidak kuat jika harus memasukkan anak ke sekolah khusus apalagi untuk >> membayar guru privat khusus yang didatangkan ke rumah,” katanya. *(Wahyu >> Sikumbang/Sindo TV/ugo)* >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
