Rizki di Bawah Level Rata-rata Minggu, 17 November 2013 01:04 BUKITTINGGI, HALUAN— Teka-teki sosok Rizki, bocah berumur 10 tahun warga Jorong Lurah Surau Baranjuang Kenagarian Kubang Putiah Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, yang disebut-sebut memiliki kecerdasan luar biasa, menguasai banyak bahasa serta disebut-sebut sebagai generasi Einstein dan BJ Habibie akhirnya terjawab sudah.
Dari hasil pemeriksaan kecerdasan, tes kreativitas, tes kepribadian dan sosial yang dilakukan Psikolog Zera Mendoza, M.Psi.,Psikolog terhadap Rizki beserta kedua orangtuanya selama tiga hari hingga Kamis (14/11) sore , diketahui bahwa intelegensi Rizki ternyata berada di bawah rata-rata. “Dari skor secara umum, Rizki tidak termasuk anak yang cerdas, malah berada pada level di bawah rata-rata. Tapi memang ada beberapa kemampuan yang tampak menonjol, seperti kemampuan berbahasa, kemampuan ketertarikan di teknologi tertentu,” ujar Zera Mendoza kepada Haluan, Kamis (14/11). Menurut Zera Mendoza, Rizki juga mengalamai beberapa masalah sosial dan emosional seperti kemampuan memahami informasi yang disampaikan orang lain, kemampuan memahami tugas-tugas sederhana yang diberikan, kemampuan mengendalikan diri, mengenal orang lain, serta kemampuan untuk mengalah. Zera Mendoza melanjutkan, Rizki merupakan anak yang berkebutuhan khusus yang butuh pendidikan khusus dan butuh pendekatan khusus. Menurutnya, Rizki sangat bisa dilatih, dan sangat bisa untuk dididik. Segala kelemahan Rizki menurutnya bisa untuk diatasi, sementara potensi yang sudah dimiliki Rizki masih bisa ditingkatkan lagi dengan penanganan yang tepat. “Banyak tugas yang diberikan, tapi Rizki bisa betah, bisa melakukan perintah, bahkan sangat disiplin. Kami tidak mentoleransi sedikitpun keterlambatan, namun dia bisa mengikuti dengan nyaman. Rizki memang harus disekolahkan khusus,” jelas Zera Mendoza. Ia menambahkan, tes yang dilakukan Rizki dan keluarga telah selesai serta tidak ada tes lanjutan. Menurutnya, dalam waktu dekat dirinya akan memberikan hasil tes secara tertulis kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Agam. Zera Mendoza juga mengklarifikasi beberapa pemberitaan yang menyudutkan dirinya. Ia menegaskan tidak pernah menyatakan bahwa Rizki adalah anak yang cerdas. Selama memberikan tes kepada Rizki juga tidak semuanya menggunakan Bahasa Inggris. Hasil tes yang dikeluarkan psikolog ini sangat mengejutkan dan bertolak belakang dengan berbagai opini dan dugaan yang mengapung di masyarakat, mengingat selama ini Rizki disebut-sebut sebagai anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Sementara itu, Isra selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Agam mengatakan, Pemda Agam masih menunggu hasil tertulis dari psikolog, sebelum melakukan langkah selanjutnya. Ia tidak mempersalahkan Rizki bersekolah di Kota Bukittinggi atau dimana saja, sesuai yang diinginkan orangtua Rizki. Menurutnya, Pemda Agam tetap akan memberikan bantuan pendidikan bagi Rizki. (h/wan) -- * * *Wassalam * *Nofend St. Mudo 37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
