Sato saketek.

Kalau di negara Arab tarutamo Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat, Qatar, Jordan  
dan Oman mereka masih punyo ulama yang dipatuhi oleh pemerintah dan rakyat nyo. 
Disamping pengamalan ugamo jaleh labiah elok dibanding nagari awak. Mereka ado 
aturan nan jaleh tentang batasan batasan investasi. Dan kalau ado nan babaun 
untuak pemurtatan,  hukum mereka sangat jaleh dan tegas. Baru baru iko di 
Jeddah ado pekerja Philipina yang cubo mamurtad kan urang  Philipina yg alah 
muslim dan dilakukan dengan caro sihir. Setelah di pareso dek polisi dan 
pengadilan. Terbukti bersalah. Lansung jatuah hukuman pancuang tanpa manunggu 
lamo sarupo pelaku kejahatan pembunuhan. Bahkan hukuman dilakukan tanpa harus 
dilaporkan ka kedutaan Philipina yang ado di Riyadh. Ketegasan iko samo jo 
penjual dan pengedar narkoba serta urang yang menghuujat agamo Islam. Termasuk 
mencaci maki Rasul dan para sahabat nyo.

Kok ka heboh urang nan bapaham liberal, demokrasi dan ateh namo hak azazi heboh 
lah. Mereka dengan tegas mangatokan. Iko negara kami. Kami berhak mangatur 
surang.

Salam,

Ibnu Mas'ud

Urang Kamang 48 th 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Abraham Ilyas <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 28 Nov 2013 08:03:33 
To: Rantau Net Groups<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Belajarlah dari Rumah Sakit Immanuel Bukittinggi

Terima kasih add. ANB untuk infonya ...... peristiwa yang membuat heboh
ketika itu.
Ruponyo invasi asing berbentuk pembangunan RS, Sekolah dari evangelist iko
terjadi di SB kutiko masyarakat MK dalam suasana barusaja keluar dari
prahara nasional tahun 1961.

Komentar ambo untuk sdr. Riyan yang menyebutkan: *investasi Inggris
(kristen) di Arab (Timteng) tak membawa kristenisasi*
Hal ini sangat berbeda dgn di SB;  Di Arab mereka menanam modal bukan dalam
bentuk pembangunan *sekolah dan dan RS*, tapi dalam bentuk dunia hiburan
dan pariwisata serta tehnologi tinggi !

SB atau katakanlah Indonesia tak membutuhkan penanaman modal asing
(kapital) untuk *industri dalam bidang pendidikan dan industri pengelolaan
orang orang sakit !*
Kedua jenis lapangan kerja tersebut di Indonesia, khususnya SB bisa dan
mampu dikerjakan sendiri oleh bangsa pribumi !

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke