Sanak Abraham, sanak Ibnu Kamang jo sanak2 sa palanta yth. Kalau indak salah nan dimukasuik-an dek (?) Riyan adolah investasi pengusaha2 Arab di Inggeris spt pada club Manchester City, Arsenal dll. Batua investasi itu dalam bidang olahraga/pariwisata/entertainment sahinggo membantu menghidupkan Liga Inggeris khususnyo jo perekonomian Inggeris umumnyo. Indak ado muatan dakwah Islam dalam investasi nantun. Salam Fashridjal M. Noor Sidin L65bdg Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Thu, 28 Nov 2013 01:17:35 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Belajarlah dari Rumah Sakit Immanuel Bukittinggi Sato saketek. Kalau di negara Arab tarutamo Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat, Qatar, Jordan dan Oman mereka masih punyo ulama yang dipatuhi oleh pemerintah dan rakyat nyo. Disamping pengamalan ugamo jaleh labiah elok dibanding nagari awak. Mereka ado aturan nan jaleh tentang batasan batasan investasi. Dan kalau ado nan babaun untuak pemurtatan, hukum mereka sangat jaleh dan tegas. Baru baru iko di Jeddah ado pekerja Philipina yang cubo mamurtad kan urang Philipina yg alah muslim dan dilakukan dengan caro sihir. Setelah di pareso dek polisi dan pengadilan. Terbukti bersalah. Lansung jatuah hukuman pancuang tanpa manunggu lamo sarupo pelaku kejahatan pembunuhan. Bahkan hukuman dilakukan tanpa harus dilaporkan ka kedutaan Philipina yang ado di Riyadh. Ketegasan iko samo jo penjual dan pengedar narkoba serta urang yang menghuujat agamo Islam. Termasuk mencaci maki Rasul dan para sahabat nyo. Kok ka heboh urang nan bapaham liberal, demokrasi dan ateh namo hak azazi heboh lah. Mereka dengan tegas mangatokan. Iko negara kami. Kami berhak mangatur surang. Salam, Ibnu Mas'ud Urang Kamang 48 th Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Abraham Ilyas <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 28 Nov 2013 08:03:33 To: Rantau Net Groups<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Belajarlah dari Rumah Sakit Immanuel Bukittinggi Terima kasih add. ANB untuk infonya ...... peristiwa yang membuat heboh ketika itu. Ruponyo invasi asing berbentuk pembangunan RS, Sekolah dari evangelist iko terjadi di SB kutiko masyarakat MK dalam suasana barusaja keluar dari prahara nasional tahun 1961. Komentar ambo untuk sdr. Riyan yang menyebutkan: *investasi Inggris (kristen) di Arab (Timteng) tak membawa kristenisasi* Hal ini sangat berbeda dgn di SB; Di Arab mereka menanam modal bukan dalam bentuk pembangunan *sekolah dan dan RS*, tapi dalam bentuk dunia hiburan dan pariwisata serta tehnologi tinggi ! SB atau katakanlah Indonesia tak membutuhkan penanaman modal asing (kapital) untuk *industri dalam bidang pendidikan dan industri pengelolaan orang orang sakit !* Kedua jenis lapangan kerja tersebut di Indonesia, khususnya SB bisa dan mampu dikerjakan sendiri oleh bangsa pribumi ! -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
