*Sanak dipalanta n.a.h *

*Info yang disampaikan pak Saaf  sangat mengerikan, ini bukan info
sembarangan, info tertulis dari Sekjen Asean, 2015 pintu Indonesia
disepakati terbuka 24 jam dimasuki masyarakat Asean untuk bergerak bebas di
Indonesia ini termasuk di Sumbar.*



*Yang mengerikan kita adalah dengan membanjir masuknya barang produksi
disekitar Asean ini ke Sumbar diiringi dengan tenaga baik ahli maupun
kasar, jelas akan menghimpit rakyat Sumbar.*



*Produksi kita di Sumbar belum seberapa, dibanding dengan jumlah produksi
negeri tetangga.*



*Yang paling berat akan dihadapi rakyat Sumbar dan akan menambah inginnya
orang luar masuk adalah atas dorongan dari sebagian oknum-oknum pejabat
mulai tingkat Gubenuran sampai ke Desa, mereka haus fee untuk mencari THR
baik mendekati akhir tugas atau pembayar kembali biaya sewa pesanan tempat
duduk yang sedang diduduki.*



*Ditambah lagi calon-calon oknum baru yang akan berebut tempat duduk di
tingkat Gubenran itu kebawah sampai ke Desa,  mereka itu akan mencarai
dana, sekarang dengan masuknya Asean ke Sumbar, inilah yang akan mereka
santap dengan akibat rakyat Sumbar disuguhkan pesaing berat dari luar.*



*Kita memang tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada para oknum-oknum ini,
sistim untuk menempati kedudukan dinegeriu ini mengehendaki oknum bertindak
/belaku/berperangai demikian.*



*Sekarang dipalanta,  kalau ada ahli hukum yang berhubungan  dengan Asean
Community ini tolong kami dicerahkan:*

*1.    1. Kalau 2015 keatas Sumbar menolak masuknya segala yang digambarkan
pak Saaf    diatas. apakah Sumbar kena sanksi.*

*2.   2.  Apa sanksi atas penolakan itu.*




*Tapi terlepas dari itu semua kalau rakyat Sumbar mau selamat: Hiduplah
dengan apa yang ada di Sumbar.*



*Yang tak ada di Sumbar mungkin hanya textil.*



*Jangan ikuti hidup negeri kaya, kalau kita ikuti,  kita tak akan bisa
berhemat / investasi dikampung sendiri.*



*Kalau karena kurang transportasi, kurangilah gerak mobilisasi dulu*

*Mulailah dari sekarang konsentrasi di Nagari/desa/kampung.*



*Wass,*

*Maturidi (L-75)*

*Asal Talang-Solok-Kutianyia *

*Duri Riau*


Pada 15 Desember 2013 10.15, Dr. Saafroedin Bahar <
[email protected]> menulis:

> Para sanak sekalian, ateh prakarsa Yayasan Yarsi, Gebu Minang, dan BK3AM,
> sahari kapatang tg 14 Desember diadokan seminar sehari di Jakarta membahas
> peluang dan tantangan dari Asean Community 2015 utk masyarakat Minangkabau
> sacaro menyeluruh. Ado anam urang pembicara, jo pidato sambutan tatulih
> dari Sekjen Asean. Inti dari Asean Community 2015 iko adolah tabukaknyo
> pasa dalam nagari kito utk dunia lua, baiak barupo barang maupun jaso urang
> ahli.
> Kesimpulannyo Minangkabau/ Sumatera Barat alun siap utk memanfaatkan
> peluang dan manjawab tantangan.
> Apo nan bisa tajadi dalam tahun 2015, tangah duo tahun lai dari kini? Cubo
> kito bayangkan: supir taksi di bandara BIM adolah urang Thailand ; dokter,
> juru rawat, dosen,   sarato artis dari Filipina; rumah sakik dimiliki
> Siloam; kuli dari India; resor wisata di Danau Kamba di Solok Selatan
> dioperasikan dek urang Amerika; bandara BIM dioperasikan dek urang
> Malaysia; peternakan di Solok Selatan dimiliki dek urang Australia. Dan
> sataruihnyo,
> A karajo urang awak lai? Jadi anak samang. Ringkasnya: Sumbar nan miskin
> akan batambah miskin. Baa tu ? Apo indak paralu kito jagokan sanak kito di
> Ranah ?
>
> Wassalam ,
> SB, 77, Jkt.
>
> Sent from my iPad
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke