Pak Saaf n.a.h,

Andri ado punyo 2 usulan alternatif. Tapi kaduo usulan ko, Andri yakin ndak 
akan jalan krn Andri tau awak cuma pandai usul ma usul, buek ide, susun rencana 
tapi paliang buruak dalam hal action nyo.

Itu alah terbukti dalam berbagai hal. Terutamo menyangkuik ado biaya di 
dalamnyo.

Mohon maaf,

Andri/41/Kab. Padang Pariaman
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 20 Dec 2013 07:08:50 
To: rantaunet rantaunet rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Baa caro manyalasaikan kasus izin Pemda Padang utk
 megaproyek Lippo Group?

Para sanak sekalian, kini ko sadang bakucatak sanak kito di Ranah dek izin 
Pemda Padang utk megaproyek Lippo Group, nan antaro lain akan membangun RS 
Siloam nan modern. Suaro urang awak pacah tigo, yaitu 1). Mandukuang panuah, 
karano akan bermanfaat bagi ekonomi dan kesehatan panduduak, baitu alasan Pak 
Walikota, anggota DPRD Padang, dan tantu sajo dari Lippo Group; 2). Manantang 
panuah, karano khawatir RS Siloam tu akan jadi pangkalan kristenisasi , 
mambahayokan ABS SBK, dianut dek kalangan agamo dan para mahasiswa; dan 3). 
Main aman, sacaro hanap-hanap sajo, iko sikap Pak Gubernur kito.
Ambo pribadi condong mandukuang penolakan itu, dengan alasan mempertahankan 
jati diri dan identitas kultural Minangkabau ABS SBK, apolagi memang ado 
tando-tando nan jaleh dari kristenisasi ini di berbagai daerah di Sumatera 
Barat. UUD 1945 dan UU Nomor 39/1999 maagiah hak utk manyatokan jati diri dan 
identitas kultural tu. Jadi sacaro hukum absah. 
Dalam perkembangan sajak demo gadang tgl 28 November alun nampak kemajuan nan 
berarti. Pertanyaan ambo: baa caro manyalasaikan kasus iko, supayo indak 
balaruik-laruik ? Ambo lai mancaliak jalan terobosan , tapi ambo ingin mandanga 
dahulu dari para sanak sapalanta.

Wassalam ,
SB, 77, Sby. 

Sent from my iPad

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke