Sanak palanta, indak ado nan salah jo 3 pilihan tadi. Manulak bagus utk benteng iman, tapi alun terbukti. Kalau terbukti bisa dibawa ke ranah hukum. Manarimo rancak utk pembangunan, tapi indak absolut, krn pembangunan rs tidak mendongkrak income masyarakat. Aniang2 sajo ancak utk parpolnyo, cari selamat, tapi indak punyo prinsip. Kristenisasi jelas tdk bisa dihalangi, ada gk ada siloam, mrk akan jalan terus, krn Tuhan mereka dgn Tuhan orang Islam beda, zatnya pun beda. Ambo indak maliek tanggapan masyarakat awam, kecuali ormas, yg menolak habis2an. Jadi apa yg sdh diputuskan pemda tdk bisa dibatalkan lg, kita lihat saja perkembangannya. Batalpun tidak masalah, krn kota Padang dan Sumbar tdk memerlukan kemajuan ekonomi, tapi lbh memerlukan pembangunan iman dan moral masyarakat, krn moral masyarakat semakin parah. ABS-SBK belum bisa membuktikan bahwa budaya Minang sangat teruji krn belum ada ujian lbh berat. Salam ZA Pada 2013 12 20 08:43, "Dr. Saafroedin Bahar" < [email protected]> menulis:
> Andri, cubolah katangahkan usul tu, nak kito kunyah-kunyah basamo. > > Wassalam , > SB, 77, Sby. > > Sent from my iPad > > > On 20 Des 2013, at 07.15, [email protected] wrote: > > > > Pak Saaf n.a.h, > > > > Andri ado punyo 2 usulan alternatif. Tapi kaduo usulan ko, Andri yakin > ndak akan jalan krn Andri tau awak cuma pandai usul ma usul, buek ide, > susun rencana tapi paliang buruak dalam hal action nyo. > > > > Itu alah terbukti dalam berbagai hal. Terutamo menyangkuik ado biaya di > dalamnyo. > > > > Mohon maaf, > > > > Andri/41/Kab. Padang Pariaman > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > > > -----Original Message----- > > From: "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]> > > Sender: [email protected] > > Date: Fri, 20 Dec 2013 07:08:50 > > To: rantaunet rantaunet rantaunet<[email protected]> > > Reply-To: [email protected] > > Subject: [R@ntau-Net] Baa caro manyalasaikan kasus izin Pemda Padang utk > > megaproyek Lippo Group? > > > > Para sanak sekalian, kini ko sadang bakucatak sanak kito di Ranah dek > izin Pemda Padang utk megaproyek Lippo Group, nan antaro lain akan > membangun RS Siloam nan modern. Suaro urang awak pacah tigo, yaitu 1). > Mandukuang panuah, karano akan bermanfaat bagi ekonomi dan kesehatan > panduduak, baitu alasan Pak Walikota, anggota DPRD Padang, dan tantu sajo > dari Lippo Group; 2). Manantang panuah, karano khawatir RS Siloam tu akan > jadi pangkalan kristenisasi , mambahayokan ABS SBK, dianut dek kalangan > agamo dan para mahasiswa; dan 3). Main aman, sacaro hanap-hanap sajo, iko > sikap Pak Gubernur kito. > > Ambo pribadi condong mandukuang penolakan itu, dengan alasan > mempertahankan jati diri dan identitas kultural Minangkabau ABS SBK, > apolagi memang ado tando-tando nan jaleh dari kristenisasi ini di berbagai > daerah di Sumatera Barat. UUD 1945 dan UU Nomor 39/1999 maagiah hak utk > manyatokan jati diri dan identitas kultural tu. Jadi sacaro hukum absah. > > Dalam perkembangan sajak demo gadang tgl 28 November alun nampak > kemajuan nan berarti. Pertanyaan ambo: baa caro manyalasaikan kasus iko, > supayo indak balaruik-laruik ? Ambo lai mancaliak jalan terobosan , tapi > ambo ingin mandanga dahulu dari para sanak sapalanta. > > > > Wassalam , > > SB, 77, Sby. > > > > Sent from my iPad > > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat > lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > > * DILARANG: > > 1. Email besar dari 200KB; > > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > > 3. Email One Liner. > > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan > di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > --- > > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat > lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > > * DILARANG: > > 1. Email besar dari 200KB; > > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > > 3. Email One Liner. > > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan > di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > --- > > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
