Assalamu Alaikum W. W. Pad saya terlalu sensitif, belum lagi dituncik sudah terkirim dan mohon maaf karena saya mau menambahkan beberapa hal dan pertanyaan. 1. Apakah ongkos kirim 1 buku dan 10 buku sama saja? 2. Saya ingin menambahkan nama saya sebenarnya dibawah: No. 13. MELATI WANGI DITEPIAN SUNYI atau Hayatun Nismah Rumzy > > Alhamdulillah beberapa cukilan yang masih teringat sudah diterbitkan jadi > buku yang setebal 600 halaman. Dove dan full color lagi. > > @Hayatun Nismah Rumzy# > >> On 11 Jan 2014, at 22.35, Abraham Ilyas <[email protected]> wrote: >> >> Dunsanak di Palanta RN n.a.h >> >> Sudah 2 tahun rencana penerbitan Buku Bunga Rampai PRRI yang sampai hari ini >> belum bisa direalisasikan. >> Hal ini terjadi karena belum ada penerbit yang bersedia menerbitkan buku >> tsb. >> >> Ambo mencoba mengedit sendiri dan mencetak sebanyak satu buku, maka didapat >> data sbb. >> >> Jumlah halaman : 600 halaman >> Kulit : dove full color >> kertas : HVS 70 mg >> Ukuran : 10 x 15 cm >> Dicetak : Cano Digital Printing, Jl. Margonda Depok >> Biaya Cetak & Jilid : Rp. 86.000,- >> >> Sesuai dengan email email terdahulu yang ambo kirimkan kepada penyumbang >> naskah/kontributor tentang rencana penerbitan dan permintaan riwayat daftar >> hidup para kontributor, maka ambo menyimpulkan sbb. >> >> 1. Judul karangan adalah menurut Daftar Naskah di bawah ini dan 20 nama >> penyumbang naskah tidak berkeberatan untuk ditampilkan naskah nya dalam >> bentuk buku untuk diterbitkan. Kalau Bapak, Ibu, Sdr. ada yang berkeberatan >> ambo tunggu sampai 3 hari ke depan (14 Januari 2005) keberatannya. >> >> 2. Karena buku ini adalah bunga Rampai (kumpulan naskah) maka Hak Cipta >> setiap artikel/karangan adalah tetap milik Bapak, Ibu. >> >> 3. Karena penerbitan buku ini tidak dimaksudkan untuk mendapatkan >> keuntungan, maka tidak ada pemberian royalty kepada para kontributor. >> >> 4. Untuk Bapak, Ibu, Sdr. yang ingin memiliki buku tersebut, silakan >> kirimkan uang sebesar Rp. 100.000,- (1 buku, termasuk ongkos kirim untuk >> Jabodetabek). >> Kirim ke rekening BCA no. dan memberitahu melalui SMS 0812 780 2077 >> alamat pemesan serta jumlah buku yang dipesan. >> >> 6. Gambar kulit depan serta teks pada contoh buku ini masih dalam proses >> desain untuk lebih disempurnakan. >> >> 7. Kami tetap menawarkan kepada penerbit ataupun sponsor yang bersedia >> menrbitkannya dalam jumlah banyak, dan untuk royaltynya akan kami >> informasikan selanjutnya kepada para kontibutor. >> >> 8. Kepada Rang Dapua RN, kami atas nama editor mengucapkan terima kasih >> untuk fasiltas komunikasi untuk pengumpulan kisah kisah ini. >> >> ------------------------------ >> >> Daftar judul Karangan >> >> >> 1. PRRI menang dalam Perjuangan, kalah dalam Peperangan >> Oleh: H. si Am Dt. Soda 1 >> >> 2. PRRI dalam Pergolakan Daerah th. 1950-an >> Oleh : Dr. Mestika Zed 25 >> >> 3. AURI bak melawan Ibu Kandung >> Oleh: H. si Am Dt. Soda 41 >> >> 4. PDRI , PRRI dan Sjafruddin Prawiranegara >> Oleh : DR. Mestika Zed 56 >> >> 5. Bapakku mati syahid, kenangan masa Kanak-kanak >> Oleh: Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam 63 >> >> 6. Kebesaran jiwa Ibu sebagai pendamping Pejuang PRRI >> Oleh: Prof. DR. Ir. Zoer’aini Djamal Irwan 68 >> >> 7. PRRI di nagari Tanjuang Sungayang >> Oleh: H. si Am Dt. Soda 89 >> >> 8. P.R.R.I di nagari Manggopoh >> Naskah asli oleh : Deka Maita Sa >> Diedit oleh : DR. Mestika Zed, H. Si Am Dt. Soda >> 131 >> >> 9. Puisi Pipi (Salviyah Prawiranegara Yudanarso) untuk sang >> Ayah Oleh: Yudanarso Dawud 153 >> >> 10. Air Mancur >> Oleh: Muhammad Daviq Saib 156 >> >> 11. Melantai Batang Anai >> Oleh : Chairul Harun 162 >> >> 12. Yang Datang dan Yang Pergi >> Oleh: Hayatun Nismah Rumzy 173 >> >> 13. Sepenggal Kenangan masa PRRI >> Oleh : Melati Wangi dari Tepian Sunyi 174 >> >> 14. Cita-cita yang jadi kenangan >> Oleh: Hayatun Nismah Rumzy 177 >> >> 15. Pengalaman saya di Palembang >> Oleh : Epy Buchari 179 >> >> 16. Tahanan Politik Umum (TPU) pada masa Orde Lama >> Oleh: Hayatun Nismah Rumzy 186 >> >> 17. Tukang Tunjuk >> Oleh: Muhammad Daviq Said 188 >> >> 18. Tugu untuk mengingat PRRI di nagari Muaro Paneh >> Oleh : H. si Am Dt. Soda 195 >> >> 19. Penderitaan masyarakat nagari Koto Anau ketika Pergolakan >> Oleh: A. Hadi Rahman 220 >> >> 20. Celana yang melorot di tiang bendera, pertanda apa ya ! >> Oleh: Asmardi bin Arbi 314 >> >> 21. Diantara Kokangan Senapan >> Oleh : Andiko Sutan Mancayo 317 >> >> 22. Senyum yang tergantung, ketika Kamang dibombardir >> Oleh : Andiko Sutan Mancayo 325 >> >> 23. Inyiak Lunak si Tukang Canang Retak >> Oleh : AA. Navis (diketik ulang oleh Nofend St.Mudo) 332 >> >> 24. Tapak Pertamamu di Palembang dari Cerita Pipi Prawiranegara >> Oleh : dr. Yudanarso Dawud 345 >> >> 25. Bok, penderitaan isteri-isteri >> Oleh : Muhammad Daviq Said 348 >> >> 26. Pengalaman Salviyah Prawiranegara Yudanarso (Pipi) mengikuti Ayah >> Oleh: dr. Yudanarso Dawud 355 >> >> 27. Kisah mendampingi M. Natsir di medan Gerilya >> Oleh : Ritrina 371 >> >> 28. P.R.R.I di nagari Rao Rao: Pendidikan disaat perang >> Oleh : Suardi Mahyuddin, S.H 428 >> >> 29. Dua ratus rumah terbakar akibat Serangan Udara di nagari Andoleh Br. >> Bukik >> Oleh: H. si Am Dt. Soda 457 >> >> 30. Lentera >> Oleh : Muhammad Daviq Said 469 >> >> 31. Surat Jalan >> Oleh : Muhammad Daviq Said 475 >> >> 32. Ketika Tekad Sudah Bulat >> Oleh : Muhammad Daviq Said 481 >> >> 33. Nenek dan Cucu >> Dr. Dasriel Noeha 487 >> >> 34. Kenangan setengah abad masalalu >> Oleh: Dr. Dasriel Noeha 489 >> >> 35. PRRI di nagari Paninggahan >> Oleh : Hera Hastuti HM >> Editor: Dr. Mestika Zed, Abraham Ilyas 502 >> >> 36. Pemuda Sitalang dan Batu Kambiang sebanyak 17 orang berangkat ke >> Silapiang menjadi pejuang PRRI >> O leh: H. Bustanuddin, Abraham Ilyas, Noor Indones St. Sati 314 >> >> 37. Kenangan setengah abad kemudian dari Rantau >> Oleh : Sjamsir Sjarif 537 >> >> 38. Laporan Perjalanan dari Palembang >> Oleh : Sjamsir Sjarif 538 >> >> 39. Rumah Gadang yang dibakar Musuh dalam Dua Perang >> Oleh : Sjamsir Sjarif 540 >> >> 40. Anak dan Kemenakan: Keganjilan peristiwa yang terjadi ketika perang >> Oleh : Sjamsir Sjarif 542 >> >> 41. Perjalanan panjang di sekitar Solok >> Oleh: Sjamsir Sjarif (Mak Ngah) 543 >> >> 42. Belasan tahun kemudian di kota Semarang >> Oleh: Adam Fadhlurahman 548 >> >> 43. Kami bukan Pemberontak >> Oleh: Rasid Sobri 550 >> >> 44. Balada Simpang Malalak >> Oleh: Rusli Marzuki Saria 557 >> >> 45. Puisi untuk Bilal Hamka >> Oleh: M. Natsir 558 >> >> >> <buku.jpg> >> >> Hormat dan salam >> >> Abraham Ilyas lk. 68 th. >> >>
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
