Pak Saaf dan sanak Andiko.

Mokasih responnyo. 

Tapi Minang memang bak makan buah simalakama. Dimakan ibu mati, ndak dimakan 
Bapak nan pugaik. Akhirnyo jalan sampik surang. Kasitu tangguang, kamari 
tabedo. Ndak ado jalan kalua. Tukang sorak banyak, tukang kritik bajibun, 
tukang garejoh, tukang pangua sambuah alah, namun ndak ado janang nan barani.  
Akhirnyo, didaguik surang se keadaan nan ado.

Riau dan Sumut bisa melejit, bukan dengan menginjak-injak harga dirinya. Malah 
ado di satu daerah di Riau tu, urang awak buliah manggaleh nasi, buka rumah 
makan, tapi jam dibuek atok bagonjong.  

Doa ambo, semoga Ranah Minang tidak jadi penonton sajo di era Pasal tunggal 
Asean 2015, hanyo sekadar manarimo rembesan dari kemajuan daerah tetangga.

Banyak maaf,
Salam dari Palembang

Syaf AL, 50, tingga di Bogor
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Andiko <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 21 Jan 2014 18:56:35 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Kualanamu, Medan, nan Gagah

Pak Syaf

Jan sampai hanyuik buah galapuang...

salam

andiko

Pada Rabu, 22 Januari 2014 9:02:07 UTC+7, Saafroedin Bahar menulis:
>
> Bung Al, tarimo kasih. Mental urang awak masih mental " Balando masih jauh 
> ". Kadipangaan lai. Basihanyuik sajolah kito. Dima tasakek sinan kito 
> baranti. 
>
> Wassalam, 
> SB, 77, Sby. 
>
> Sent from my iPad 
>
> > On 22 Jan 2014, at 05.05, [email protected] <javascript:> wrote: 
> > 
> > Adidunsanak di Palanta n.a.h! 
> > 
> > Terlampir  foto di Kualanamu Internasional Airport nan gagah. Kesan 
> pertamanya begitu menggoda. Meski pelayanan (mungkin) masih belum setara, 
> tapi fasilitasnya sudah menyamai atau hampir menyamai KLIA. 
> > 
> > Sebagai orang Sumatra, ambo bangga melihat Kualanamu. Begitu juga dengan 
> perkembangan Kota Medan. Meski kota ini kota preman, tapi kota ini 
> berkembang begitu pesat. Bersama Riau, Sumut dan mungkin juga Aceh, memang 
> sudah siap menghadapi pasar tunggal Asean. 
> > 
> > Bagaimana dengan Sumbar? Biarkanlah provinsi tetangga kita seperti Sumut 
> dan Riau itu maju secara ekonomi, dan kita akan tetap bertahan apa adanya, 
> menunggu uluran tangan para perantau untuk kampung halaman. 
> > 
> > Namun suka atau tidak suka, Sumbar tidak akan bisa menolak bila sayur 
> mayur bukan lagi datang dari Padangpanjang, tapi justru dari Thailand atau 
> Vietnam. 
> > 
> > Saat ini, 3 juta orang Thailand tengah tekun belajar Bahasa Indonesia, 
> mungkin juga nanti bahasa Minang atau Melayu. Untuk apa? Yang pasti, 
> menguasai bahasa Indonesia bukan untuk tujuan melancong, pasti untuk 
> berebut pasar di negeri yang selalu senang dengan hal-hal yang berbau luar 
> negeri. 
> > 
> > Salam dari Medan 
> > 
> > Syaf AL, 50, tinggal di Bogor 
> > 
> > 
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
> Teruuusss...! 
> > 
> > -- 
> > . 
> > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat 
> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. 
> > =========================================================== 
> > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: 
> > * DILARANG: 
> >  1. Email besar dari 200KB; 
> >  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
> >  3. Email One Liner. 
> > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
> mengirimkan biodata! 
> > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting 
> > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply 
> > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & 
> mengganti subjeknya. 
> > =========================================================== 
> > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan 
> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ 
> > --- 
> > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari 
> Grup Google. 
> > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] <javascript:>. 
> > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. 
> > <DSC_0170.JPG> 
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke