Sanak sadonyo,
Kalau dari siai pendidikan ado kesadaran thd gebrakan AFTA ko, tapi para
birokrat dan pimpinan adat masih bamanuang, anta pasan perdagangan bebas ko
yg mereka indak mangarati atau  memang cuek "dima katibo sajo". Ado
miscommunication antaro perantau beken dan para petinggi daerah, atau
memang silent attitude yg labiah manonjol. Memang urang awak sulik saliang
baiyo, dek ala pandai sadonyo, indak namuah taiimpik. Kabaa juo lai....

Salam,
Zorion Anas, 58, Padang
Pada 2014 1 22 05:05, <[email protected]> menulis:

> Adidunsanak di Palanta n.a.h!
>
> Terlampir  foto di Kualanamu Internasional Airport nan gagah. Kesan
> pertamanya begitu menggoda. Meski pelayanan (mungkin) masih belum setara,
> tapi fasilitasnya sudah menyamai atau hampir menyamai KLIA.
>
> Sebagai orang Sumatra, ambo bangga melihat Kualanamu. Begitu juga dengan
> perkembangan Kota Medan. Meski kota ini kota preman, tapi kota ini
> berkembang begitu pesat. Bersama Riau, Sumut dan mungkin juga Aceh, memang
> sudah siap menghadapi pasar tunggal Asean.
>
> Bagaimana dengan Sumbar? Biarkanlah provinsi tetangga kita seperti Sumut
> dan Riau itu maju secara ekonomi, dan kita akan tetap bertahan apa adanya,
> menunggu uluran tangan para perantau untuk kampung halaman.
>
> Namun suka atau tidak suka, Sumbar tidak akan bisa menolak bila sayur
> mayur bukan lagi datang dari Padangpanjang, tapi justru dari Thailand atau
> Vietnam.
>
> Saat ini, 3 juta orang Thailand tengah tekun belajar Bahasa Indonesia,
> mungkin juga nanti bahasa Minang atau Melayu. Untuk apa? Yang pasti,
> menguasai bahasa Indonesia bukan untuk tujuan melancong, pasti untuk
> berebut pasar di negeri yang selalu senang dengan hal-hal yang berbau luar
> negeri.
>
> Salam dari Medan
>
> Syaf AL, 50, tinggal di Bogor
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke