Aww. Pak SB, jo Palanta n.a.h.
Seyogyanya para professionals yang hadir dalam Palanta ataupun nan ado mandanga 
hal diateih akan dengan capeik tanggap. Namun. kalaupun alun ambo mengusulkan 
untuk kironyo diadokan sajo "rapeik" ateh langiek dulu baik melalui email, hp, 
telepon, skype ataupun media lainnya dan ambo berharap Ddn. ANB atau AI Datuk 
Soda dapeik duduk diateh Palanta mengkoordinasikan baik format, bantuk, peserta 
dan subyek nan paralu diperbincangkan. Sekedar masukan  dan pemikiran.
Wassalam,
Haasma (lk/69/Depok)





Pada Sabtu, 25 Januari 2014 16:57, "[email protected]" <[email protected]> 
menulis:
 
Salam sanak sadonyo

Kalau ambo kok berpandangan lain ya .. 
Kenapa kita mempersempit sejarah Sumbar dalam konteks NKRI hanya seputar PRRI ? 
Bagi ambo PRRI hanya skala lokal ketimbang PDRI.

Mengapa ? 
PDRI adalah sambung nyawa Republik ini. Bangsa ini harus tau kontribusi Sumbar 
(d/h Sumatra Tengah) untuk sejarah nasional kita.
Gunanya agar martabat minangkabau yang kalah bersaing dengan etnis lain tetap 
dapat diperhitungkan.
Kalau Prri ? Entah ya apa yang bisa kita dapatkan ?

Ambo tidak mengecilkan perjuangan tokoh PRRI, akan tetapi dalam konteks 
nasional yang perlu digali adalah keseluruhan peran tokoh masyarakat, rakyat 
Minang saat membangun negara ini. 
Pada email yang lalu Saya maksa.com pada pak Saaf untuk menggelar hasil 
penelitan doktor beliau kehadapan kita. Alhamdulillah pak Saaf bersedia untuk 
mengedit tanpa mengurangi originalitas temuan awal bila diperlukan.
Mari kita buka hubungan tokoh daerah dengan tokoh nasional pada kurun sejarah 
itu.

Demikian pendapat ambo dan terima kasih


Evy Nizhamul
Puspiptek, TANGSEL

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  Akmal Nasery Basral <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 25 Jan 2014 14:41:32 +0700
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Pusat Studi PRRI



Mak Asmun Sjueib manulih:

"... ambo satuju bana dan mausulkan sebagai pimpinan pelaksananyo adolah ddn. 
ANB nan juo brilian."

Mak HAASMA n,a,h,
kutiko ambo merilis novel sejarah Presiden Prawiranegara 3 tahun silam (2011), 
Farid Prawiranegara menyampaikan di muka umum, "... semoga Akmal juga 
melanjutkan penulisan kisah ayah saat di PRRI." Ambo indak manjawek wakatu itu 
dek karano tahu spektrum peristiwa ko jauah labiah lueh dan pelik dibandingkan 
PDRI.
Usulan Pak Saafroeddin Bahar agar Pusat Pengkajian PRRI, seandainya terbentuk, 
agar dipimpin oleh sejarawan (muda) karena itu sangat relevan. 
Jadi bukan dek ambo manulak "rasaki" barupo kepercayaan Mak HAASMA tu, 
melainkan dek ambo tahu bateh kemampuan sahinggo indak pado tampeknyo jiko ambo 
manjadi pimpinan pelaksana PP PRRI sarupo itu.

Wass,

ANB
45, Cibubur



Pada 25 Januari 2014 12.32, asmun sjueib <[email protected]> menulis:

Aww. Wuah ide brilian Angku Guru SB, ambo satuju bana dan mausulkan sebagai 
pimpinan pelaksananyo adolah ddn. ANB nan juo brilian. Jadi ado pemikiran 
brilian harus pulo dilaksanakan oleh sosok individu nan brilian pulo, itu kato 
ambo. Silahkan sajo pandapeik anggota Palantalainnyo.
>Wass.,
>Haasma (LK/Depok/69)
>
>
>
>
>
>
>Pada Sabtu, 25 Januari 2014 12:00, Dr. Saafroedin Bahar 
><[email protected]> menulis:
> 
>Para sanak sekalian, mengingat besarnya perhatian thd masalah PRRI , apa tak 
>sebaiknya diadakan pusat studi  PRRI  ini ? Lokasinya bisa di Jakarta - dekat 
>demikian banyak sumber dokumen - atau di Padang. Sebaiknya dipimpin oleh 
>seorang sejarawan muda profesional.
>Oleh karena saya pernah mengadakan penelitian ttg PRRI ini th 1996, dan ingin 
>tahu lebih banyak , saya siap bergabung. 
>Wassalam,
>SB , 77, Sby.
>
-- 
>. 
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke