Aww. Palanta nan berbahagia. Hal nan selalu menarik satantangan Pergolakan 
Rakyat Republik Indonesia di Sumatera Tengah dan dengan begitu derasnya masukan 
dari Palanta dan berbagai ketidakpuasan terhadap penyelesaian (hukum) PRRI tsb. 
saya pribadi setuju dengan usul Angku Guru SB untuk segera membentuk Pusat PRRI 
tersebut. Seyogyanya tidak usah repot2 mulai saja dulu disidang-sidang Palanta 
dan rapeik2 diateih langiek dan kemudian pada wukatunyo turun kadarat. Tak usah 
kuwatir tentang banyaknya Lembaga atau institusi yang pinting "berbuatlah" dan 
tidak menjadi NATO. 
Wassalam,
Haasma (Lk/69/Depok)





Pada Sabtu, 25 Januari 2014 17:47, Abraham Ilyas <[email protected]> 
menulis:
 
Rky Evy n.a.h.
Kenapa kita mempersempit sejarah Sumbar dalam konteks NKRI hanya seputar PRRI ? 
Bagi ambo PRRI hanya skala lokal ketimbang PDRI.
------------
Ambo mangomentarinyo dengan kalimat kalimat nan ditulih pada file file di 
website nagari.or.id diantaranya sbb.

1. Keikhlasan berkorban demi menyelamatkan tanah air dijadikan contoh teladan 
untuk anak kemenakan.

Perjuangan ini telahkita menangkan pada tahun 1966 (PKI dibubarkan) dan pada 
tahun 1998 (UU Otonomi Daerah).
Dua butir tuntutan utama PRRI ketika itu tidak dipenuhi oleh pemerintahan 
presiden Soekarno menjadi pemicu pergolakan daerah.

2. Semangat berjuang yang telah membuahkan kemenangan besar ini, perlu diwarisi.

Moyang kita punya petuah
Raja alim, raja disembah
Raja zalim, raja disanggah
Harus adil kalau memerintah

Mungkin Allah punya kehendak
Supaya bangsa tidak jadi budak
Kita di depan harus tegak
Membuang batil, menjaga hak 

3. Rezim yang sedang memerintah di Pusat telah menjauhi cita cita proklamasi.

4. PRRI menang dalam perjuangan, kalah dalam pertempuran

5. Ketika terjadi perang saudara di Indonesia (peristiwa PRRI tahun 1958 -1961) 
hampir seluruh anak nagari Minang Kabau terlibat berjuang.
(Sebagai bukti tertulis, seluruh Wali nagari ikut membubuhkan cap di setiap 
uang kertas yang beredar ketika itu. Basis budaya Mk adalah nagari nagari yang 
pernah dilemahkan oleh UU Pemerintahan Desa 1975 ? sedangkan kini digaungkan 
kembali melalui adagium "baliak ba nagari, kambali ba Surau).

Karena yakin mereka berjuang
Dari rantau banyak yang pulang
Untuk serta ikut berperang
Baik gadis maupun bujang

6. Tiga kali orang Minang Kabau melakukan perlawanan bersenjata atau perang 
yang dimotivasi oleh budaya (melibatkan nagari-nagari).
Dalam tiga perlawanan bersenjata ini tidak ada yang dimenangkan oleh nagari, 
akan tetapi hasil perjuangannya dirasakan beberapa tahun atau beberapa abad 
kemudiaan oleh anak cucu.

 Salam

Abraham Ilyas Lk. 68 th

Tambahan. 
Sependek pengetahuan ambo sebuah Pusat Studi di sebuah Universitas  bisa 
dibentuk oleh pakar/ahlinya dan disyahkan oleh Rektor dari Universitas ybst. 
Biayanya bisa dari Universitas atau biaya dari pihak lain/sponsor/hibah dlsb.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke