Tarimo kasih Pak Abraham. BK3AM alah maambiak langkah kongkrit utk membentengi Minangkabau tu. Alhamdulillah. Wassalam, SB, 77, Sby.
Sent from my iPad > On 27 Jan 2014, at 15.21, Abraham Ilyas <[email protected]> wrote: > > Pak Saaf n.a.h ..... kalau baitu ambo jo Pak Saaf, lai sakandang dan sabaun > tu mah ! > > Iko ado kaba dari lapau urang nan kabakan pulo.... untuak nan olun mambaco, > kalau olah mambaco alhamdulillah ! > > Abu Umaimah Fakta-Fakta Tentang James T. Riyadi (Bukan Pengusaha Biasa, Bukan > Aktivis Gereja Biasa) > Namanya: James Tjahaja Riyadi Lahir: Jember, 1957 > Jabatan: Deputy Chairman Lippo Group > Ayah: Mochtar Riyadi Ibu: Suryawai Lidya: > > "PENDIDIKAN" > > 1. Sejak usia 8 tahun disekolahkan oleh ayahnya di Macau, kawasan Cina > Selatan yang merupakan salah satu pusat bisnis, mafia, judi, dan pelacuran > terbesar di dunia yang sampai Perang Dunia II di bawah penjajahan Portugis. > > 2. Macau adalah simpul penting jaringan pengusahan Cina perantauan di seluruh > dunia. > > 3. James bersekolah selama 4 tahun di Macau, lalu melanjutkan sekolahnya di > Australia. > > "BISNIS": > > 4. Tahun 1975, saat berusia 18 tahun ia pindah ke Amerika Serikat dan mulai > bekerja di Irving Trust Banking Company, sebuah bank riba yang bermarkas di > pusat bisnis internasional New York. > > 5. Tahun 1976, James pindah ke kota Little Rock, negara bagian Arkansas, ia > mendirikan sendiri bank riba pertamanya bernama Worthen Bank dengan modal US > $ 20 juta. Ia bekerja sama dengan sahabat dekat ayahnya: Jackson T. Steven, > yang dikenal sebagai “god father”-nya masyarakat Arkansas. > > 6. Tahun 1977, Lippo Group secara resmi mengalirkan dana yang dikumpulkan > dari kekayaan alam, bisnis, dan dana masyarakat Indonesia ke sebuah jaringan > bank riba terbesar di Arkansas Stephen Inc di bawah bendera Worthen Banking > Corporation. > > 7. Mochtar Riyadi, ayah James juga melakukan investasi ke National Bank of > Georgia. > > 8. Lewat tokoh Arkansas Jackson T. Steven inilah James berkenalan dengan > tokoh-tokoh politik AS seperti: Jimmy Carter, Bill Clinton (jauh sebelum ia > menjadi presiden AS termuda). 9. Di awal tahun 1980-an James dan ayahnya > mendapatkan lisensi untuk memproduksi televisi berwarna dengan Zenith > Electronics. > > 10. Tahun 1983, berdirilah Lippo Finance and Investment, sebuah perusahaan > yang mengelola dana, terutama rakyat Indonesia yang meletakkan uangnya di > bank riba Lippo di Indonesia. 11. Tahun 1985, jaringan bank riba Worthen > diketahui menyalurkan beberapa juta dolar pinjaman ilegal kepada > perusahaan-perusahaan milik keluarga Riyadi. > > 12. Persahabatan James Riyadi dan Bill Clinton semakin erat ketika istrinya > Hillary Clinton menjadi pengacara Worthen Bank sejak tahun 1984. > Tempat tinggal keduanya berdekatan. > > 13. Tahun 1993, ketika Bill Clinton dilantik secara resmi untuk periode > pertamanya sebagai Presiden AS, keluarga besar James Riyadi diundang secara > resmi untuk menghadiri rangkaian acaranya. > > 14. Ketika tahun 1994 kota Bogor menjadi tuan rumah APEC (Asia Pacific > Economic Cooperation), Presiden Bill Clinton secara khusus makan malam di > rumah pribadi James T. Riyadi di Lippo Karawaci. > > 15. Sesudah Worthen, James Riyadi membeli sebuah jaringan bank riba > Cina-Amerika tertua di pantai Barat Amerika bernama Bank of Trade. > Tak lama kemudian, pemerintah federal AS mengeluarkan perintah menghentikan > seluruh kegiatan bank riba itu karena dianggap melanggar peraturan-peraturan > pencucian uang. James menjual bank itu. > > 16. Waktu itu, James Riady pindah ke Los Angeles dan mendirikan Lippo Bank > dengan pertolongan seorang bankir riba asal Hong Kong, John Huang, sekali > lagi karena terlibat pencucian uang bank baru tersebut mengalami kerugian. > > 17. James mendirikan sebuah perusahaan bernama Across Asia Multimedia Ltd. > bersama Jim Guy Tucker, salah satu bekas gubernur negara bagian Arkansas. > Orang ini dipaksa mengundurkan diri setelah ketahuan terlibat skandal > penipuan yang dikenal dengan sebutan skandal Whitewater pada tahun 1996. > > 18. James Riyadi dan Jim Tucker berkenalan di Second Presbytarian Church di > kota Little Rock Arkansas. > > 19. Across Asia Multimedia inilah yang kelak membangun infrastruktur televisi > kabel terbesar di Indonesia bernama Kabelvision. > > "KONTROVERSI" > > 20. Pada kampanye pemilihan presiden AS tahun 1996 (yang kemudian Bill > Clinton terpilih untuk kedua kalinya), James Riyadi yang merupakan warga > negara ber-KTP Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar Partai > Demokrat. > > 21. Dua tahun kemudian, 1998, pada saat rakyat Indonesia semakin banyak yang > miskin dan kelaparan karena krisis ekonomi dan krisis moneter, Senat AS > melakukan penyelidikan atas skandal keuangan kampanye pemilihan presiden AS > terbesar. > James Riyadi diharuskan membayar US$ 8,6 juta denda karena sumbangannya > kepada Partai Demokrat yang melebihi batas. > (Kalau dendanya saja sejumlah itu, silakan bayangkan berapa uang rakyat > Indonesia yang dipakainya untuk menyokong kampanye sahabatnya menjadi > Presiden AS) > > 22. Tahun 2008, orang dekatnya dalam bisnis Billy Sindoro, seorang eksekutif > di perusahaan teknologi informasi milik James Riyadi bernama First Media, > tertangkap basah menyogok seorang pejabat KPPU (Komisi Pengawas Persaingan > Usaha) sebuah badan resmi negara yang mencegah monopoli bisnis. > > 23. Tahun 2010, koran terbesar di AS Washington Post menurunkan berita > tentang bagaimana James Riyadi yang sudah dilarang memasuki AS sejak skandal > dana kampanye tahun 1996 itu, tiba-tiba mendapat visa masuk sesudah Hillary > Clinton, yang dulu pengacara bank-nya, menjadi menteri luar negeri AS di > bawah Presiden Barack Obama. > > "AKTIVITAS GEREJA": > > 24. Sejak memeluk Kristen Presbytarian tahun 1990 (ada sumber yang menyebut > sejak 1987), James Riyadi adalah pendakwah Kristen Evangelis yang agresif. > > 25. Gereja Evangelis Amerika Serikat adalah sebuah sempalan Gereja Kristen > Protestan yang bersifat radikal dan fundamentalis. > Secara teologi gereja ini meyakini bahwa Kristen merupakan kerajaan tuhan > yang harus dibesarkan lewat semua bentuk kegiatan bisnis, politik, ekonomi, > keuangan, dan kebudayaan. > > 26. Salah satu penganut Gereja Evangelis ini adalah keluarga Bush, terutama > George W. Bush yang kemudian ketika menjabat sebagai Presiden AS mengerahkan > seluruh kekuasaannya untuk membunuh ratusan ribu umat Islam di Afghanistan > dan Iraq dengan dalih “Perang Melawan Terorisme”. > > 27. Aqidah Gereja Evangelis sangat berbeda dengan Katolik dan Protestan pada > masalah sikapnya terhadap Yahudi, yang sepanjang sejarah Kristen dianggap > sebagai pihak yang bertanggung jawab “membunuh Yesus”. > Gereja Evangelis justru meyakini bahwa Kristen dan Yahudi harus bersatu > mempersiapkan datangnya Messiah, dan melawan Dajjal atau the Anti-Christ yang > kini didefinisikan dalam bentuk kekuatan “Islam radikal atau Islam > fundamentalis”. > > 28. Inilah yang menjelaskan kenapa puncak dari dukungan AS terhadap negara > palsu Israel Zionis terjadi di masa pemerintahan George W. Bush yang > mentor-mentor agamanya adalah para pendeta evangelis ternama seperti Bill > Graham dan Pat Robertson. > > 29. Pada 23 Juli 2001, majalah bisnis internasional Fortune menerbitkan > tulisan tentang sepak terjang James Riyadi dan kelompok Lippo dalam membantu > gerakan dakwah Kristen terutama di desa-desa miskin Muslim. > Muhammadiyah waktu itu mengerahkan massa melakukan protes. Tapi sesudah itu > tak terjadi apa-apa. > > 30. Di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, James Riady membangun > jaringan sekolah dan universitas Kristen bernama Universitas Pelita Harapan > (UPH). > > 31. Bukan cuma mendanai, tapi James Riyadi secara langsung turun tangan > sebagai pendidik di universitas itu, dan menghadiri misa Kristen mingguan di > gereja universitas itu. Saat ini secara resmi James Riady menjadi pengikut > Reformed Theology, atau sering disebut Calvinisme sebuah mazhab lain dalam > Kristen Evangelis. Kesaksian Khusus: > > 32. Salah seorang penulis riset ini telah mewawancarai seorang pilot pribadi > James Riyadi yang dikontrak antara tahun 2000 sampai tahun 2003. > Dalam wawancara tersebut pilot yang tidak perlu disebutkan namanya di sini, > menceritakan secara detil, bagaimana James Riyadi bukan cuma menyumbangkan > dananya untuk gerakan Kristenisasi, namun turun langsung dengan pesawat dan > helikopter pribadinya ke daerah-daerah terpencil seperti Maluku dan Papua > menemani para pendeta evangelis yang didatangkannya dari Amerika dan Kanada. > > "PENUTUP" > > 33. James Riyadi memiliki rekam jejak bisnis yang bercirikan dua hal: > Pertama, penyedotan uang rakyat Indonesia secara besar-besaran untuk > dipindahkan ke negara lain melalui jaringan bank riba; > Kedua, selalu memulai simpul jaringan bisnis baru yang bersifat massive > (sangat besar) sehingga pemerintah lokal seperti lurah, camat, bupati, > walikota, atau gubernur dan jajaran lainnya, tidak bisa tidak untuk > menghadapinya dengan penuh segan dan tawadhu. > > 34. James Riyadi tidak pernah memisahkan kegiatan bisnisnya dengan kegiatan > gerejanya, sebagaimana bisa dilihat dari kliping (potongan) berita pada > lampiran. > > 35. “Ya Allah, perlihatkan kepada kami kebenaran sebagai suatu kebenaran dan > anugerahkanlah kepada kami (kemampuan) untuk mengikutinya. > Dan perlihatkan kepada kami kebatilan sebagai suatu kebatilan dan > anugerahkanlah kepada kami (kemampuan) untuk menjauhinya.” > > 36. Semoga Allah tidak menutup hati, mata, lisan dan tangan kita hanya karena > kepentingan jangka pendek yang diukur dari pencapaian materi semata-mata. > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
