Bareh paman HO , Dek bamain angko - angko cubo awak tanyo ka pak Zultan Pak Zultan cubo takok : Diketahui : Bareh 1.400.000 ton , nan maurus dapek discount/fee Rp.500 per kilo . Bara jumlah discount/fee nan ditarimo kok iyo , dan untuak sia dan untuak apo kepeang tu kok iyo ..... Kalau takok iyo santiang Apak mah Wassalam , maaf bagara Iqbal Rahman L pdg 61 Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Muchwardi Muchtar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 1 Feb 2014 07:43:39 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] OOT : Maagak Lantun? Jumat, 31 Januari 2014 21:32:08 WIB Menyeret Mundurnya Gita Wirjawan dengan Beras Vietnam [image: Minister of Trade of Indonesia Gita Wirj] JAKARTA (Pos Kota) - Ada yang mengkaitkan mundurnya Gita Wirjawan dari jabatannya sebagai menteri perdagangan, karena terkait impor beras ilegal dari Vietnam. Pengamat politik Indria Samego yang dihubungi di Jakarta, Jumat malam. "Kasus impor beras ilegal dari Vietnam sudah bukan menjadi rahasia umum lagi," papar Indria. Menurut dia, Gita sebagai menterinya bertanggungjawab. "Kita apresiasi sikap Gita yang mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggungjawab karena kasus impor beras ilegal," papar Indria. Ia mengatakan selama ini kalau ada permasalahan di kementeriannya, menterinya tidak mau mundur, bahkan saling menyalahkan, para menterinya lepas tanggungjawab. Ia mencontohkan ketika terjadi kasus impor daging sapi di Kementerian Pertanian yang menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, tapi Menteri Pertanian Suswono tidak mau mundur dari jabatannya. "Berbeda dengan Gita yang ksatria dengan menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap Gita ini merupakan contoh yang baik bagi pejabat lain," papar Indria. Gita sendiri dalama keterangannya di Jakarta, Jumat (31/1) siang menyatakan, pengunduran dirinya karena ingin fokus pemenangan konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat, bukan karena munculnya kasus impor beras ilegal dari Vietnam. (*Johara/d*) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
